Newestindonesia.co.id, Sebuah jet tempur F-15 milik Amerika Serikat (AS) dilaporkan jatuh di wilayah Iran di tengah eskalasi konflik yang terus memanas. Presiden AS Donald Trump disebut telah menerima laporan langsung terkait insiden tersebut dari tim keamanan nasionalnya di Gedung Putih.
Seorang pejabat senior Gedung Putih mengungkapkan bahwa tim keamanan nasional AS telah berkumpul di Sayap Barat dan memberikan informasi terkini kepada Trump mengenai kejadian tersebut.
Trump sendiri dilaporkan berada di Ruang Oval sejak Jumat pagi waktu setempat dan terus menerima pembaruan berkala terkait operasi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung di Iran.
Di sisi lain, pihak Iran mengklaim bahwa jet tempur tersebut berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara canggih milik Angkatan Udara Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Seorang juru bicara komando operasional militer Iran menyatakan, “sebuah jet tempur musuh Amerika di wilayah udara Iran tengah telah dihantam dan dihancurkan oleh sistem pertahanan udara canggih Angkatan Udara Garda Revolusi Islam Iran (IRGC)”.
Ia menambahkan, “Pesawat jet itu hancur total, dan pencarian lebih lanjut masih berlangsung,” dikutip melalui AFP, Sabtu 4 April 2026.
Media Iran juga melaporkan adanya imbalan bagi siapa saja yang berhasil menangkap awak pesawat tersebut dalam kondisi hidup.
Sementara itu, laporan media AS menyebutkan bahwa pasukan khusus Amerika telah berhasil menyelamatkan satu dari dua awak pesawat. Namun, satu awak lainnya masih dinyatakan hilang dan menjadi fokus operasi pencarian intensif.
Menanggapi insiden tersebut, Trump menegaskan bahwa jatuhnya jet tempur itu tidak akan memengaruhi jalannya negosiasi antara AS dan Iran.
Kepada NBC, Trump mengatakan, “Tidak, sama sekali tidak. Tidak, ini perang.”
Selain F-15, Iran juga mengklaim telah menembak jatuh pesawat militer A-10 milik AS di kawasan Teluk. Namun, media AS melaporkan bahwa pilot pesawat tersebut berhasil diselamatkan.
Konflik antara AS dan Iran sendiri telah berlangsung lebih dari sebulan sejak serangan gabungan AS-Israel ke wilayah Iran yang menewaskan pemimpin tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei. Serangan itu memicu balasan dari Iran dan memperluas konflik ke kawasan Timur Tengah, yang berdampak besar terhadap stabilitas global dan ekonomi dunia.
Secara terpisah, laporan media internasional juga menyebut insiden ini menjadi salah satu eskalasi serius dalam konflik, dengan satu awak masih hilang dan operasi pencarian terus berlangsung di wilayah Iran.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login