Ngeri! Pria Di Banyuwangi Tewas Di Lubang Tambang Saat Cari Ikan, Kakinya Terlilit Ganggang

0
pemuda banyuwangi tewas di lubang galian c

Seorang pria bernama Apris Oreza (24), asal Desa Songgon, Banyuwangi, ditemukan tewas mengenaskan setelah tenggelam di lubang tambang galian C saat mencari ikan. (Liputan6.com/ Hermawan Afrianto)

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id – Jatim, Seorang pemuda bernama Apris Oreza (24) tewas setelah tenggelam di kolam bekas tambang galian C saat tengah mencari ikan nila bersama dua rekannya di Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur Senin (9/2/2026) dini hari. Insiden tragis ini menarik perhatian warga dan aparat kepolisian setempat karena lokasi kejadian merupakan bekas lubang tambang yang cukup dalam dan berbahaya.

Menurut keterangan saksi mata dan hasil penelusuran di lokasi, peristiwa bermula ketika ketiganya berangkat dari rumah sekitar pukul 02.00 WIB. Ketiganya membawa peralatan sederhana, termasuk senter kepala dan panah ikan, dengan tujuan mencari ikan nila di kolam yang terbentuk dari bekas galian tambang.

Setibanya di lokasi, korban dan dua rekannya langsung masuk ke dalam air tanpa menggunakan pelampung atau perlengkapan keselamatan lainnya. Beberapa menit kemudian, kedua rekannya berhasil berenang ke tepi kolam dan menyadari bahwa senter kepala korban yang semula terlihat di tengah kolam berhenti bergerak dan tetap berada di satu titik.

Kapolsek Rogojampi, Kompol Imron, menjelaskan kronologi penemuan korban. Ia mengatakan bahwa rekan korban sempat mencoba menyelamatkan Apris di dalam air, namun upaya itu gagal karena kaki korban terlilit oleh tanaman ganggang yang tumbuh di dasar kolam.

“Rekan korban sempat mencoba melakukan pertolongan darurat. Namun, upaya itu gagal total karena kaki korban terlilit erat oleh tanaman ganggang yang tumbuh subur di dasar kolam,” ungkap Kompol Imron kepada awak media, Selasa (10/2/2026) seperti dikutip melalui Liputan6.

Upaya pertolongan yang dilakukan oleh dua temannya akhirnya terpaksa dihentikan ketika mereka kehabisan tenaga. Mereka kemudian meminta bantuan warga setempat untuk mengevakuasi jasad Apris dari dasar kolam.

Baca juga:  Lisa BLACKPINK Syuting Film, Jalan K.S. Tubun Tangerang Ditutup – Ini Skema Lalu Lintasnya

Warga yang datang membantu akhirnya berhasil mengangkat jenazah korban. Setelah proses identifikasi oleh aparat kepolisian selesai, jasad Apris dibawa ke rumah duka di Desa Songgon untuk disemayamkan sebelum dimakamkan.

Pihak kepolisian dari Polsek Rogojampi menyatakan bahwa mereka masih melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut. Proses ini mencakup pengumpulan informasi tambahan dari saksi mata serta pemeriksaan lokasi kejadian guna memahami lebih rinci kronologi dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kematian korban.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement

Tinggalkan Balasan