Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Finansial

Memahami Harta Gono-Gini Dalam Pernikahan: Pengertian, Aturan, Dan Cara Pembagiannya

Pernikahan. Foto: iStock/hxyume

Newestindonesia.co.id, Dalam kehidupan rumah tangga, persoalan keuangan sering menjadi salah satu aspek paling sensitif. Tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menyangkut kepemilikan aset, tabungan, rumah, kendaraan, hingga usaha yang dibangun selama pernikahan berlangsung. Di Indonesia, istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan harta bersama pasangan suami istri adalah “harta gono-gini”.

Meski istilah ini sangat populer di masyarakat, masih banyak orang yang belum benar-benar memahami apa itu harta gono-gini, bagaimana aturan hukumnya, aset apa saja yang termasuk di dalamnya, hingga bagaimana pembagiannya ketika terjadi perceraian.

Tidak sedikit pula pasangan yang baru menyadari pentingnya memahami harta gono-gini saat konflik rumah tangga mulai terjadi. Akibatnya, sengketa perebutan aset sering berujung panjang di pengadilan karena masing-masing pihak merasa memiliki hak lebih besar atas harta yang diperoleh selama menikah.

Karena itu, memahami konsep harta gono-gini menjadi hal penting, bukan hanya bagi pasangan yang sedang menghadapi perceraian, tetapi juga bagi siapa saja yang sedang atau akan membangun rumah tangga.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pengertian Harta Gono-Gini

Secara umum, harta gono-gini adalah harta bersama yang diperoleh suami dan istri selama masa perkawinan berlangsung. Harta ini menjadi milik bersama, terlepas dari siapa yang lebih banyak menghasilkan pendapatan.

Dalam hukum Indonesia, istilah resmi yang digunakan sebenarnya adalah “harta bersama”. Namun masyarakat lebih akrab menyebutnya sebagai harta gono-gini.

Konsep ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa segala harta benda yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama.

Artinya, jika selama menikah pasangan membeli rumah, kendaraan, membuka usaha, memiliki tabungan, atau aset lainnya, maka aset tersebut pada prinsipnya menjadi milik bersama suami dan istri.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal ini berlaku meskipun hanya salah satu pihak yang bekerja atau menghasilkan uang.

Sebagai contoh, seorang suami bekerja sebagai pegawai dan membeli rumah selama pernikahan. Meski sertifikat rumah atas nama suami, rumah tersebut tetap dapat dianggap sebagai harta bersama karena diperoleh saat status perkawinan masih berlangsung.

Begitu juga sebaliknya. Jika istri memiliki usaha yang berkembang selama pernikahan, maka hasil usaha tersebut juga dapat termasuk dalam kategori harta bersama.

Dasar Hukum Harta Gono-Gini di Indonesia

Harta gono-gini memiliki dasar hukum yang cukup jelas dalam sistem hukum Indonesia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Beberapa aturan yang menjadi dasar hukum antara lain:

1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan

Pasal 35 ayat 1 menyebutkan:

“Harta benda yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama.”

Sedangkan pada ayat 2 dijelaskan bahwa harta bawaan masing-masing suami dan istri tetap berada di bawah penguasaan masing-masing selama tidak ditentukan lain.

Advertisement. Scroll to continue reading.

2. Kompilasi Hukum Islam (KHI)

Bagi pasangan Muslim, pembagian harta bersama juga diatur dalam Kompilasi Hukum Islam.

Baca juga:  Menaker Yassierli Pastikan BSU Rp600 Ribu Hanya Diberikan Sekali Dan Tidak Diperpanjang

Pasal 85 KHI menyebutkan bahwa adanya harta bersama dalam perkawinan tidak menutup kemungkinan adanya harta milik masing-masing suami atau istri.

Sementara Pasal 97 menjelaskan:

“Janda atau duda cerai hidup masing-masing berhak seperdua dari harta bersama sepanjang tidak ditentukan lain dalam perjanjian perkawinan.”

