Newestindonesia.co.id, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan menambah penerangan di sejumlah titik jalan yang melalui jalur mudik jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M. Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan arus mudik yang diprediksi berlangsung mulai pertengahan Maret mendatang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, mengatakan pihaknya menemukan bahwa masih ada beberapa rute sepanjang jalur mudik yang minim penerangan. Kondisi ini dinilai meningkatkan risiko kecelakaan terutama ketika malam hari.
“Terus kemudian juga penerangan jalan yang saat ini masih ada beberapa titik di jalan-jalan kota, jalan-jalan provinsi, dan jalan nasional yang memang masih membutuhkan perbaikan.” — Deden Apriandhi, usai Rapar Koordinasi (Rakor) Mudik 2026 di Mapolda Banten, Kota Serang, Rabu (25/2/2026), dikutip detikNews.
Menurut Deden, pihak provinsi akan memberikan bantuan lampu penerangan jalan kepada pemerintah kabupaten/kota untuk dipasang di titik-titik yang gelap dan berpotensi rawan kecelakaan. Penambahan lampu ini menjadi bagian dari persiapan menyeluruh menyongsong musim mudik Lebaran tahun ini.
Selain fokus pada penerangan jalan, Pemprov Banten juga ikut mematangkan kesiapan fasilitas penunjang lain, antara lain pos-pos kesehatan di sepanjang rute mudik. Fasilitas kesehatan ini dirancang untuk membantu pemudik maupun petugas bila mengalami gangguan saat perjalanan.
“Namun tadi ada beberapa penekanan dari Bapak Kapolda bahwa jangan sampai tenaga-tenaga kesehatan tidak memenuhi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.” — Deden Apriandhi.
Sekda menambahkan, persiapan mudik merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta stakeholder terkait. Hal ini mencakup koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama arus mudik dan balik.
Sebagai bagian dari upaya keseluruhan, Gubernur Banten Andra Soni sebelumnya menargetkan penyelesaian perbaikan jalan di wilayah Banten selesai sebelum H-10 Lebaran. Target ini tidak hanya mencakup jalan yang menjadi kewenangan provinsi, tetapi juga jalan nasional dan kabupaten/kota melalui koordinasi lintas lembaga.
Selain penerangan dan perbaikan jalan, Pemprov Banten juga telah memprioritaskan enam ruas jalan provinsi yang strategis sebagai jalur alternatif dan penyangga arus mudik, melayani mobilitas tinggi menuju destinasi wisata populer seperti Anyer, Carita, Tanjung Lesung, dan Sawarna.
Dengan upaya terpadu ini, Pemprov Banten berharap arus mudik 2026 berjalan lebih aman, tertib, dan nyaman bagi jutaan pemudik yang akan melintas wilayahnya.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login