Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Getok Tarif Parkir hingga Rp40 Ribu Di Kota Lama Semarang Tuai Sorotan

Salah satu sudut Kota Lama Semarang. Foto: iStock/Sony Herdiana

Newestindonesia.co.id, Aksi getok tarif parkir liar hingga Rp40 ribu di kawasan wisata Kota Lama Semarang viral di media sosial dan memicu sorotan publik. Peristiwa ini terjadi di tengah lonjakan kunjungan wisatawan saat libur Lebaran.

Dalam video yang beredar, seorang pengunjung mengaku diminta membayar parkir sebesar Rp20 ribu. Namun saat memberikan uang Rp50 ribu, ia hanya menerima kembalian Rp10 ribu.

Kejadian tersebut diketahui berlangsung pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di kawasan Kota Lama Semarang.

Lonjakan wisatawan di kawasan ini memang signifikan. Tercatat jumlah pengunjung mencapai 222.856 orang selama periode libur Lebaran, meningkat 24,72 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dishub: Lokasi Parkir Tersebut Ilegal

Kepala Bidang Parkir Dinas Perhubungan Kota Semarang, Andreas Caturady Kristianto, menegaskan bahwa lokasi kejadian bukan merupakan titik parkir resmi.

“Kami tidak memberikan izin di titik tersebut, jadi itu titik parkir liar,” ujar Andreas dikutip melalui Liputan6.

Ia juga meminta pelaku tidak hanya meminta maaf secara lisan, tetapi juga menyampaikan permintaan maaf melalui video di media sosial.

“Mereka kami minta untuk merekam permintaan maaf ke medsos,” tambahnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dishub juga akan meningkatkan pengawasan serta menambah rambu titik parkir resmi beserta informasi tarif retribusi.

Polisi Amankan Tiga Pelaku

Polisi bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat. Kapolsek Semarang Tengah Kompol Sugito membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan tiga orang terduga pelaku.

“Benar tiga orang sudah kami amankan untuk kami mintai keterangan,” kata Sugito.

Ketiga pelaku masing-masing berinisial Susanto (41), Wahyu Abdul (26), dan Rafis Firmansyah (25).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Salah satu pelaku, Susanto, mengaku lalai saat mengembalikan uang kepada pengunjung.

Baca juga:  Viral Lurah Di Medan Didorong Warga Hingga Terperosok Ke Parit, Mau Bongkar Polisi Tidur

“Rombongan itu memberikan uang Rp50 ribu, saya kembalikan Rp10 ribu,” ujarnya.

Ia juga mengklaim baru lima hari bekerja sebagai juru parkir dan sebelumnya berprofesi sebagai sekuriti.

“Saya baru lima hari kerja parkir,” katanya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pelaku pun telah menyampaikan permintaan maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

“Saya siap dipidana kalau terulang lagi,” ucapnya.

Citra Wisata Tercoreng, Warganet Bereaksi

Kasus ini menuai reaksi keras dari warganet. Banyak yang menilai praktik parkir liar tersebut dapat merusak citra pariwisata Kota Semarang.

Sejumlah komentar di media sosial menilai kejadian ini bisa membuat wisatawan enggan kembali berkunjung jika tidak segera ditertibkan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Padahal, pemerintah daerah tengah berupaya meningkatkan citra positif kawasan wisata Kota Lama guna mendukung pertumbuhan UMKM dan sektor pariwisata.

Sebagai informasi, tarif parkir resmi di Kota Semarang jauh lebih rendah, yakni sekitar Rp2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp3.000 untuk roda empat sesuai aturan yang berlaku.

Penertiban Akan Diperketat

Pemerintah Kota Semarang bersama aparat kepolisian memastikan akan memperketat pengawasan di kawasan wisata, khususnya terhadap praktik parkir liar.

Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan serta menjaga reputasi Kota Lama sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Tengah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Video yang memperlihatkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga berulat di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial. Peristiwa...

Regional

Newestindonesia.co.id, Video yang memperlihatkan cekcok antara seorang pengemudi mobil dengan pengamen “manusia silver” viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Cideng, Kecamatan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus penggelapan uang yang melibatkan seorang menantu di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Pelaku berinisial SU diduga...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan pelecehan seksual melalui grup chat yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) menuai sorotan luas. Sejumlah legislator mendesak Kementerian...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, Perkembangan media sosial dalam satu dekade terakhir telah melahirkan banyak figur publik baru yang dikenal luas oleh masyarakat. Salah satu sosok yang mencuri...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aksi tak terduga dilakukan seorang perempuan muda di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, setelah kepergok hendak melakukan pencurian di sebuah toko beras. Alih-alih melarikan...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, Selebgram Clara Shinta tengah menghadapi tuntutan hukum serius setelah aksinya mengunggah dugaan perselingkuhan sang suami ke media sosial berbuntut panjang. Ia disomasi oleh...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membantah dugaan penculikan dalam kasus bayi yang nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Pemerintah menegaskan insiden tersebut...

Advertisement