Newestindonesia.co.id, Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali melakukan pembaruan data penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada 2026. Dalam pemutakhiran terbaru, sebanyak 475 ribu lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru masuk dalam daftar penerima bansos.
Penambahan penerima baru dilakukan setelah proses verifikasi dan validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Langkah ini dilakukan pemerintah untuk memastikan bantuan sosial lebih tepat sasaran dan diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Masyarakat kini dapat mengecek status penerimaan bansos PKH maupun BPNT secara mandiri melalui situs resmi maupun aplikasi Cek Bansos Kemensos.
Penambahan Penerima Baru PKH dan BPNT
Kemensos melakukan pemutakhiran data penerima bansos secara berkala untuk mengurangi kesalahan penyaluran atau inclusion error. Pembaruan data dilakukan berdasarkan hasil verifikasi lintas instansi dan pemutakhiran DTSEN.
Dalam pembaruan terbaru, pemerintah menambahkan sekitar 475 ribu penerima baru yang dinilai memenuhi syarat sebagai keluarga miskin dan rentan miskin.
Selain penambahan penerima baru, pemerintah juga mencoret sejumlah penerima lama yang dianggap sudah tidak memenuhi syarat. Penyebab pencoretan antara lain kondisi ekonomi membaik, data tidak valid, hingga terdeteksi menerima bantuan ganda.
Cara Cek Penerima PKH dan BPNT 2026
Masyarakat dapat melakukan pengecekan status bansos melalui dua cara, yakni website resmi Kemensos dan aplikasi Cek Bansos.
1. Melalui Website Resmi Kemensos
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka laman resmi Kemensos di
cekbansos.kemensos.go.id - Pilih wilayah sesuai domisili mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang muncul
- Klik tombol “Cari Data”
Sistem kemudian akan menampilkan status penerima bansos beserta jenis bantuan yang diterima.
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos
Pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos di Android maupun iPhone.
Langkahnya sebagai berikut:
- Unduh aplikasi Cek Bansos resmi Kemensos
- Login atau daftar akun baru
- Masukkan NIK KTP
- Pilih wilayah domisili
- Status bansos akan muncul di aplikasi
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur “Usul dan Sanggah” apabila merasa layak menerima bantuan namun belum terdaftar.
Besaran Bantuan PKH dan BPNT
Besaran bantuan PKH berbeda-beda sesuai kategori penerima. Untuk triwulan II 2026, nominal bantuan yang diberikan berkisar Rp225 ribu hingga Rp2,7 juta per tiga bulan.
Sementara untuk BPNT atau program sembako, bantuan disalurkan sebesar Rp600 ribu per tiga bulan.
Berikut rincian bantuan PKH:
- Ibu hamil: Rp750 ribu per tahap
- Anak usia dini: Rp750 ribu
- Siswa SD: Rp225 ribu
- Siswa SMP: Rp375 ribu
- Siswa SMA: Rp500 ribu
- Lansia: Rp600 ribu
- Penyandang disabilitas berat: Rp600 ribu
Penyaluran Lewat Himbara dan PT Pos
Penyaluran bansos dilakukan melalui bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Namun bagi penerima baru yang belum memiliki rekening, pencairan sementara dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
Kemensos menyebut proses pembukaan rekening bagi penerima baru membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan sebelum penyaluran dialihkan ke rekening bank.
Penyebab Nama Tidak Muncul
Ada beberapa faktor yang membuat seseorang tidak lagi terdaftar sebagai penerima bansos, di antaranya:
- Kondisi ekonomi dinilai membaik
- Data kependudukan tidak sesuai
- Pindah domisili tanpa pembaruan data
- Terdaftar sebagai ASN/TNI/Polri
- Data ganda atau tidak valid
- Penerima meninggal dunia
Pemerintah menegaskan bahwa pemutakhiran data dilakukan agar bantuan lebih tepat sasaran kepada masyarakat miskin dan rentan miskin.
Cara Mengajukan Sanggahan
Bagi masyarakat yang merasa masih layak menerima bansos namun namanya tidak tercantum, dapat mengajukan sanggahan melalui aplikasi Cek Bansos atau datang langsung ke Dinas Sosial setempat.
Dokumen yang perlu disiapkan antara lain:
- KTP
- Kartu Keluarga
- Surat keterangan dari RT/RW
- Bukti kondisi ekonomi terbaru
Proses verifikasi ulang dilakukan dalam siklus pembaruan data DTSEN berikutnya.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


