Abu Doto Berpulang, Pemerintah Aceh: Kehilangan Besar Bagi Perjalanan Sejarah

zaini-memimpin-apel-saat-menjabat-gubernur-aceh-foto-dok-humas-pemprov-aceh-1781352187594_169

Zaini memimpin apel saat menjabat gubernur Aceh (Foto: dok Humas Pemprov Aceh)

Newestindonesia.co.id, Kabar duka menyelimuti masyarakat Serambi Mekkah. Mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, dr. Zaini Abdullah, yang akrab disapa Abu Doto, meninggal dunia pada usia 86 tahun. Almarhum mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin, Banda Aceh, Sabtu (13/6/2026).

Pihak otoritas daerah mengonfirmasi wafatnya tokoh penting dalam sejarah perdamaian dan pembangunan Aceh tersebut secara resmi pada sore hari.

Pernyataan Resmi Pemerintah Aceh

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, menyampaikan rasa duka cita mendalam dari jajaran pemerintah serta seluruh lapisan masyarakat atas berpulangnya Abu Doto.

“Inalillahi wa inna ilaihi raji’un, Pemerintah Aceh turut berduka atas berpulangnya dr. Zaini Abdullah. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada almarhum serta memberikan kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Nurlis dikutip melalui detikSumut, Sabtu (13/6/2026).

Nurlis menegaskan bahwa kepergian mantan orang nomor satu di Aceh tersebut merupakan sebuah kehilangan yang sangat besar bagi wilayah tersebut.

“Dedikasi dan pengabdiannya kini menjadi bagian dari perjalanan sejarah Aceh yang akan terus dikenang,” papar Nurlis.

Dedikasi, Kiprah, dan Penghormatan Terakhir

Semasa hidupnya, almarhum mengabdikan diri secara penuh kepada daerah, baik melalui keahliannya di bidang medis sebagai seorang dokter, maupun dalam panggung politik sebagai pemimpin daerah. Pada masa kepemimpinannya sebagai Gubernur Aceh, almarhum dinilai konsisten meletakkan fondasi penting bagi stabilitas kemajuan daerah lewat penguatan perdamaian dan berbagai program pembangunan makro.

Atas jasa-jasa besar tersebut, Pemerintah Aceh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan penghormatan terakhir melalui doa.

“Semoga almarhum husnul khatimah dan segala amal pengabdiannya menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tutup Nurlis.

Baca juga:  Polisi Gagalkan Peredaran Etomidate Dalam Cartridge Vape Di Jakpus, 35 Barang Bukti Disita

Jenazah almarhum dilaporkan akan disalatkan terlebih dahulu di Masjid Raya Baiturrahman sebelum diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhirnya di Gampong Trubueh, Kabupaten Pidie.

(DAW)