Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Pemadaman Massal Guncang Ukraina Di Tengah Konflik

Warga yang mengalami pemadaman listrik di rumah mereka setelah serangan udara Rusia mengantre untuk menerima makanan panas gratis di lingkungan perumahan di Kyiv Ukraina Jumat 30 Januari 2026 AP PhotoDan Bashakov
Warga yang mengalami pemadaman listrik di rumah mereka setelah serangan udara Rusia mengantre untuk menerima makanan panas gratis di lingkungan perumahan di Kyiv, Ukraina, Jumat, 30 Januari 2026. (AP Photo/Dan Bashakov)

Newestindonesia.co.id, Gelombang pemadaman listrik darurat melanda sejumlah kota besar di Ukraina sekaligus menjalar ke tetangganya, Moldova, pada Sabtu (31/1) malam ketika negara itu berjuang menghadapi salah satu musim dingin paling brutal dalam beberapa tahun terakhir di tengah konflik yang terus berlangsung.

Pemadaman listrik besar-besaran melumpuhkan ibu kota Kyiv, serta daerah Zhytomyr dan Kharkiv di tengah dan timur laut Ukraina, sementara ibu kota Moldova, Chisinau, juga ikut terdampak. Akibatnya, pasokan air di Kyiv terhenti dan sistem kereta bawah tanah sempat ditangguhkan karena tegangan listrik yang terlalu rendah.

Penyebab & Dampak Langsung

Menurut pejabat Ukraina, pemadaman itu terjadi setelah gangguan teknis pada jalur transmisi listrik yang menghubungkan Ukraina dan Moldova, yang kemudian memicu sistem proteksi otomatis yang memutus jaringan secara massal.

Kondisi ini memperburuk kehidupan warga sipil Ukraina yang sudah terkepung oleh musim dingin ekstrem dan kekurangan listrik akibat rangkaian serangan terhadap infrastruktur energi mereka selama berbulan-bulan. Banyak warga kini hidup tanpa listrik, pemanas, dan air panas di tengah suhu yang turun drastis.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Strategi ‘Memanfaatkan Musim Dingin’ oleh Rusia

Sepanjang perang yang kini mendekati ulang tahunnya yang keempat, serangan berulang terhadap jaringan listrik Ukraina telah menjadi bagian penting dari strategi militer Rusia, yang menurut pejabat Kyiv bertujuan untuk memanfaatkan musim dingin sebagai alat tekanan terhadap warga sipil dan legitimasi pemerintah Ukraina.

Serangan semacam ini bukan kejadian baru; sejak awal invasi besar-besaran pada 2022, fasilitas energi di Ukraina terus menjadi target utama rudal dan drone Rusia, yang pernah menghancurkan sebagian besar kapasitas pembangkit listriknya menurut analis internasional energi.

Baca juga:  Eks Menteri Rusia Ditemukan Tewas Bunuh Diri Usai Dipecat Putin

Komitmen Ceasefire Sementara & Reaksi Pihak Terlibat

Merebaknya pemadaman terjadi setelah klaim sementara bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin setuju atas permintaan mantan Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan serangan terhadap target energi di Kyiv selama periode dingin ekstrem. Langkah itu diperkenalkan sebagai upaya untuk menciptakan kondisi yang lebih kondusif bagi negosiasi perdamaian yang direncanakan.

Namun, pernyataan tersebut memicu skeptisisme dari pejabat Ukraina sendiri. Presiden Volodymyr Zelensky mengungkapkan keraguannya tentang komitmen Rusia terhadap gencatan senjata sesungguhnya, dengan mengatakan bahwa banyak bukti menunjukkan bahwa Moskow tidak benar-benar ingin mengakhiri perang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Suara Warga: Kekhawatiran & Ketahanan

Di jalanan Kyiv, meskipun tanpa listrik dan air panas, banyak warga mencoba menjalani hidup normal.

Serhii Kupov, 57, mengatakan skeptis bahwa perdamaian dapat tercapai melalui perundingan. Ia menilai tuntutan Rusia terlalu tidak realistis. “Saya tidak percaya Rusia ingin mengakhiri perang,” ujarnya saat ditemui di tepi Sungai Dnipro yang beku.

Albina Sokur, 35, seorang ibu dari enam tahun asal Donetsk, menyuarakan harapannya meskipun tetap realistis bahwa konflik mungkin hanya “terbeku seperti sebelumnya.” Ia skeptis tentang kemungkinan besar kembali ke rumahnya suatu hari nanti.

Konsekuensi Kemanusiaan & Tantangan Mendatang

Para analis dan pejabat internasional telah memperingatkan bahwa serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina berisiko memicu krisis kemanusiaan yang lebih dalam, terutama selama puncak musim dingin ketika kebutuhan akan listrik dan pemanas menjadi sangat penting bagi kelangsungan hidup jutaan warga sipil.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Potensi kelanjutan blackout juga dapat memperparah gangguan layanan kesehatan, pasokan air, dan respon darurat, memperkuat kekhawatiran global tentang dampak perang terhadap kehidupan rakyat biasa.

Baca juga:  Prabowo Diundang Ke Rusia Oleh Putin, Seskab Teddy: Indonesia Semakin Dipandang Di Mata Dunia

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump secara resmi mengumumkan penurunan tarif impor barang dari India menjadi 18 persen dari sebelumnya 50 persen, sebagai...

Nasional

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Pertemuan tertutup antara Presiden Prabowo Subianto dengan beberapa tokoh nasional berlangsung selama hampir lima jam di kediaman Presiden Jalan Kertanegara, Jakarta...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Donald Trump bergerak dengan cepat minggu ini untuk merundingkan kesepakatan anggaran dengan pemimpin Senate Demokrat, sebagai upaya mencegah government shutdown yang bakal...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Dalam eskalasi terbaru konflik Rusia–Ukraina yang memasuki hampir empat tahun, militer Rusia dilaporkan melancarkan serangan udara besar-besaran dengan menggunakan 111 drone dan satu...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Sebuah serangan besar-besaran menggunakan lebih dari 50 drone oleh pasukan Rusia menghantam kota pelabuhan Odesa di selatan Ukraina, menewaskan setidaknya tiga orang dan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Sekretaris Negara AS Marco Rubio membela tindakan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap Venezuela di depan Komite Hubungan Luar Negeri Senat, menegaskan bahwa kebijakan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan pujian kepada tentara Inggris yang bertempur di Afghanistan, menjadikan pernyataannya kali ini tampak berlawanan dengan komentar...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Serangan drone Rusia menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai 31 lainnya di Ukraina pada Jumat malam hingga Sabtu pagi (24/1), saat perundingan damai...

Advertisement