Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Politisi Gerindra Melati Salurkan Bantuan 5.000 Bibit Pohon

gerindra-1783169295811_169

Foto: Gerindra

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra, Melati, merealisasikan program distribusi bantuan sebanyak 5.000 bibit tanaman kepada masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Salah satu penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan hari ini di Vihara Vimalakirti, Sungailiat, Bangka Belitung, Sabtu (4/7/2026). Program strategis ini digulirkan sebagai bagian dari upaya pemanfaatan lahan pekarangan rumah guna mendukung penguatan ketahanan pangan di tingkat keluarga.

Melati memaparkan bahwa dari total program aspirasi 5.000 bibit tanaman yang dimilikinya untuk disebarluaskan ke seluruh wilayah Bangka Belitung, alokasi khusus sebanyak 500 bibit secara simbolis diserahkan kepada komunitas Sahabat Buddhayana.

“Sebenarnya untuk saya sebagai anggota Komisi IV, program aspirasi saya ada 5.000 bibit yang harus saya distribusikan ke seluruh masyarakat Bangka Belitung. Teman-teman Sahabat Buddhayana ini mendapatkan 500 bibit,” ujar Melati dalam keterangan tertulisnya.

Legislator dari Fraksi Partai Gerindra ini menaruh harapan besar agar seluruh bantuan bibit pohon tersebut dapat dirawat dan dimanfaatkan secara maksimal oleh warga penerima manfaat. Melati juga memastikan bahwa apabila inisiatif hijau ini membuahkan keberhasilan dan memicu antusiasme penanaman yang tinggi di tengah masyarakat, dirinya siap mengupayakan penambahan kuota bantuan bibit pada periode berikutnya.

“Nanti kalau memang ini berhasil, teman-teman senang untuk menanam, kita tambah lagi. Insyaallah kita tambah lagi,” tegasnya.

Stimulus Pupuk Menggunakan Dana Pribadi

Guna mengoptimalkan keberlangsungan tumbuh kembang bibit tanaman yang dibagikan, Melati tidak hanya menyalurkan bantuan fisik dari program aspirasi, melainkan turut memberikan dukungan finansial tambahan yang bersumber dari kantong pribadinya senilai Rp 5 juta. Dana stimulan tersebut dialokasikan khusus untuk mengakomodasi pemenuhan kebutuhan pupuk bagi tanaman warga.

Langkah taktis ini diambil agar seluruh bibit tanaman yang sudah ditanam oleh masyarakat dapat ternutrisi dengan baik, sehingga mampu tumbuh lebih sehat dan menghasilkan panen yang optimal.

Baca juga:  Titiek Soeharto Nilai Pembangunan Jembatan Bailey Jadi Kunci Bangkitnya Ekonomi Sumbar

“Karena bibit ini memang memerlukan pupuk, saya juga akan menambahkan inisiatif dari pribadi. Saya memberikan uang Rp5 juta untuk men-trigger pembelian pupuk. Jadi nanti tanaman ini bisa dipupuk agar lebih sehat dan lebih besar,” tutur Melati menambahkan.

Lebih lanjut, Melati menilai bahwa optimalisasi lahan pekarangan rumah yang selama ini kosong atau belum tergarap menyimpan potensi ekonomi yang sangat besar bagi keluarga. Di samping itu, gerakan menanam ini dinilai efektif untuk memperkuat budaya bercocok tanam secara mandiri di lingkungan masyarakat, yang linier dengan visi mewujudkan kemandirian pangan berskala domestik.

Melalui sinergi program aspirasi ini, dirinya mendorong agar semakin banyak masyarakat di Bangka Belitung yang termotivasi untuk mentransformasi lahan pekarangan mereka menjadi kantong pangan produktif yang mendatangkan nilai ekonomis.

“Dengan dukungan bibit dan pupuk, masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, produktif, serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi keluarga di Bangka Belitung,” pungkasnya.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement