PKB Dorong Kader Rangkul Mahasiswa, Bahas MBG Hingga Koperasi Desa Merah Putih

persiapan-muktamar-pkb-1_169

Foto: (Dwi Rahmawati/detikcom)

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta seluruh kadernya di daerah membuka ruang diskusi dengan kalangan mahasiswa terkait program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dua program yang menjadi perhatian utama ialah Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Wakil Ketua Umum PKB, Faisol Riza, mengatakan mahasiswa memiliki posisi penting dalam kehidupan demokrasi dan perlu memperoleh pemahaman yang utuh mengenai berbagai kebijakan pemerintah.

“Mahasiswa merupakan kelompok intelektual yang memiliki peran krusial dalam mengawal jalannya demokrasi. PKB percaya bahwa kita semua termasuk teman-teman mahasiswa dapat memahami substansi program pemerintah ini adalah kebutuhan kita bersama saat ini,” kata Faisol kepada wartawan, Kamis (18/6/2026) dikutip melalui detikNews.

Kritik Mahasiswa Jadi Pesan bagi Pemerintah

Menurut Faisol, berbagai kritik yang muncul terhadap program MBG maupun Koperasi Desa Merah Putih seharusnya tidak dipandang sebagai sesuatu yang negatif. Sebaliknya, kritik tersebut menjadi masukan penting bagi pemerintah terkait efektivitas penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya mahasiswa.

Ia menilai selama hampir satu setengah tahun berjalan, sejumlah program yang berfokus pada ketahanan pangan, pembangunan generasi unggul, serta penguatan ekonomi rakyat belum sepenuhnya dipahami oleh kalangan akademisi.

“PKB melihat kritik terhadap MBG dan KDMP sebagai pesan kepada pemerintah bahwa selama hampir 1,5 tahun ini program ketahanan pangan, pembangunan generasi unggul dan penguatan perekonomian rakyat belum tersampaikan secara merata kepada kalangan mahasiswa,” ujar Faisol.

Program Disebut Menjawab Tantangan Global

Faisol menjelaskan, program-program prioritas pemerintah lahir sebagai bagian dari upaya menghadapi dinamika geopolitik global yang terus berubah. Salah satu tujuan utama dari kebijakan tersebut ialah memastikan ketahanan pangan nasional dan menjaga kesejahteraan masyarakat.

Baca juga:  Remisi Nyepi 2026 Diberikan Ke 1.506 Napi, Ini Rinciannya

Menurutnya, jaminan ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia menjadi salah satu aspek penting yang harus diperkuat di tengah ketidakpastian ekonomi dan kondisi global saat ini.

DPC PKB Diminta Aktif Berdialog di Kampus

Sebagai partai yang tergabung dalam koalisi pemerintahan, PKB memandang perlu adanya komunikasi yang lebih intensif dengan kelompok mahasiswa. Karena itu, Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB menginstruksikan seluruh Dewan Pengurus Cabang (DPC) di tingkat kabupaten dan kota untuk mengadakan dialog produktif di kampus-kampus.

“Untuk itu, DPP PKB menginstruksikan kepada seluruh DPC PKB melakukan dialog produktif dengan teman-teman mahasiswa di kampus-kampus yang berada di Kabupaten/Kota masing-masing. Sebagai bagian dari koalisi pemerintahan, PKB wajib menjelaskan secara substansial program-program prioritas Presiden Prabowo,” kata Faisol.

MBG dan Koperasi Desa Merah Putih Jadi Program Andalan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih merupakan dua program utama yang diusung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program MBG ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi, sedangkan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat hingga tingkat desa.

Dalam beberapa waktu terakhir, kedua program tersebut menjadi sorotan dan memunculkan berbagai kritik dari kalangan mahasiswa maupun kelompok masyarakat sipil. Sejumlah aksi demonstrasi yang digelar di beberapa daerah bahkan memasukkan evaluasi terhadap MBG dan Koperasi Desa Merah Putih sebagai salah satu tuntutan utama.

PKB Pilih Jalur Dialog

Melalui pendekatan dialogis, PKB berharap berbagai perbedaan pandangan mengenai program pemerintah dapat dibahas secara terbuka dan produktif. Partai berlambang bola dunia dan sembilan bintang itu menilai kampus merupakan ruang strategis untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan kelompok intelektual muda.

Baca juga:  Bima Arya Buka Puasa Bersama Warga Aceh Tamiang Di Sela Penarikan Praja IPDN

Dengan adanya dialog tersebut, PKB berharap substansi program-program prioritas nasional dapat dipahami secara lebih menyeluruh sehingga kritik yang muncul dapat menjadi bagian dari proses perbaikan kebijakan di masa mendatang.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement