Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Serangan Israel Sasar Infrastruktur Sipil Hezbollah Di Lebanon, Tenaga Medis Jadi Korban

Puing-puing menutupi lokasi markas besar TV Al-Manar milik Hizbullah setelah dihantam serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Selasa, 3 Maret 2026. (Foto AP/Hassan Ammar, Arsip)
Puing-puing menutupi lokasi markas besar TV Al-Manar milik Hizbullah setelah dihantam serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Selasa, 3 Maret 2026. (Foto AP/Hassan Ammar, Arsip)

Newestindonesia.co.id, Serangan udara Israel yang semakin meluas tidak hanya menyasar target militer, tetapi juga infrastruktur sipil yang terkait dengan kelompok Hezbollah di Lebanon. Salah satu serangan paling mematikan terjadi pada 13 Maret 2026, ketika sebuah pusat kesehatan di selatan Lebanon dihantam, menewaskan sedikitnya 12 tenaga medis.

Pusat kesehatan tersebut dikelola oleh organisasi kesehatan yang berafiliasi dengan Hezbollah. Menurut laporan Associated Press, total korban dari kalangan tenaga medis dalam dua pekan terakhir mencapai sedikitnya 24 orang.

Serangan ini menjadi bagian dari strategi Israel untuk melemahkan Hezbollah secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi militer tetapi juga jaringan sosial dan sipil yang menopang kelompok tersebut.

Target Sipil Jadi Sorotan

Dilansir melalui Associated Press, Selain fasilitas kesehatan, Israel juga dilaporkan menyerang berbagai institusi sipil lain yang memiliki keterkaitan dengan Hezbollah, seperti lembaga keuangan, media, hingga jaringan distribusi bahan bakar dan toko ritel.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pihak Israel mengklaim bahwa fasilitas-fasilitas tersebut digunakan untuk kepentingan militer. Namun tuduhan ini dibantah oleh Kementerian Kesehatan Lebanon.

“Fasilitas kesehatan seharusnya dilindungi dalam konflik apa pun,” ujar pejabat kesehatan Lebanon, menegaskan bahwa serangan terhadap tenaga medis melanggar hukum internasional.

Korban Terus Bertambah

Sejak konflik kembali memanas awal Maret 2026, jumlah korban jiwa di Lebanon telah melampaui 1.000 orang, dengan lebih dari satu juta warga terpaksa mengungsi.

Data dari organisasi pemantau konflik menunjukkan sebagian besar korban merupakan warga sipil, menandakan meningkatnya dampak kemanusiaan dari eskalasi konflik ini.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tenaga medis di lapangan juga melaporkan tekanan luar biasa akibat serangan yang terus berulang.

“Kami tetap bekerja meski risiko tinggi, karena masyarakat membutuhkan kami,” kata salah satu tenaga medis di wilayah selatan Lebanon.

Baca juga:  Mencekam! Thailand Lancarkan Serangan Udara Ke Militer Kamboja

Konflik Meluas ke Regional

Konflik ini tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari ketegangan regional yang lebih luas yang melibatkan Iran dan sekutunya, termasuk Hezbollah. Setelah serangan terhadap Iran dan kematian pemimpin tertinggi negara tersebut, Hezbollah meningkatkan serangan ke wilayah Israel, yang kemudian dibalas dengan operasi militer besar-besaran.

Hingga kini, Hezbollah menyatakan akan terus melawan dan menyebut konflik ini sebagai “pertempuran eksistensial”.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Potensi Pelanggaran Hukum Internasional

Sejumlah organisasi HAM internasional mulai menyoroti serangan terhadap fasilitas sipil dan tenaga medis sebagai potensi kejahatan perang.

Di sisi lain, Israel tetap bersikukuh bahwa target yang diserang memiliki keterkaitan dengan aktivitas militer Hezbollah.

Situasi ini membuat peluang gencatan senjata dalam waktu dekat dinilai masih sangat kecil.

Analisis Singkat

Konflik Israel–Hezbollah kini memasuki fase baru:

Advertisement. Scroll to continue reading.

Risiko eskalasi regional semakin tinggi karena keterlibatan Iran

Tidak hanya fokus militer, tetapi juga “perang terhadap jaringan sipil”

Dampaknya: krisis kemanusiaan besar dan potensi pelanggaran hukum internasional

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron, menjadi korban pemukulan saat mendampingi proses audiensi...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Gunung Kanlaon di wilayah tengah Filipina kembali mengalami erupsi pada Selasa, 5 Mei 2026. Letusan tersebut menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 800...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menuduh Iran kembali melancarkan serangan rudal dan drone ke wilayahnya di tengah memanasnya situasi keamanan di kawasan Timur...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza kembali menjadi sorotan dunia internasional. Sekitar 8.000 jenazah warga Palestina diyakini masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan akibat...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kini mulai berdampak pada hubungan Washington dengan sekutu-sekutunya di Eropa. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ukraina melancarkan serangan drone ke pelabuhan strategis Rusia di kawasan Laut Baltik pada Minggu (3/5), memicu kebakaran di fasilitas energi dan memperlihatkan eskalasi...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Pernyataan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, terkait kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menuai polemik di ruang...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Iran membantah berbagai spekulasi mengenai kondisi Mojtaba Khamenei, putra Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Teheran menegaskan Mojtaba berada dalam kondisi sehat...

Advertisement