Newestindonesia.co.id – Badung, Seorang perempuan tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak tiang listrik di Jalan Pengubengan Kauh, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Peristiwa ini terjadi setelah korban berupaya menghindari aksi penjambretan yang dilakukan dua pria di belakangnya.
Korban, yang diidentifikasi sebagai Juhaeryah Velina (46), sempat dilarikan ke Rumah Sakit Garba Med, Kerobokan, namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 01.00 Wita pada Minggu (8/2). Jenazah kemudian dibawa oleh keluarga ke kampung halamannya di Tangerang untuk proses pemakaman.
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi
Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina, menjelaskan bahwa rekaman kamera pengawas (CCTV) mengungkap aksi penjambretan yang gagal dilakukan pelaku. Dalam rekaman terlihat para pelaku menarik tas korban dari sisi kiri motor yang dikendarai Velina sehingga membuatnya oleng dan akhirnya menabrak tiang listrik.
“Kami mendapatkan rekaman CCTV bahwasanya ada tarikan tas yang dilakukan oleh pelaku. Hal ini mengakibatkan pengemudi atau almarhumah itu oleng ke kiri dan menabrak tiang listrik,” ujar Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina di Mapolsek Kuta Utara, Senin (9/2/2026).
Upaya Pelaku Tidak Berhasil, Barang Korban Tidak Hilang
Agus menyampaikan bahwa pelaku gagal membawa kabur barang berharga milik korban karena terjatuh saat aksi penjambretan. Polisi menyatakan tidak ada barang korban yang hilang karena kemungkinan upaya itu gagal total.
“Tidak ada (barang korban) yang hilang karena kemungkinan gagal. Kalau kita lihat dari rekaman CCTV, korban dan pelaku jatuh di jalanan,” tambah Agus.
Diduga Pelaku Pemain Baru
Polisi menduga kedua pelaku merupakan pelaku baru yang bertindak secara spontan pada jam yang ramai, bukan penjambret berpengalaman yang biasanya memilih waktu dan lokasi sepi. Agus menilai aksi itu terkesan dipaksakan di waktu lalu lintas padat.
“Pengamatan kami ini kemungkinan pemain baru karena aksinya terkesan dipaksakan di jam-jam yang masih banyak lalu lintas dan di jalur yang padat,” ujar Agus Pasek.
Polisi Masih Buru Pelaku
Saat ini, tim gabungan dari Polsek Kuta Utara terus menyisir lokasi kejadian dan memeriksa rekaman CCTV tambahan dari sekitar lokasi maupun jalan besar menuju tempat kejadian untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku. Komunikasi dengan keluarga korban masih terus dilakukan melalui telepon karena mereka sedang mengurus jenazah.
Insiden ini terjadi pada Sabtu malam, Sabtu (7/2/2026), sekitar pukul 23.30 Wita, saat korban dalam perjalanan pulang setelah menghadiri sebuah acara komunitas motor di kawasan Kerobokan. Rekaman juga menunjukkan kedua pelaku sempat terjatuh saat mencoba menarik tas korban sebelum akhirnya melarikan diri ke arah selatan.
Polsek Kuta Utara kini sudah mengantongi ciri-ciri para pelaku dan intens melakukan penyelidikan untuk penangkapan. Kapolsek meminta dukungan dan doa masyarakat agar kasus ini cepat terungkap.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login