Newestindonesia.co.id, Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video asusila yang diduga melibatkan sepasang kekasih asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Video tersebut viral di berbagai platform media sosial dan disebut-sebut diperjualbelikan melalui aplikasi percakapan Telegram.
Menyikapi keresahan masyarakat, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batang langsung melakukan penyelidikan untuk mendalami kronologi pembuatan hingga penyebaran video tersebut. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari pasangan yang diduga menjadi pemeran dalam video viral itu.
Kasat Reskrim Polres Batang, AKP AL Sudaryono mengatakan pihaknya telah memanggil pasangan tersebut guna dimintai keterangan terkait video pribadi yang beredar luas di media sosial.
Menurutnya, penyidik turut menyita beberapa barang bukti yang diduga berkaitan dengan pembuatan video tersebut, mulai dari telepon genggam hingga pakaian yang digunakan pemeran dalam rekaman.
“Sudah kami lakukan pemeriksaan dan pengamanan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP AL Sudaryono dikutip melalui iNews Jateng (29/4).
Kasus ini menjadi perhatian publik lantaran konten asusila tersebut diduga disebarluaskan oleh pihak tidak bertanggung jawab dan bahkan diperjualbelikan di grup Telegram. Polisi kini mendalami kemungkinan adanya unsur pidana dalam penyebaran video tersebut, termasuk pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari distribusi konten.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasangan yang diduga menjadi pemeran video itu diketahui telah dinikahkan secara siri oleh pihak keluarga setelah kasus tersebut viral. Namun dampak sosial akibat beredarnya video itu membuat kondisi psikologis keduanya terguncang.
“Kondisinya tertekan dan lebih banyak berada di rumah untuk menghindari stigma masyarakat,” demikian informasi yang dihimpun iNews.id.
Polres Batang mengimbau masyarakat untuk tidak ikut menyebarluaskan video tersebut karena dapat melanggar hukum serta merugikan pihak terkait. Polisi juga meminta warga segera melapor apabila menemukan akun atau grup yang memperjualbelikan konten asusila di media sosial maupun aplikasi percakapan.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


