Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

Indonesia Desak Dialog Usai Penahanan Presiden Maduro Di Tengah Ketegangan Global

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik jajaran menteri Kabinet Merah Putih pada Senin (21/10), termasuk Sugiono yang menjadi Menteri Luar Negeri RI. (Foto: Tangkapan Layar Via Instagram @sugiono_56)

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden penculikan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan dampak eskalasi militer yang terjadi belakangan ini.

Pernyataan ini disampaikan setelah pasukan militer Amerika Serikat melakukan operasi yang berujung pada penangkapan Presiden Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Pihak Venezuela menyebut tindakan itu sebagai “penculikan” yang brutal.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui akun resmi X menyampaikan bahwa pemerintah secara saksama terus mencermati perkembangan kondisi di Venezuela. Dalam pernyataannya, Indonesia menekankan bahwa tindakan yang melibatkan penggunaan atau ancaman kekuatan militer berisiko menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional dan dapat mengganggu stabilitas serta perdamaian kawasan.

“Indonesia menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas setiap tindakan yang melibatkan penggunaan atau ancaman kekuatan, yang berisiko menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional,” tegas Kementerian Luar Negeri.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pernyataan tersebut juga menyoroti ancaman terhadap prinsip kedaulatan negara, diplomasi, serta perlindungan hak rakyat Venezuela untuk menentukan masa depan politiknya sendiri.

Pemerintah Indonesia mendorong semua pihak agar menahan diri dan mengedepankan dialog sebagai jalan menuju penyelesaian konflik. Pernyataan itu menekankan bahwa hukum internasional, termasuk Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, harus dihormati, dan bahwa keselamatan serta kesejahteraan warga sipil harus menjadi prioritas utama.

Perdana Menteri Venezuela yang baru ditunjuk sementara mengutuk dengan keras tindakan AS tersebut dan menuntut pembebasan Maduro dan istrinya, menyebut operasi itu sebagai “penculikan brutal”. Tuduhan ini diperkuat oleh pejabat militer Venezuela yang menyatakan tindakan militer AS telah menewaskan pengawal serta warga sipil dalam serangan terhadap Caracas.

Insiden ini telah mengundang reaksi internasional yang luas. Beberapa negara dan organisasi menyerukan penghormatan terhadap hukum internasional dan menekankan pentingnya penyelesaian melalui cara damai. Sementara itu, diskusi global terus berlangsung mengenai implikasi terhadap tatanan internasional dan kedaulatan negara-negara merdeka.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Editor: DAW

Baca juga:  Ekonom Wijayanto Samirin Nilai Enam Insentif Ekonomi Langkah Tepat Untuk Mendongkrak Daya Beli Masyarakat
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Editor Picks

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Bank Mandiri merayakan ulang tahun ke-27 pada Kamis (2/10/2025) dengan mengusung tema Sinergi Majukan Negeri”. Perayaan ulang tahun Bank Mandiri dikemas dalam program bertajuk “HUT...

Regional

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengatakan, Mau sampai kiamat tinggal dua hari pun mafia tanah tidak akan bisa diatasi....

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Cuaca panas yang kerap melanda berbagai wilayah dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan tubuh, khususnya pada kulit. Paparan sinar matahari yang terik berpotensi memicu...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, MSbreewc, nama asli Bree Wales Covington, lahir pada 1 Februari 2001 di Singapura (meskipun lahir di Jakarta dan besar berpindah-pindah, beberapa bio menyebut...

Advertisement