Prestasi Luar Biasa: Bocah SD Asal Bandung Tembus Top 2 Dunia Sains Dan Kunjungi NASA

0
natanael-di-kantor-nasa-amerika-serikat-1770805401560

Natanael di Kantor NASA, Amerika Serikat. Foto: Tangkapan Layar Instagram @humas_bandung

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di kancah internasional. Natanael Wiraatmaja, siswa kelas 3 Sekolah Dasar (SD) di Bandung, Jawa Barat berhasil meraih Juara Dunia Tingkat 2 (Top 2 World) pada Grand Final Neo Science Olympiad 2025 di Orlando, Amerika Serikat.

Tak hanya itu, prestasi gemilang Natanael juga membuka kesempatan langka baginya untuk mengunjungi markas NASA (National Aeronautics and Space Administration), sebuah pengalaman yang jarang diraih pelajar seusianya.

Perjalanan dan Pengalaman di Amerika Serikat

Dilansir melalui detikEdu, Natanael yang berusia 8 tahun melakukan perjalanan selama 28 jam menuju Orlando bersama ibundanya, Novita Setiawan. Dalam kompetisi yang diikuti peserta dari berbagai negara tersebut, Natanael menampilkan kemampuan sains yang luar biasa hingga berhasil meraih peringkat dua dunia.

Usai kompetisi, Natanael mendapat kesempatan mengunjungi kantor NASA di Amerika Serikat, di mana ia terlihat berpose di depan monumen roket bersama rombongan.

Cita-Cita dan Latar Belakang Keluarga

Natanael tumbuh dalam keluarga yang dekat dengan bidang sains. Ayahnya bekerja sebagai dokter anestesi, sementara ibunya adalah seorang dokter gigi. Saat ditanya mengenai cita-citanya di masa depan, Natanael menjawab mantap:

“Peneliti genetika.”

Koleksi Medali dan Prestasi Internasional

Selain prestasi di Neo Science Olympiad 2025, Natanael telah mengumpulkan sekitar 18 medali dari berbagai olimpiade sains baik tingkat nasional maupun internasional, termasuk dari kompetisi di Jepang, Thailand, Filipina, Hongkong, Malaysia, dan lainnya.

Kunci Sukses dan Pola Belajar

Menurut orang tua Natanael, kunci keberhasilan anaknya adalah fokus pada minat, konsistensi, dan kebahagiaan saat belajar. Novita menjelaskan bahwa Natanael tidak punya metode belajar yang berat:

“Belajarnya simpel aja, sains sama matematika,” ujar Natanael.

Ibu Natanael juga mengungkapkan bahwa waktu belajar yang ia lakukan setiap hari hanya sekitar 30 menit, terkadang melalui membaca komik sains atau eksplorasi ringan sesuai minatnya.

Baca juga:  Ketua DPRD Gianyar Tinjau Pembangunan Resort Di Kemenuh, Disebut Tutup Akses Petani Ke Sawah

Apresiasi Pemerintah dan Dukungan Lingkungan

Prestasi Natanael mendapat perhatian dan apresiasi dari pemerintah daerah. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan kebanggaan atas pencapaian siswa SD tersebut dan menilai keberhasilan Natanael menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi tinggi di bidang sains.

Farhan juga menekankan pentingnya mendukung minat belajar anak sejak dini dengan tetap menjaga kebahagiaan mereka dalam prosesnya.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement

Tinggalkan Balasan