Geram Kasus Penyiksaan Sadis, Dedi Mulyadi Siapkan Hadiah Rp250 Juta Buru Taufik Hidayat

wajah-taufik-hidayat-dpo-penyekapan-wanita-di-bandung-1782177912891_169

Wajah Taufik Hidayat, DPO penyekapan wanita di Bandung (Foto: Istimewa)

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah tegas dalam upaya memburu Taufik Hidayat, buronan kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan asal Bandung. Sebagai bentuk dukungan terhadap proses penegakan hukum, Dedi membuka sayembara dengan hadiah senilai Rp250 juta bagi masyarakat yang mampu memberikan informasi akurat hingga pelaku berhasil ditangkap aparat.

Keputusan tersebut diambil setelah Dedi mengikuti perkembangan kasus yang menyita perhatian publik di Jawa Barat. Kasus tersebut diduga menyebabkan korban mengalami luka fisik serius dan trauma mendalam setelah mengalami penyiksaan dalam jangka waktu yang panjang.

Dedi Mulyadi Mengaku Geram dengan Tindakan Pelaku

Dalam keterangannya, Dedi Mulyadi mengungkapkan kemarahannya atas tindakan yang diduga dilakukan Taufik Hidayat terhadap korban. Menurutnya, perbuatan tersebut merupakan tindakan yang tidak berperikemanusiaan dan tidak dapat ditoleransi.

Dedi menggambarkan kondisi korban yang mengalami penderitaan berat akibat dugaan penyiksaan yang berlangsung selama bertahun-tahun. Ia menilai tindakan pelaku telah meninggalkan dampak fisik maupun psikologis yang sangat besar bagi korban.

“Ada peristiwa biadab terjadi di Jawa Barat. Seorang perempuan yang dicari, disekap, dianiaya, dicacatkan dua matanya hingga tidak melihat lagi,” kata Dedi Mulyadi dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Ia juga menyoroti kondisi korban yang disebut mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh akibat tindakan kekerasan yang diduga dilakukan pelaku selama kurun waktu yang lama.

Yakin Polisi Segera Menangkap Buronan

Meski mengaku sangat marah terhadap pelaku, Dedi tetap optimistis aparat kepolisian akan mampu mengungkap keberadaan Taufik Hidayat dalam waktu dekat.

Menurutnya, jajaran kepolisian, khususnya Polda Jawa Barat, memiliki kemampuan untuk memburu dan menangkap pelaku yang saat ini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca juga:  Heboh! Wanita Pengemudi Brio Seruduk Lapak Pedagang Di Pasar Kaget Binjai, 5 Orang Luka

“Saya sangat marah dengan laki-laki seperti ini bernama Taufik Hidayat yang sekarang jadi buronan. Saya meyakini tim Polda Jabar akan cepat menangkapnya,” ujar Dedi.

Sayembara Rp250 Juta untuk Informasi Valid

Selain menyerahkan proses hukum kepada kepolisian, Dedi Mulyadi juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pencarian pelaku.

Ia membuka kesempatan bagi siapa pun yang mengetahui keberadaan Taufik Hidayat untuk segera memberikan informasi kepada aparat penegak hukum. Sebagai bentuk apresiasi, Dedi menyiapkan hadiah pribadi sebesar Rp250 juta bagi pihak yang memberikan informasi valid hingga pelaku berhasil diamankan.

Menurut Dedi, keterlibatan masyarakat dapat mempercepat proses pencarian dan membantu aparat dalam mengungkap lokasi persembunyian tersangka.

“Tapi saya juga memberikan ruang bagi warga di manapun berada untuk berpartisipasi mencarinya dan siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya ke aparat atau menginformasikan keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp250 juta,” tegasnya.

Kasus Menjadi Sorotan Publik Jawa Barat

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan asal Bandung tersebut belakangan menjadi perhatian luas masyarakat. Berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga aparat kepolisian, terus berupaya memberikan perlindungan kepada korban sekaligus mempercepat penangkapan pelaku.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi juga memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang memadai. Pemerintah daerah bersama pihak terkait disebut turut memberikan dukungan terhadap proses pemulihan korban agar dapat memperoleh perawatan secara optimal.

Dukungan Masyarakat Diharapkan Percepat Pengungkapan Kasus

Pembukaan sayembara senilai Rp250 juta menjadi salah satu langkah yang diharapkan mampu memperluas jangkauan pencarian terhadap Taufik Hidayat. Dengan melibatkan masyarakat, peluang memperoleh informasi mengenai keberadaan buronan dinilai akan semakin besar.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap siapa pun yang mengetahui informasi terkait keberadaan pelaku segera melaporkannya kepada aparat berwenang agar proses hukum dapat berjalan dan korban memperoleh keadilan.

Baca juga:  Geger Bayi Di Gerobak Nasi Uduk Jaksel, Surat Kakak 12 Tahun Ungkap Ibu Meninggal

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap korban kekerasan serta perlunya tindakan tegas terhadap pelaku tindak pidana yang menimbulkan penderitaan berat bagi korbannya.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement