Newestindonesia.co.id, Kasus pernikahan sesama perempuan di Kota Malang, Jawa Timur, terus menjadi sorotan publik. Terlapor dalam kasus tersebut, Rey Malawat alias Yupi Rere, akhirnya buka suara dan membantah tuduhan penipuan maupun pemalsuan identitas.
Rey menegaskan bahwa sejak awal menjalin hubungan, istrinya, Intan Anggraeni, sudah mengetahui identitas aslinya sebagai perempuan. Ia juga menyebut informasi tersebut bukan rahasia, karena telah diketahui oleh lingkungan sekitar.
“Dari awal dia sudah tahu identitas (perempuan) saya. Dia sering ke rumah, teman-temannya juga tahu hubungan kami,” ujar Rey dikutip melalui detikJatim.
Menurut Rey, tudingan bahwa dirinya memalsukan dokumen untuk menikah tidak benar. Ia mengklaim seluruh identitas yang digunakan adalah asli dan tidak pernah dimanipulasi.
“Tidak ada pemalsuan. Identitas yang saya tunjukkan adalah asli. Kalau ada cetakan, itu justru dari dia (Intan) sendiri yang fotokopi KTP saya,” jelasnya.
Hubungan Berawal dari Tempat Hiburan
Rey mengungkapkan, dirinya pertama kali mengenal Intan di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Kota Batu. Hubungan keduanya kemudian berkembang menjadi lebih dekat hingga akhirnya memutuskan untuk menikah.
Ia bahkan menyebut bahwa keputusan menikah bukan berasal darinya, melainkan keinginan dari pihak Intan. Rey mengaku sempat ingin mengakhiri hubungan sebelum rencana pernikahan terlaksana.
Namun, situasi menjadi rumit karena adanya tekanan dari pihak keluarga Intan yang membuat rencana tersebut tetap berjalan.
Klaim Soal Keterbukaan Identitas
Dalam keterangannya, Rey kembali menekankan bahwa identitas dirinya tidak pernah disembunyikan. Ia menyebut keluarga Intan dan lingkungan pertemanan telah mengetahui kondisi tersebut sejak awal hubungan.
Pernyataan ini sekaligus menjadi bantahan atas laporan Intan yang sebelumnya mengaku tidak mengetahui bahwa Rey adalah perempuan hingga setelah pernikahan berlangsung.
Kasus Masih Bergulir
Kasus ini mencuat setelah Intan melaporkan Rey ke pihak kepolisian terkait dugaan penipuan dan pemalsuan dokumen dalam pernikahan siri yang mereka jalani.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian dan menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan penipuan identitas dalam hubungan pernikahan.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login