Aksi Heroik Jukir Wanita Di Brebes Gagalkan Maling Rp3,6 Miliar, Hadiah Rp100 Ribu Dibagi Berempat
Foto: Imam Suripto/detikJateng
Newestindonesia.co.id, Aksi heroik seorang juru parkir perempuan lanjut usia di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadi perhatian publik. Kusriyati (65) berhasil menggagalkan pencurian uang tunai senilai Rp3,6 miliar yang dilakukan komplotan pelaku dengan modus pecah kaca mobil.
Tak hanya itu, perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di kawasan Jalan Ahmad Yani Brebes tersebut juga menuai pujian setelah diketahui membagikan uang terima kasih sebesar Rp100 ribu yang diterimanya kepada tiga orang lainnya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di kawasan perbankan Jalan Ahmad Yani, Brebes.
Hadiah Rp100 Ribu Dibagi Berempat
Kusriyati mengungkapkan, uang Rp100 ribu itu diberikan oleh korban bernama Kliwon Alwawan sebagai bentuk rasa terima kasih atas aksinya menggagalkan pencurian.
Namun, uang tersebut tidak dinikmati sendiri. Ia membaginya kepada dua rekan sesama juru parkir, yakni Farid dan Wawan, serta seorang tukang ojek bernama Udin.
“Dikasih Rp 100 ribu sama yang punya uang. Terus dibagi 4, saya, kanca parkir 2 orang sama tukang ojek. Dapat Rp 25 ribuan,” ujar Kusriyati saat ditemui di lokasi kerjanya, Rabu (17/6/2026) dikutip melalui detikJatim.
Mengaku Tidak Pernah Meminta Imbalan
Meski berhasil menyelamatkan uang miliaran rupiah, Kusriyati menegaskan dirinya tidak pernah mengharapkan imbalan dari korban.
Menurutnya, uang Rp100 ribu tersebut diberikan secara sukarela setelah pemilik uang memastikan seluruh dana yang dibawanya masih utuh.
“Saya tidak minta. Tahu tahu diberi uang Rp 100 ribu sebagai rasa terima kasih,” lanjutnya.
Berawal dari Kecurigaan Korban
Korban diketahui bernama Kliwon Alwawan, warga Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. Sebelum kejadian, ia baru saja mengambil uang tunai sebesar Rp3,6 miliar dari salah satu bank di pusat Kota Brebes.
Usai keluar dari bank, Kliwon merasa ada beberapa pengendara sepeda motor yang terus mengikuti mobil Mitsubishi Pajero Sport hitam miliknya. Karena merasa tidak aman, ia memutuskan menuju kantor bank lain yang letaknya tidak jauh dari lokasi awal.
Ia sengaja memarkir kendaraan di tempat yang ramai dengan harapan para pelaku mengurungkan niatnya.
Namun, ketika Kliwon masuk ke dalam bank, salah satu pelaku justru memecahkan kaca mobil dan mengambil bungkusan plastik berisi uang yang berada di dalam kendaraan tersebut.
Teriakan Kusriyati Membuat Pelaku Panik
Kusriyati yang melihat aksi tersebut langsung berteriak meminta pertolongan warga.
“Saya melihat ada orang memecah kaca mobil, lalu mengambil bungkusan plastik dari dalam mobil. Saya langsung teriak, pencuri…pencuri…,” kata Kusriyati.
Teriakan tersebut membuat suasana di sekitar lokasi menjadi ramai. Pelaku yang panik gagal membawa kabur uang miliaran rupiah tersebut.
Bahkan, menurut Kusriyati, salah seorang pelaku sempat terseret ketika berusaha naik ke sepeda motor rekannya sambil membawa uang hasil curian.
“Uangnya sudah diambil, terus mau kabur setelah diteriaki. Pembonceng itu mau bawa uang sambil berusaha menaiki motor sampai terseret,” ungkapnya.
Akibat kejadian itu, sebagian uang sempat tercecer di jalan sebelum akhirnya berhasil diamankan kembali.
Saksi Lain Sempat Curiga
Saksi lainnya, Jari, yang juga bekerja sebagai juru parkir di kawasan tersebut, mengaku sempat merasa curiga dengan salah satu pria yang berada di atas sepeda motor Honda Vario putih.
“Saya sempat tanya menunggu siapa. Tapi belum sempat dijawab, dia langsung kabur setelah mendengar teriakan maling dari warga,” kata Jari.
Uang Rp3,6 Miliar Berhasil Diselamatkan
Mendengar teriakan warga, Kliwon segera keluar dari dalam bank. Ia mendapati kaca mobilnya sudah pecah dan uang yang dibawanya berserakan di jalan.
Setelah menghitung ulang, seluruh uang yang baru diambil dari bank ternyata masih lengkap.
“Saya langsung cek dan menghitung uang tersebut. Alhamdulillah masih utuh Rp 3,6 miliar sesuai jumlah yang saya ambil dari bank,” ujar Kliwon.
Polisi Buru Pelaku
Setelah menerima laporan, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Brebes mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan sejumlah saksi.
Kapolsek Brebes AKP Prapto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kasus itu merupakan pencurian dengan modus pecah kaca kendaraan, bukan perampokan.
“Bukan perampokan tapi pecah kaca mobil. Belum berhasil ngambil, tapi ketahuan, lari,” ujar AKP Prapto.
Aksi Sederhana yang Menginspirasi
Keberanian Kusriyati tidak hanya berhasil menyelamatkan uang miliaran rupiah, tetapi juga mengundang simpati masyarakat. Di tengah keterbatasannya sebagai seorang juru parkir lansia, ia menunjukkan kepedulian dan keberanian yang luar biasa.
Sikapnya yang memilih membagikan uang terima kasih kepada rekan-rekannya juga menjadi gambaran sederhana tentang nilai kejujuran dan kebersamaan yang masih hidup di tengah masyarakat.
(DAW)