Newestindonesia.co.id, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat menyatakan dukungannya terhadap program Green Policing yang diinisiasi Polda Riau. Program tersebut bahkan direncanakan akan diadopsi menjadi kebijakan nasional sebagai langkah memperkuat perlindungan lingkungan hidup di Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Jumhur saat melakukan kunjungan kerja ke Mapolda Riau pada Selasa (5/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi pendekatan Green Policing yang dinilai mampu menghadirkan sistem perlindungan lingkungan secara berkelanjutan dan melibatkan banyak pihak.
Menurut Jumhur, konsep yang dikembangkan Polda Riau memiliki potensi besar untuk diterapkan secara luas di berbagai institusi dan daerah di Indonesia.
“Insyaallah akan saya adopsi menjadi kebijakan nasional, terima kasih Pak Kapolda. Jadi ini bagus banget, kebayang sama saya kalau Green Policing ini terjadi di mana-mana, terjadi di setiap institusi,” kata Jumhur seperti dikutip melalui detikNews (6/5).
Ia menilai Green Policing bukan hanya berfokus pada aspek penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan, melainkan juga membangun kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem dan kelestarian alam.
Jumhur mengatakan pendekatan tersebut dianggap ideal karena menggabungkan pola kerja dari tingkat akar rumput hingga pengambilan kebijakan di level atas secara berkesinambungan.
“Ini pendekatan yang luar biasa. Ada gerakan dari bawah, ada kebijakan dari atas, dan semuanya menyatu untuk menjaga lingkungan,” ujarnya.
Dalam kunjungan itu, Kapolda Riau juga memaparkan sejumlah implementasi Green Policing yang telah dijalankan di wilayahnya. Program tersebut mencakup edukasi lingkungan, pengawasan terhadap potensi kerusakan alam, hingga keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan hutan dan lahan.
Menteri LH berharap model seperti yang diterapkan Polda Riau dapat menjadi contoh nasional dalam memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan di tengah tantangan kerusakan alam yang semakin kompleks.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


