Isak Doa Dan Haru Iringi Pemakaman Farhan, Kopilot Korban Kecelakaan ATR 42-500

0
Foto: Tangis keluarga pecah usai jenazah kopilot pesawat ATR 42-500 Farhan Gunawan dimakamkan di Pemakaman Darusalam Valley, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (Fuad Jauhary/detikSulsel)

Foto: Tangis keluarga pecah usai jenazah kopilot pesawat ATR 42-500 Farhan Gunawan dimakamkan di Pemakaman Darusalam Valley, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (Fuad Jauhary/detikSulsel)

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id – Sulsel, Isak tangis pecah saat jenazah kopilot pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT, Muhammad Farhan Gunawan, dimakamkan di Pemakaman Darussalam Valley, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu pagi (25/1/2026).

Ratusan pelayat berbaju hitam mengantar Farhan, 26 tahun, ke tempat peristirahatan terakhirnya sekitar pukul 10.00 WITA. Cuaca yang semula cerah berubah mendung menjelang prosesi pemakaman yang dipenuhi doa dan tangisan keluarga.

Seorang ustaz memimpin doa dengan suara tersedu-sedu saat jenazah diturunkan ke liang lahad. Tangis keluarga pecah saat doa selesai dibacakan.

Doa Keluarga dan Harapan Orang Tua

Kakek korban, Nur Husein, mengaku ikhlas menerima kepergian cucunya. Ia berharap orang tua Farhan dapat tetap tabah menghadapi cobaan ini.

“Harapan keluarga dari awal diiringi doa kami berharap cucunda Muhammad Farhan Gunawan akan selamat masih bisa bersama-sama kami di tengah tengah keluarga,” ujar Nur Husein di lokasi pemakaman, dikutip melalui detikSulsel.

Ia menambahkan,

“Tiada daya dan upaya kita kecuali kita serahkan kepada Allah SWT. Insya Allah dengan peristiwa semacam ini dalam syariat agama adalah mati syahid.”

Baca di halaman selanjutnya >>>

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement
Baca juga:  Skandal Narkoba: Propam Dalami Dugaan Setoran Rp13 Juta Ke Polisi Di Toraja Utara

Tinggalkan Balasan