Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Trump Isyaratkan Aksi Militer Ke Kuba Usai Konflik Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump umumkan tarif 19% untuk Indonesia (Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP/Getty Images)

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait kebijakan luar negeri negaranya. Trump memberi sinyal bahwa pemerintahannya dapat melakukan langkah tegas terhadap Kuba setelah konflik militer dengan Iran selesai.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat menerima kunjungan tim sepak bola Inter Miami, juara Major League Soccer (MLS) 2025, di Gedung Putih pada Kamis (5/3) waktu setempat.

Dalam kesempatan itu, Trump menyinggung situasi di Kuba sambil memuji kebijakan yang diambil oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio terkait tekanan terhadap negara Karibia tersebut.

“Apa yang terjadi dengan Kuba sungguh luar biasa,” kata Trump.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia kemudian menyatakan bahwa fokus utama pemerintahannya saat ini adalah konflik dengan Iran. Namun, menurutnya, langkah berikutnya terhadap Kuba hanya tinggal menunggu waktu.

“Kami pikir kami ingin menyelesaikan yang ini (perang Iran-red) terlebih dahulu, tetapi itu hanya masalah waktu, sebelum Anda dan banyak orang luar biasa akan kembali ke Kuba,” kata Trump di hadapan hadirin, yang sebagian besar berasal dari Miami dan termasuk warga keturunan Kuba dikutip melalui media Al Jazeera dan CNBC.

Tekanan AS terhadap Kuba

Pemerintahan Trump dan para sekutunya dalam beberapa waktu terakhir memang meningkatkan tekanan terhadap Havana. Washington memperketat berbagai sanksi ekonomi yang ditujukan untuk menekan pemerintahan komunis Kuba.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk menggoyang pemerintahan di pulau tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Trump juga menyebut Kuba tampak “siap untuk jatuh” dalam waktu dekat. Pernyataan itu memperkuat spekulasi bahwa Washington sedang mempertimbangkan opsi kebijakan yang lebih agresif terhadap negara tersebut.

Baca juga:  Venezuela Cari Jalan Damai, AS Diajak Kerja Sama oleh Presiden Interim

Selain sanksi ekonomi, tekanan terhadap Kuba juga berkaitan dengan dinamika geopolitik di Amerika Latin, termasuk hubungan negara itu dengan Venezuela.

Konflik Iran Jadi Prioritas

Dalam pidatonya, Trump juga menyinggung konflik yang sedang berlangsung dengan Iran. Ia mengklaim bahwa militer AS bersama Israel terus melancarkan serangan terhadap target musuh.

Trump bahkan membanggakan kekuatan militer negaranya yang menurutnya telah dibangun kembali sejak masa jabatan pertamanya sebagai presiden.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kita telah meraih kesuksesan luar biasa dalam berbagai hal. Saya telah membangun militer dan membangun kembali pada masa jabatan pertama saya, dan kita telah menggunakannya, lebih dari yang saya inginkan, jujur saja, tetapi ketika kita menggunakannya, kita mendapati bahwa itu memang berhasil,” ujarnya.

Konflik di Timur Tengah sendiri terus memanas. Sejumlah serangan balasan Iran dilaporkan menyasar fasilitas militer dan kepentingan AS di kawasan tersebut.

Dampak Operasi Militer AS

Sebelumnya, operasi militer AS di Venezuela pada Januari lalu yang menargetkan pemerintahan Presiden Nicolas Maduro juga menuai kontroversi. Operasi tersebut dilaporkan menewaskan puluhan orang dan dikritik sejumlah pihak karena dianggap melanggar hukum internasional.

Meski demikian, Trump tampak tidak terlalu mempedulikan kritik tersebut. Ia justru menegaskan bahwa penggunaan kekuatan militer menjadi bagian dari strategi Amerika Serikat dalam mempertahankan kepentingannya di berbagai wilayah dunia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pernyataan terbaru Trump mengenai Kuba menunjukkan bahwa Washington kemungkinan akan terus mengandalkan tekanan militer dan ekonomi sebagai instrumen kebijakan luar negeri.

Analis menilai, jika konflik dengan Iran mereda, fokus geopolitik Amerika Serikat bisa kembali bergeser ke kawasan Amerika Latin, termasuk Kuba yang selama puluhan tahun menjadi salah satu rival utama Washington di kawasan tersebut.

Baca juga:  Museum Di Belanda Pamerkan Kondom Berusia Hampir 200 Tahun, Terbuat Dari Usus Buntu Domba

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah China menetapkan target pertumbuhan ekonomi tahun 2026 di kisaran 4,5 hingga 5 persen, menjadi target terendah dalam lebih dari tiga dekade terakhir....

Nasional

Newestindonesia.co.id, Partai Golkar menanggapi kabar yang menyebut suami dan anak dari Bupati Pekalongan Fadia Arafiq turut menikmati aliran dana dari kasus dugaan korupsi yang...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mulai mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran pada Jumat (6/3/2026), menyusul meningkatnya ketegangan...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, Penyanyi pop dunia Britney Spears dilaporkan ditangkap oleh aparat penegak hukum di Ventura County, California, Amerika Serikat, pada Rabu malam, 4 Maret 2026,...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Rentetan ledakan keras terdengar di langit ibu kota Qatar, Doha, memicu kepanikan warga setelah suara dentuman menggema di berbagai wilayah kota. Sejumlah rekaman...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah dinilai berpotensi meningkatkan ketidakpastian ekonomi global. Namun pemerintah Indonesia menilai kondisi tersebut masih bisa diantisipasi dengan memperkuat...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menegaskan bahwa kondisi sektor pariwisata di Bali masih berada dalam keadaan stabil meskipun dunia tengah menghadapi berbagai dinamika global yang...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Komisi Yudisial (KY) bersama Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan sanksi berat kepada dua hakim setelah terbukti melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH)....

Advertisement