Advertisement. Scroll to continue reading.

3. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Dalam hukum perdata, konsep persatuan harta juga dikenal dalam perkawinan, kecuali pasangan membuat perjanjian pisah harta sebelum menikah.

Perbedaan Harta Gono-Gini dan Harta Bawaan

Salah satu hal yang sering membingungkan masyarakat adalah membedakan antara harta bersama dan harta bawaan.

Padahal keduanya memiliki status hukum berbeda.

Harta Gono-Gini atau Harta Bersama

Harta bersama adalah segala aset yang diperoleh selama masa perkawinan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Contohnya:

  • Rumah yang dibeli setelah menikah
  • Mobil hasil cicilan selama menikah
  • Tabungan dari penghasilan suami istri
  • Usaha yang dibangun saat pernikahan
  • Investasi yang dibeli selama menikah

Harta Bawaan

Harta bawaan adalah harta yang sudah dimiliki sebelum menikah atau diperoleh secara pribadi selama perkawinan.

Contohnya:

  • Rumah warisan dari orang tua
  • Tanah milik pribadi sebelum menikah
  • Hadiah khusus kepada salah satu pihak
  • Warisan keluarga
  • Tabungan pribadi sebelum menikah

Harta bawaan umumnya tetap menjadi hak pribadi dan tidak dibagi saat perceraian, kecuali ada kesepakatan lain.

Apakah Semua Harta Selama Menikah Otomatis Menjadi Harta Bersama?

Secara umum iya, tetapi ada beberapa pengecualian.

Jika pasangan membuat perjanjian pranikah atau perjanjian perkawinan mengenai pemisahan harta, maka aturan harta bersama bisa berbeda.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam perjanjian tersebut, suami dan istri dapat menyepakati bahwa masing-masing pihak memiliki pengelolaan harta sendiri.

Saat ini, perjanjian perkawinan tidak hanya bisa dibuat sebelum menikah, tetapi juga dapat dibuat setelah menikah sesuai putusan Mahkamah Konstitusi.

Hal ini memberi fleksibilitas bagi pasangan yang ingin mengatur keuangan rumah tangga secara terpisah.

Pembagian Harta Gono-Gini Saat Perceraian

Persoalan harta gono-gini paling sering muncul ketika pasangan memutuskan bercerai.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam banyak kasus, sengketa pembagian aset justru menjadi konflik terbesar dibanding perceraian itu sendiri.

Secara umum, pembagian harta bersama dilakukan dengan prinsip setengah-setengah atau masing-masing mendapat 50 persen.

Namun dalam praktiknya, pembagian tidak selalu sederhana.

Pengadilan biasanya mempertimbangkan beberapa hal, seperti:

Advertisement. Scroll to continue reading.
  • Bukti kepemilikan aset
  • Kontribusi masing-masing pihak
  • Utang selama perkawinan
  • Kondisi ekonomi pasangan
  • Ada atau tidaknya perjanjian perkawinan

Jika pasangan dapat menyelesaikan pembagian secara damai, maka proses akan lebih mudah. Namun jika tidak ada kesepakatan, sengketa bisa dibawa ke pengadilan.

Untuk pasangan Muslim, sengketa biasanya diselesaikan di Pengadilan Agama. Sedangkan non-Muslim melalui Pengadilan Negeri.

Baca juga:  MNC Media Buka Lowongan Marketing Visual Communication & Virtual Ads Specialist Di Jakarta

Apakah Ibu Rumah Tangga Berhak atas Harta Gono-Gini?

Pertanyaan ini sering muncul di masyarakat.

Jawabannya adalah ya.

Dalam hukum Indonesia, kontribusi dalam rumah tangga tidak hanya dinilai dari penghasilan finansial. Peran mengurus rumah, membesarkan anak, dan mendukung pasangan juga dianggap sebagai kontribusi dalam perkawinan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Karena itu, meski seorang istri tidak bekerja secara formal, ia tetap memiliki hak atas harta bersama yang diperoleh selama pernikahan.

