Heboh Penemuan Bayi Perempuan Bermulut Diplester Di Cilegon, Polisi Selidiki Orang Tuanya
Lokasi penemuan bayi baru lahir di Cilegon (Foto: dok. Istimewa)
Newestindonesia.co.id, Warga Perumahan Metro Cilegon, Kota Cilegon, Banten, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diduga baru dilahirkan. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi memprihatinkan dengan bagian mulut tertutup plester dan tali pusar masih melilit tubuhnya.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di area pinggir aliran sungai yang berada di sekitar Perumahan Metro Grand Cendana, Cilegon.
Warga Curiga Mendengar Tangisan Bayi dari Seberang Sungai
Penemuan bayi bermula ketika seorang warga bernama Dewi Sita (36) mendengar suara tangisan dari seberang aliran sungai. Merasa curiga, ia kemudian melaporkan suara tersebut kepada petugas keamanan perumahan.
Setelah dilakukan pengecekan bersama, warga mendapati seorang bayi perempuan yang terbungkus kantong plastik berwarna merah.
Kepala Seksi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Dermawan membenarkan kejadian tersebut.
“Setelah dilakukan pengecekan bersama, ditemukan bayi berjenis kelamin perempuan terbungkus kantong plastik warna merah. Bayi masih terlilit tali pusar dan bagian mulutnya tertutup plester,” kata AKP Sigit Dermawan, Sabtu (20/6/2026).
Bayi Ditemukan dengan Kondisi Memprihatinkan
Saat ditemukan, bayi tersebut diduga baru saja dilahirkan. Selain tali pusar yang masih menempel dan melilit tubuh, bagian mulut bayi juga dalam keadaan tertutup plester.
Warga kemudian segera membawa bayi itu ke klinik perumahan untuk mendapatkan penanganan medis sementara. Di saat yang sama, saksi yang menemukan bayi tersebut melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT dan RW setempat.
Langkah cepat warga tersebut membuat bayi perempuan itu segera memperoleh perawatan awal sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari instansi terkait.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Koordinasi dengan Dinas Sosial
Usai menerima laporan dari warga, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan informasi terkait penemuan bayi tersebut.
AKP Sigit mengatakan, pihaknya juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk penanganan bayi tersebut.
“Petugas yang mendapat informasi langsung mendatangi TKP, membuat laporan kepolisian, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Cilegon, puskesmas setempat, dan Dinas Sosial Kota Cilegon untuk penanganan lanjutan,” ujarnya.
Tim Inafis Polres Cilegon turut dilibatkan untuk melakukan identifikasi dan mendukung proses penyelidikan.
Unit PPA Satreskrim Polres Cilegon Selidiki Pelaku Pembuangan Bayi
Saat ini, kepolisian masih berupaya mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang diduga bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut.
Polres Cilegon juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Cilegon terkait perawatan bayi yang ditemukan tersebut.
Menurut AKP Sigit, penanganan kasus pidananya ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Cilegon.
Polisi berharap masyarakat dapat membantu dengan memberikan informasi apabila mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan kasus tersebut.
“Kami berharap kepada masyarakat, apabila terjadi gangguan kamtibmas, segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat atau ke Call Center 110 Polres Cilegon Polda Banten,” ujar AKP Sigit Dermawan.
Polisi Masih Dalami Motif dan Identitas Orang Tua Bayi
Hingga kini, bayi perempuan tersebut berada dalam penanganan pihak terkait dan mendapatkan perawatan yang diperlukan. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa orang tua bayi tersebut serta motif di balik peristiwa yang menggemparkan warga Perumahan Metro Cilegon tersebut.
(DAW)