Newestindonesia.co.id, Sebuah pesawat regional milik Air Canada mengalami kecelakaan fatal setelah bertabrakan dengan kendaraan pemadam kebakaran di landasan Bandara LaGuardia, New York, Amerika Serikat, Minggu (23/3) malam waktu setempat.
Insiden ini menewaskan dua orang pilot dan melukai puluhan penumpang serta kru, menurut keterangan otoritas setempat.
Pesawat yang membawa lebih dari 70 penumpang tersebut bertabrakan dengan truk pemadam saat mendarat di landasan pacu sekitar pukul 23.40 waktu setempat.
Kronologi Kejadian
Menurut rekaman komunikasi lalu lintas udara, kendaraan pemadam kebakaran sebelumnya telah mendapat izin untuk melintas di landasan guna menangani insiden lain berupa laporan bau mencurigakan pada pesawat berbeda.
Namun, sesaat sebelum tabrakan terjadi, petugas pengatur lalu lintas udara terdengar berulang kali memperingatkan kendaraan tersebut untuk berhenti.
Dalam rekaman tersebut, sang petugas bahkan mengakui kesalahan setelah kejadian.
“Kami sedang menangani keadaan darurat sebelumnya… saya melakukan kesalahan,” ujar pengendali lalu lintas udara (ATC) tersebut, dikutip melalui Associated Press.
Pesawat akhirnya menabrak truk pemadam, menyebabkan bagian hidung pesawat hancur dan kendaraan terbalik di landasan.
Korban dan Evakuasi
Akibat kecelakaan ini, pilot dan kopilot dilaporkan tewas di tempat. Sementara itu, sekitar 40 orang—termasuk penumpang, awak pesawat, dan petugas di kendaraan pemadam—dilarikan ke rumah sakit.
Sebagian besar korban dilaporkan mengalami luka ringan dan telah diperbolehkan pulang pada keesokan harinya.
Salah satu penumpang, Rebecca Liquori, menggambarkan situasi di dalam pesawat saat evakuasi berlangsung.
Penumpang “saling membantu keluar melalui pintu darurat” di tengah kepanikan, katanya.
Dampak dan Penutupan Bandara
Pasca kejadian, Bandara LaGuardia sempat ditutup hingga Senin siang waktu setempat. Lebih dari 500 hingga 600 penerbangan dilaporkan dibatalkan akibat insiden ini.
Penutupan tersebut dilakukan untuk mendukung proses evakuasi dan penyelidikan di lokasi kejadian.
Penyelidikan dan Sorotan Keselamatan
Otoritas Amerika Serikat dan Kanada kini tengah melakukan investigasi mendalam terkait kecelakaan ini, termasuk kemungkinan adanya kegagalan koordinasi antara pengatur lalu lintas udara dan kendaraan darat bandara.
Insiden ini juga kembali menyoroti masalah keselamatan penerbangan, khususnya terkait kejadian “runway incursion” atau pelanggaran landasan, yang jumlahnya mencapai lebih dari 1.600 kasus dalam satu tahun terakhir di AS.
Meski sistem pelacakan canggih telah tersedia di bandara, teknologi tersebut dinilai belum mampu mencegah kecelakaan dalam situasi kompleks seperti ini.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login