Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Jejak Sejarah Kota Denpasar: Dari Kerajaan Badung Hingga Ibu Kota Bali

Foto: iStock/Konstantin Andreev

Newestindonesia.co.id, Kota Denpasar dikenal sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian Pulau Dewata. Namun di balik wajah modernnya, Denpasar menyimpan sejarah panjang yang erat dengan perjuangan, budaya, dan identitas masyarakat Bali.

Asal-usul Nama Denpasar

Nama Denpasar berasal dari kata “den” yang berarti utara dan “pasar” yang berarti pasar. Secara historis, Denpasar merujuk pada wilayah di sebelah utara pasar utama Kerajaan Badung. Pasar ini menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat sejak abad ke-18.

Sebelum muncul sebagai pusat kekuasaan, wilayah Denpasar merupakan kawasan pertanian subur dengan sistem subak, dipengaruhi budaya Hindu Bali yang kuat sejak era Bali Kuna. Wilayah ini berada dalam pengaruh kerajaan-kerajaan besar seperti Gelgel dan kemudian Klungkung.

Berdirinya Kerajaan Badung

Tokoh Pendiri

Kerajaan Badung berdiri pada akhir abad ke-18 dan menjadi fondasi utama sejarah Denpasar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tokoh-tokoh penting pendiri dan penguasa awal Kerajaan Badung:

  • I Gusti Ngurah Jambe Pemecutan
    Pendiri Kerajaan Badung dan penguasa pertama yang memusatkan kekuasaan di Puri Pemecutan.
  • Puri Pemecutan
    Pusat pemerintahan kerajaan dan simbol kekuasaan Badung.

Kerajaan Badung kemudian berkembang pesat karena letaknya yang strategis di jalur perdagangan Bali selatan.

Pembagian Kekuasaan: Puri Pemecutan dan Puri Kesiman

Pada perkembangannya, Kerajaan Badung terbagi menjadi beberapa pusat kekuasaan bangsawan:

Puri Pemecutan

  • Diperintah oleh keturunan I Gusti Ngurah Jambe Pemecutan
  • Menguasai wilayah barat dan pusat Denpasar

Puri Kesiman

  • Dipimpin oleh I Gusti Ngurah Made Agung
  • Menjadi pusat kekuasaan timur Denpasar

Puputan Badung 1906: Titik Balik Sejarah Denpasar

Peristiwa paling monumental dalam sejarah Denpasar adalah Puputan Badung pada 20 September 1906, sebuah perlawanan habis-habisan rakyat dan bangsawan Bali terhadap kolonial Belanda.

Baca juga:  Cantiknya Meiska Penyanyi Dari Bali, Lagunya 'Hilang Tanpa Bilang' Dan 'Keras Kepala' Viral

Tokoh Utama Puputan Badung

  • I Gusti Ngurah Made Agung
    Raja Badung dari Puri Kesiman, gugur bersama keluarga dan pengikutnya.
  • Anak Agung Ketut Agung
    Tokoh bangsawan yang turut memimpin puputan.
  • Para punggawa, ksatria, dan rakyat Badung yang ikut bertempur tanpa senjata api.

Puputan ini menyebabkan runtuhnya Kerajaan Badung dan membuka jalan bagi administrasi kolonial Belanda di Denpasar.

Denpasar pada Masa Kolonial Belanda

Setelah 1906, Belanda menjadikan Denpasar sebagai pusat pemerintahan administratif Afdeling Zuid Bali. Infrastruktur modern mulai dibangun:

  • Kantor pemerintahan
  • Jalan raya
  • Tata kota kolonial

Namun, nilai adat dan struktur puri tetap bertahan sebagai pusat budaya Bali.

Masa Pendudukan Jepang (1942–1945)

Pada masa Jepang, Denpasar menjadi pusat logistik dan militer. Meski singkat, periode ini memicu tumbuhnya semangat nasionalisme dan perlawanan rakyat Bali.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Denpasar dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Tokoh penting dari Bali dalam fase ini adalah I Gusti Ngurah Rai, meski pusat perlawanannya berada di luar Denpasar, pengaruh perjuangannya sangat besar bagi masyarakat kota ini.

Denpasar Menjadi Ibu Kota Provinsi Bali

Tonggak penting terjadi pada 27 Februari 1992, ketika Denpasar resmi ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Bali, menggantikan Singaraja.

Alasan Denpasar Dipilih

  • Pusat ekonomi dan pemerintahan
  • Infrastruktur paling lengkap
  • Sejarah sebagai pusat kerajaan dan administrasi

Denpasar Modern: Kota Budaya dan Ekonomi

Kini Denpasar berkembang sebagai:

  • Pusat pemerintahan Bali
  • Kota perdagangan dan jasa
  • Penjaga budaya Bali melalui puri, pura, dan tradisi

Landmark penting modern:

  • Patung Catur Muka
  • Lapangan Puputan Badung

Sejarah Kota Denpasar adalah kisah tentang kerajaan, perlawanan, dan transformasi. Dari pusat Kerajaan Badung, tragedi Puputan Badung 1906, masa kolonial, hingga menjadi ibu kota Provinsi Bali, Denpasar tumbuh sebagai kota yang menyatukan modernitas dan warisan leluhur.

Baca juga:  Petani Di PALI Dibacok Anak Tiri Usai Perselisihan Uang, Satu Tewas

Semangat puputan, keberanian para raja dan rakyat, serta keteguhan adat Bali menjadikan Denpasar bukan sekadar kota administratif, melainkan simbol sejarah dan identitas Bali Selatan.

Research & Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Pulau Bali menghadapi persoalan sampah yang semakin serius. Tumpukan sampah yang menggunung di sejumlah titik kini mulai mengganggu aktivitas masyarakat, usaha pariwisata, hingga...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Bypass Ida Bagus (IB) Mantra, tepatnya di wilayah Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali, Kamis...

Regional

Newestindonesia.co.id, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyatakan dukungannya terhadap percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi pengelolaan sampah yang...

Regional

Newestindonesia.co.id, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar upacara adat dan doa bersama di Pura Penataran Agung Besakih sebagai bagian dari rangkaian persiapan Kemala Run...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kebijakan baru terkait pengelolaan sampah di Bali mulai menemukan titik terang. Sampah organik kini diizinkan masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung sebanyak...

Regional

Newestindonesia.co.id, Gubernur Bali, Wayan Koster, membantah kabar yang menyebut Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Denpasar mengalami kelebihan kapasitas atau overload akibat penumpukan sampah...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar mengungkap fakta baru dalam kasus pengeroyokan brutal yang menewaskan dua orang di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali....

Regional

Newestindonesia.co.id, Gubernur Bali, Wayan Koster, membantah keras isu yang menyebut sampah dari Kota Denpasar dibuang ke Kabupaten Klungkung. Ia menegaskan informasi tersebut tidak benar...

Advertisement