Prinsip ini penting untuk melindungi hak perempuan dalam rumah tangga.

Bagaimana Jika Harta Dibeli atas Nama Salah Satu Pihak?

Banyak orang mengira aset atas nama pribadi otomatis menjadi milik pribadi.

Padahal belum tentu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jika aset diperoleh selama perkawinan menggunakan penghasilan bersama, maka aset tersebut tetap dapat dianggap sebagai harta bersama meski sertifikat atau dokumen hanya atas nama satu pihak.

Karena itu, dalam sengketa harta gono-gini, pengadilan biasanya melihat kapan aset diperoleh dan dari mana sumber dananya.

Utang dalam Pernikahan Apakah Juga Dibagi?

Selain aset, utang juga bisa menjadi bagian dari harta bersama.

Jika utang dibuat untuk kepentingan rumah tangga selama perkawinan, maka tanggung jawabnya dapat dibagi bersama.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Contohnya:

  • Kredit rumah
  • Cicilan kendaraan keluarga
  • Pinjaman usaha keluarga
  • Utang kebutuhan rumah tangga

Namun jika utang dibuat secara pribadi tanpa sepengetahuan pasangan dan tidak berkaitan dengan kepentingan keluarga, maka bisa menjadi tanggung jawab pribadi pihak yang berutang.

Harta Gono-Gini dalam Perspektif Islam

Dalam hukum Islam, istilah harta gono-gini sebenarnya tidak disebut secara eksplisit dalam Al-Qur’an.

Namun konsep harta bersama berkembang dalam praktik hukum keluarga Islam di Indonesia.

Islam mengakui hak kepemilikan suami dan istri secara terpisah. Akan tetapi, dalam kehidupan rumah tangga modern, banyak aset diperoleh melalui kerja sama dan kontribusi bersama.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Karena itu, pembagian harta bersama dianggap sebagai bentuk keadilan bagi kedua pihak.

Di Indonesia, konsep ini kemudian diakomodasi dalam Kompilasi Hukum Islam agar sesuai dengan kondisi sosial masyarakat.

Sengketa Harta Gono-Gini yang Sering Terjadi

Ada beberapa jenis sengketa yang paling sering muncul terkait harta bersama.

1. Perebutan Rumah

Rumah sering menjadi aset paling bernilai dalam perkawinan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Persoalan biasanya muncul ketika salah satu pihak merasa lebih berhak karena membayar cicilan lebih besar.

2. Usaha Bersama

Bisnis yang berkembang selama pernikahan sering memicu konflik pembagian keuntungan dan aset usaha.

3. Penyembunyian Aset

Tidak sedikit pasangan yang mencoba menyembunyikan aset dengan memindahkan kepemilikan kepada keluarga atau pihak lain.

4. Utang yang Tidak Diketahui Pasangan

Kasus ini juga sering terjadi, terutama jika salah satu pihak memiliki pinjaman besar tanpa sepengetahuan pasangannya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pentingnya Transparansi Keuangan dalam Rumah Tangga

Banyak konflik harta gono-gini sebenarnya bisa dicegah sejak awal melalui komunikasi yang baik.

Baca juga:  Menko AHY Dorong Pelabuhan Untuk Wujudkan Konektivitas Antar Pulau Di RI, Fondasi Pertumbuhan Ekonomi

Transparansi keuangan menjadi hal penting dalam membangun rumah tangga sehat.

Pasangan sebaiknya terbuka mengenai:

  • Penghasilan
  • Utang
  • Investasi
  • Tabungan
  • Pembelian aset besar

Dengan komunikasi yang baik, pasangan dapat menghindari kecurigaan dan konflik di kemudian hari.

Perlukah Perjanjian Pranikah?

