Newestindonesia.co.id, Sebuah video yang memperlihatkan menu siomay dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, viral di media sosial. Dalam video tersebut, siomay yang disebut berasal dari dapur penyedia MBG terlihat keras hingga disebut menyerupai batu.
Video yang beredar memperlihatkan seseorang memukul benda yang disebut sebagai siomay berulang kali hingga akhirnya pecah. Dalam rekaman tersebut juga terdengar suara beberapa wanita yang tertawa menanggapi kondisi makanan tersebut.
Dalam video itu terdengar komentar salah satu wanita yang mengatakan:
“Gak ngatasi. Perjuangan arepe mangan MBG iki. Iki digawe soko opo iki,” dikutip melalui detikJatim.
Ucapan tersebut jika diterjemahkan berarti keluhan mengenai menu MBG yang hendak dimakan, sambil mempertanyakan bahan pembuat makanan tersebut.
Unggahan tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari warganet.
Disebut Berasal dari SPPG Mojorembun
Dalam keterangan yang menyertai video viral tersebut, disebutkan bahwa siomay yang keras itu berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojorembun di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk.
Salah satu unggahan di media sosial bahkan menuliskan keterangan:
“Siomay MBG di Mojorembun Rejoso keras seperti batu.”
Menu siomay yang dianggap tidak layak dimakan itu disebut merupakan bagian dari makanan yang diproduksi oleh dapur SPPG Mojorembun dalam program MBG.
Satgas MBG Benarkan Ada Laporan
Satgas MBG Kabupaten Nganjuk, Judy Ernanto, membenarkan adanya laporan terkait menu siomay yang keras dari dapur SPPG Mojorembun tersebut.
Menurutnya, laporan tersebut memang sudah diterima oleh pihak terkait beberapa hari sebelumnya.
“Ya itu sudah dua hari yang lalu ya. Memang benar itu (menu siomay keras di SPPG Mojorembun),” ujar Judy saat dikonfirmasi.
Ia mengatakan pihak Satgas MBG langsung memberikan peringatan kepada pengelola dapur SPPG agar lebih memperhatikan kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat program MBG.
SPPG Mojorembun Minta Maaf
Menindaklanjuti viralnya video tersebut, pihak SPPG Mojorembun disebut telah menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
Judy mengatakan permintaan maaf tersebut disampaikan langsung oleh kepala SPPG Mojorembun dan bahkan telah diunggah melalui media sosial.
“Benar, itu surat dari Kepala SPPG Nganjuk Mojorembun. Sudah diposting juga di akun TikTok-nya,” ujar Judy.
Pihak terkait juga diingatkan untuk meningkatkan pengawasan kualitas makanan dalam program MBG agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Jadi Sorotan Warganet
Video siomay MBG yang keras tersebut memicu beragam komentar dari pengguna media sosial. Banyak warganet mempertanyakan kualitas makanan yang disalurkan melalui program tersebut.
Meski demikian, pihak terkait telah memberikan klarifikasi dan menyatakan akan melakukan perbaikan agar kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat tetap terjaga.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan program yang ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat melalui penyediaan makanan siap santap bagi penerima manfaat di berbagai daerah.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login