Newestindonesia.co.id, Seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi korban aksi pembegalan bersenjata tajam di wilayah Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Korban mengalami luka setelah diserang pelaku yang menggunakan celurit berukuran besar.
Peristiwa tersebut terjadi saat pelaku menyamar sebagai penumpang dan memesan jasa ojek online. Dalam perjalanan menuju lokasi tujuan, pelaku tiba-tiba melancarkan aksinya dengan mengancam korban menggunakan senjata tajam.
Korban yang terkejut sempat memberikan perlawanan meski dalam kondisi terancam. Namun, pelaku tetap menyerang hingga korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.
Salah satu keterangan yang disampaikan korban menggambarkan situasi mencekam saat kejadian berlangsung.
“Celuritnya gede banget, ngeri dibacok,” ungkap korban menggambarkan kondisi saat menghadapi pelaku dikutip melalui detikNews (13/4).
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Meski demikian, korban berhasil selamat dan mendapat penanganan medis.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pembegalan bermula ketika korban menerima pesanan dari seseorang yang kemudian diketahui sebagai pelaku. Modus ini kerap digunakan untuk mengelabui pengemudi ojol agar masuk ke lokasi yang relatif sepi.
Setibanya di titik tertentu, pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam dan mencoba merampas kendaraan milik korban. Dalam kondisi terdesak, korban berusaha melawan, yang berujung pada aksi kekerasan dari pelaku.
Dalam kasus serupa di wilayah Bogor, polisi menyebut korban mengalami luka di bagian jari, telapak tangan, hingga leher akibat serangan senjata tajam saat melawan pelaku.
Warga dan Polisi Bertindak
Teriakan korban saat kejadian sempat menarik perhatian warga sekitar. Dalam beberapa insiden serupa, warga yang datang ke lokasi berhasil mengamankan pelaku sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.
Pihak kepolisian kini masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan atau pola kejahatan serupa yang menyasar pengemudi ojek online.
Imbauan Waspada
Kasus pembegalan dengan modus penumpang fiktif kembali menjadi perhatian. Pengemudi ojol diimbau untuk lebih waspada, terutama saat menerima pesanan ke lokasi sepi atau pada jam-jam rawan.
Selain itu, penting bagi pengemudi untuk selalu memperhatikan titik jemput dan tujuan, serta segera mencari bantuan apabila merasa berada dalam situasi mencurigakan.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login