Dulu, perjanjian pranikah sering dianggap tabu atau identik dengan ketidakpercayaan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun kini semakin banyak pasangan yang mulai memahami pentingnya pengaturan keuangan sejak awal pernikahan.

Perjanjian pranikah bukan berarti pasangan tidak saling percaya, tetapi lebih kepada perlindungan hukum dan kejelasan hak masing-masing.

Terutama bagi pasangan yang memiliki usaha, aset besar, atau risiko bisnis tinggi, perjanjian perkawinan bisa membantu menghindari sengketa di masa depan.

Cara Mengurus Gugatan Harta Gono-Gini

Jika sengketa tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan, maka salah satu pihak dapat mengajukan gugatan harta bersama ke pengadilan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Beberapa dokumen yang biasanya diperlukan antara lain:

  • Buku nikah atau akta perkawinan
  • Bukti kepemilikan aset
  • Sertifikat tanah atau rumah
  • STNK/BPKB kendaraan
  • Rekening tabungan
  • Bukti pembelian aset
  • Bukti utang atau cicilan

Pengadilan kemudian akan memeriksa bukti dan menentukan pembagian yang dianggap adil sesuai hukum.

Dampak Perebutan Harta terhadap Anak

Dalam banyak kasus perceraian, anak sering menjadi pihak yang paling terdampak.

Konflik berkepanjangan soal harta dapat memicu tekanan psikologis pada anak, terutama jika pertengkaran berlangsung terus-menerus.

Karena itu, banyak ahli keluarga menyarankan agar pasangan tetap mengedepankan komunikasi yang sehat dan tidak menjadikan anak sebagai alat konflik.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pembagian harta sebaiknya dilakukan secara dewasa demi menjaga kondisi mental keluarga.

Kesimpulan

Harta gono-gini merupakan harta bersama yang diperoleh selama masa perkawinan dan memiliki dasar hukum yang jelas di Indonesia.

Pemahaman mengenai harta bersama sangat penting agar pasangan suami istri memahami hak dan kewajibannya sejak awal pernikahan.

Tidak semua aset otomatis menjadi milik pribadi meski atas nama salah satu pihak. Selama diperoleh dalam masa perkawinan, aset tersebut dapat termasuk dalam kategori harta bersama.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam kasus perceraian, pembagian harta umumnya dilakukan secara adil dengan prinsip masing-masing pihak memiliki hak atas bagian tertentu dari aset bersama.

Karena itu, keterbukaan finansial, komunikasi yang sehat, dan pemahaman hukum menjadi hal penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga sekaligus mencegah konflik di masa depan.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Berita Lainnya

Finansial

Newestindonesia.co.id, Peluang kerja kembali dibuka oleh Oppa Coin untuk masyarakat yang sedang mencari pekerjaan di wilayah Bali. Melalui banner rekrutmen yang beredar, Oppa Coin...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah menggelontorkan dana hingga Rp2 triliun per hari untuk membantu Bank Indonesia (BI) menjaga stabilitas nilai tukar...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan besar pada awal perdagangan pekan ini. Setelah melewati libur panjang, pasar saham Indonesia dibuka dengan...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah bergerak melemah hingga menyentuh level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Harga emas Antam pada Rabu, 13 Mei 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat dan investor. Logam mulia masih dianggap sebagai salah satu instrumen investasi...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Investasi kini semakin mudah dilakukan seiring perkembangan teknologi digital. Jika dulu investasi identik dengan proses rumit dan membutuhkan modal besar, saat ini masyarakat...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Perselingkuhan menjadi salah satu masalah terbesar dalam hubungan rumah tangga. Tidak sedikit pasangan yang awalnya terlihat harmonis justru berakhir karena hadirnya orang ketiga....

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, menyoroti dinamika pasar modal dan pasar uang di Indonesia yang dinilainya sedang berada dalam...

Advertisement