Newestindonesia.co.id, Seorang remaja berusia 16 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus Sungai Cileungsi, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2026).
Korban diketahui bernama Muhamad Arya Saputra (16), warga Ciriung, Cibinong. Ia sebelumnya dilaporkan hanyut saat berada di sungai bersama rekannya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari sekitar pukul 09.30 WIB.
“Korban hanyut di Sungai Cileungsi saat mandi bersama keluarga, kemudian terbawa arus ke tengah sungai,” ujar Yudi.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat korban bersama dua orang rekannya berada di sekitar aliran Sungai Cileungsi di wilayah Kampung Tajur, Desa Tajur, Citeureup.
Saat itu, ketiganya bermain di pinggiran sungai. Namun nahas, korban diduga kehilangan keseimbangan hingga terseret arus deras dan tenggelam.
“Dari tiga orang yang sedang bermain di sungai, satu orang dilaporkan tenggelam,” kata Yudi.
Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 09.00–09.30 WIB dari warga setempat yang kemudian meminta bantuan pencarian.
Proses Pencarian
Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi. Tim terdiri dari berbagai unsur, mulai dari BPBD, Damkar, Basarnas, TNI, Polri, hingga relawan dan masyarakat setempat.
Tim melakukan pencarian dengan metode penyisiran di sepanjang aliran sungai serta menyiapkan peralatan water rescue dan penyelaman.
Operasi pencarian dimulai sekitar pukul 12.00 WIB setelah tim tiba di lokasi.
Korban Ditemukan Meninggal
Setelah dilakukan pencarian intensif selama kurang lebih lima jam, korban akhirnya ditemukan pada pukul 16.50 WIB.
“Korban sudah ditemukan oleh tim SAR gabungan dan langsung dibawa ke rumah duka,” ujar Yudi.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan kemudian dievakuasi ke rumah duka di wilayah Ciriung, Cibinong.
Imbauan kepada Masyarakat
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama saat musim hujan yang dapat meningkatkan debit dan arus air.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas di aliran sungai memiliki risiko tinggi, terutama bagi anak-anak dan remaja.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login