Setahun Hilang Usai Pamit Antar Laptop, Gadis Remaja Asal Semarang Masih Dicari Polisi

poster-informasi-orang-hilang-atas-nama-mozza-axillia-gunarsa-warga-semarang-diunggah-selasa-772026-1783428429513_43

Foto: Dok. Polres Semarang

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Seorang remaja perempuan asal Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dilaporkan hilang tanpa jejak sejak setahun yang lalu. Remaja bernama Mozza Axillia Gunarsa (18) tersebut hingga kini masih dalam proses pencarian intensif oleh pihak kepolisian, bahkan radius pencarian kini telah diperluas hingga ke wilayah Jawa Timur.

Kabar mengenai hilangnya Mozza kembali menjadi sorotan setelah informasi berupa poster resmi orang hilang beredar luas di media sosial. Poster yang diterbitkan oleh Kepolisian Resor (Polres) Semarang tersebut memuat foto wajah terbaru, identitas lengkap, ciri-ciri fisik, hingga kronologi awal mula hilangnya korban.

Berdasarkan data dari Polres Semarang, Mozza Axillia memiliki tinggi badan sekitar 160 sentimeter dengan berat badan 50 kilogram. Ia memiliki warna kulit sawo matang, rambut ikal panjang, serta mata berwarna cokelat. Polisi juga menyertakan ciri khusus yang menonjol pada tubuh korban, yakni memiliki tahi lalat di bagian pipi kanan serta tanda lahir atau toh berupa bintik-bintik berwarna cokelat di pelipis kanan.

Kronologi Berpamitan Melalui WhatsApp

Peristiwa hilangnya Mozza bermula pada Rabu, 25 Juni 2025 silam. Sekitar pukul 10.00 WIB, remaja tersebut meninggalkan rumahnya di wilayah Bergas. Sebelum pergi, Mozza sempat mengirimkan pesan singkat kepada orang tuanya melalui aplikasi WhatsApp untuk berpamitan.

Dalam pesan tersebut, ia mengaku hendak pergi ke sekitar kawasan Makodam Semarang dengan tujuan mengantarkan sebuah laptop milik temannya. Namun, setelah hari itu, Mozza tidak pernah kembali ke rumah dan komunikasi dengannya terputus total. Pihak keluarga yang khawatir kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.

Ponsel Dibuang Jadi Kendala Utama Polisi

Hingga kini, pihak kepolisian terus berupaya melacak keberadaan korban. Kendati demikian, penyelidikan berjalan cukup alot lantaran minimnya petunjuk digital yang ditinggalkan oleh korban.

Baca juga:  340 Orang Di Ketapang Keracunan MBG, Diduga Akibat Perkedel Tahu

Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja, mengungkapkan bahwa salah satu kendala terbesar yang dihadapi tim penyidik di lapangan adalah hilangnya akses komunikasi untuk melacak posisi terakhir remaja tersebut. Diketahui, telepon seluler (ponsel) milik Mozza sengaja dibuang.

“Satu-satunya akses berupa telepon seluler milik yang bersangkutan sudah dibuang dan berhasil kami temukan pada tahun lalu,” terang Bodia, sebagaimana dikutip dari detikJateng, Rabu (8/7/2026).

Meskipun ponsel korban sudah ditemukan sejak tahun lalu, ketiadaan perangkat aktif yang dibawa oleh Mozza menyulitkan polisi melakukan pelacakan real-time. Walau diterpa kendala, aparat penegak hukum menegaskan tidak akan menghentikan pencarian kasus yang sudah berjalan setahun ini.

“Sampai saat ini yang bersangkutan belum ditemukan. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan,” tegas AKP Bodia Teja.

Pihak Kepolisian mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang melihat atau memiliki informasi mengenai keberadaan remaja dengan ciri-ciri seperti Mozza Axillia Gunarsa untuk segera melaporkannya ke kantor polisi terdekat atau menghubungi Polres Semarang.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement