Newestindonesia.co.id, Video yang memperlihatkan cekcok antara seorang pengemudi mobil dengan pengamen “manusia silver” viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
Dalam video yang beredar, cekcok diduga bermula saat pengamen manusia silver mengetuk-ngetuk mobil untuk meminta uang. Tindakan itu kemudian memicu teguran dari pengemudi.
Pengemudi mobil disebut meminta agar pengamen tidak mengetuk kendaraan orang lain saat meminta uang. Namun, situasi justru memanas hingga terjadi adu mulut.
Peristiwa tersebut direkam oleh penumpang mobil. Dalam rekaman itu, manusia silver terlihat terus marah kepada pengemudi. Bahkan, ia sempat berupaya membuka pintu mobil dan diduga melontarkan ancaman.
Menindaklanjuti kejadian yang viral tersebut, petugas kepolisian bersama Satpol PP langsung bergerak melakukan penelusuran terhadap pelaku.
Kapolsek Gambir AKBP Agus Adi Wijaya memastikan pihaknya telah menemukan dan mengamankan pengamen tersebut.
“Petugas telah berhasil menjangkau ‘Manusia Silver’ yang mengancam berada di video,” kata Agus, Jumat (17/4/2026) dikutip melalui detikNews.
Pengamanan dilakukan oleh petugas gabungan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Selanjutnya, pengamen manusia silver tersebut akan diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) guna mendapatkan pembinaan.
Diketahui, pelaku diamankan di kawasan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Senin (13/4) malam.
Menurut Agus, langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan warga sekaligus implementasi Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.
Selain itu, Satpol PP juga sebelumnya mengamankan sejumlah pengamen di sekitar Stasiun Juanda. Penertiban dilakukan setelah adanya laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaan pengemis berkostum, seperti pocong dan kuntilanak.
Satpol PP menilai berbagai modus tersebut memanfaatkan rasa iba masyarakat dan berpotensi mengganggu ketertiban umum serta keselamatan pengguna jalan.
“Kami menemukan banyak modus operandi pengemis yang memanfaatkan rasa iba warga, bahkan menggunakan kostum tertentu yang justru mengganggu kenyamanan pejalan kaki,” ujar pihak Satpol PP.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan uang kepada pengemis di jalanan karena dapat melanggengkan praktik eksploitasi, menciptakan ketergantungan, serta berdampak pada ketertiban umum.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login