Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Trump Puji Tentara Inggris Yang Bertempur Di Afghanistan Usai Dikecam Keras

DAVOS SWISS   22 Januari Memar terlihat di punggung tangan kiri Presiden AS Donald Trump selama upacara penandatanganan Dewan Perdamaian di Forum Ekonomi Dunia WEF pada 22 Januari 2026 di Davos Swiss Dewan Perdamaian yang didukung AS ini dimaksudkan untuk mengelola gencatan senjata yang rapuh di Jalur Gaza setelah perang antara Israel dan Hamas Susunan akhir dewan tersebut belum dikonfirmasi Foto oleh Chip SomodevillaGetty Images
DAVOS, SWISS - 22 Januari: Memar terlihat di punggung tangan kiri Presiden AS Donald Trump selama upacara penandatanganan "Dewan Perdamaian" di Forum Ekonomi Dunia (WEF) pada 22 Januari 2026 di Davos, Swiss. "Dewan Perdamaian" yang didukung AS ini dimaksudkan untuk mengelola gencatan senjata yang rapuh di Jalur Gaza setelah perang antara Israel dan Hamas. Susunan akhir dewan tersebut belum dikonfirmasi. (Foto oleh Chip Somodevilla/Getty Images)

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan pujian kepada tentara Inggris yang bertempur di Afghanistan, menjadikan pernyataannya kali ini tampak berlawanan dengan komentar kontroversial yang ia sampaikan pekan lalu tentang peran militer sekutu NATO di perang tersebut.

Dalam unggahan di platform media sosial Truth Social, Trump menegaskan bahwa “para tentara hebat dan sangat berani dari Britania Raya akan selalu bersama Amerika Serikat.”

Ia menyebut 457 prajurit Inggris yang tewas di Afghanistan serta mereka yang terluka parah sebagai “di antara para pejuang terbesar sepanjang masa.” Trump juga menambahkan bahwa ikatan militer antara AS dan Inggris “terlalu kuat untuk dipatahkan” dan bahwa militer Inggris “dengan hati dan jiwa yang luar biasa tidak ada duanya (kecuali Amerika Serikat).”

Pernyataan ini muncul setelah kritik luas di Inggris terhadap komentar Trump sebelumnya, ketika ia mengatakan bahwa ia tidak yakin apakah sekutu NATO akan mendukung AS jika diminta, serta menyatakan pasukan non-AS di Afghanistan “agak menjauh dari garis depan.”

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kemarahan Inggris dan Kritik dari Pemimpin serta Veteran

Komentar Trump sebelumnya menuai reaksi kuat dari pemerintah Inggris. PM Keir Starmer menggambarkan pernyataan itu sebagai “menghina dan terus terang sangat memalukan,” khususnya mengingat ribuan pasukan Inggris dan sekutu lain yang berjuang bersama pasukan AS selama konflik di Afghanistan.

Dalam pernyataan resmi, kantor Starmer di 10 Downing Street juga menekankan pentingnya menghormati “keberanian dan kepahlawanan tentara Inggris dan Amerika yang bertempur berdampingan di Afghanistan,” termasuk mereka yang tidak pernah kembali ke rumah.

Bukan hanya pejabat pemerintah: sejumlah veteran dan keluarga tentara yang gugur juga mengecam komentar Trump tersebut. Mereka menegaskan bahwa militer sekutu telah berkontribusi signifikan di medan perang, membantah klaim bahwa mereka menjauh dari garis depan.

Baca juga:  Vietnam Dan Uni Eropa Perluas Kerja Sama Ekonomi Dan Strategis Di Tengah Tantangan Global

Diskusi Trump–Starmer dan Isu Diplomatik yang Lebih Luas

Kantor Starmer menyatakan bahwa isu tersebut dibahas dalam perbincangan telepon antara Trump dan Starmer pada Sabtu. Selain topik Afghanistan, kedua pemimpin juga menyentuh isu perang di Ukraina dan keamanan kawasan Arktik.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Trump dan Starmer sepakat pada perlunya kemajuan menuju gencatan senjata yang berkelanjutan, dan Starmer menekankan dukungan terhadap sekutu yang menghadapi agresi Rusia.

Relevansi Sejarah dan Dampak Kontroversi

Perang di Afghanistan setelah serangan 11 September 2001 melibatkan operasi militer koalisi internasional yang dipimpin oleh AS, di mana banyak negara NATO termasuk Inggris turut berjuang. Inggris menjadi kontingen terbesar kedua, dengan puluhan ribu pasukan yang bertugas di wilayah tersebut selama bertahun-tahun.

Meskipun Trump tidak secara langsung menarik kembali komentar awalnya atau meminta maaf, pujian barunya terhadap tentara Inggris dianggap sebagai upaya untuk meredam ketegangan dengan sekutu penting AS.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id – Washington, D.C., Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat dan calon presiden dari Partai Demokrat Kamala Harris mengecam keras upaya Gedung Putih yang berupaya...

Internasional

Newestindonesia.co.id – London, Kepolisian Metropolitan London melakukan penggeledahan di dua properti yang terhubung dengan mantan Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat, Peter Mandelson, dalam...

Selebriti

Newestindonesia.co.id – New York, Selebritas dan pebisnis Amerika Serikat, Kim Kardashian, angkat bicara soal hubungannya dengan Kanye West (Ye) beberapa tahun setelah perceraian mereka....

Internasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik sebuah video dari akun media sosialnya setelah mendapat kecaman luas dari berbagai pihak atas konten bernuansa rasis...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Kremlin menanggapi santai spekulasi bahwa mendiang terpidana kasus kejahatan seksual asal Amerika Serikat, Jeffrey Epstein, pernah menjadi agen intelijen Rusia. Pernyataan ini muncul...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra, Dewan Penasihat Partai menggelar kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada ratusan anak yatim...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara terbuka meminta maaf kepada para korban Jeffrey Epstein setelah mengakui bahwa ia mengetahui hubungan mantan Duta Besar...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Amerika Serikat dan Rusia sepakat untuk melanjutkan dialog militer tingkat tinggi setelah pertemuan antara pejabat militer kedua negara berlangsung di Abu Dhabi, sekaligus...

Advertisement