Panduan Lengkap: Website Masuk Google News Tanpa Ditolak

0
Foto: Steven Brahms/Bloomberg via Getty Images

Foto: Steven Brahms/Bloomberg via Getty Images

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Masuk ke Google News menjadi target banyak pemilik website dan media online. Selain meningkatkan trafik, Google News juga memperkuat kredibilitas situs di mata pembaca dan mesin pencari. Namun, tidak semua website bisa otomatis tampil di Google News. Ada syarat teknis dan kebijakan khusus yang harus dipenuhi.

Berikut penjelasan lengkap hal teknis dan peraturan agar website berpeluang besar masuk Google News.

1. Website Harus Fokus Konten Berita

Google News memprioritaskan website yang secara konsisten mempublikasikan berita, bukan konten campuran seperti toko online, landing page, atau blog pribadi tanpa struktur redaksi.

Ciri website berita yang disukai Google News:

  • Update konten rutin
  • Membahas isu aktual
  • Memiliki kategori berita yang jelas
  • Artikel bersifat informatif, bukan promosi

2. Memiliki Struktur Redaksi yang Jelas

Salah satu poin penting adalah transparansi redaksi. Website wajib memiliki halaman:

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

Google ingin memastikan bahwa konten dibuat oleh tim atau individu yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan.

3. Penulis Artikel Harus Jelas

Setiap artikel wajib mencantumkan nama penulis, bukan anonim. Idealnya:

  • Nama penulis bisa diklik
  • Ada halaman profil penulis
  • Konsisten menggunakan nama asli atau brand penulis

Ini membantu Google menilai kredibilitas sumber berita.

4. URL Artikel Harus Permanen dan Unik

Google News sangat memperhatikan struktur URL. Pastikan:

  • URL artikel tidak berubah
  • Tidak menggunakan parameter aneh
  • Satu URL hanya untuk satu berita

Contoh URL yang baik:
domain.com/berita/judul-artikel

5. Gunakan Tanggal dan Waktu Publikasi

Setiap berita wajib menampilkan:

  • Tanggal publikasi
  • Jam publikasi (opsional tapi disarankan)

Tanggal harus terlihat jelas di halaman artikel, bukan hanya di metadata.

6. Konten Orisinal dan Bukan Hasil Copas

Google News sangat ketat terhadap plagiarisme. Artikel harus:

  • Ditulis sendiri
  • Bukan hasil copy-paste
  • Bukan rewrite ekstrem dari satu sumber
Baca juga:  Pakai AI-Centric, Huawei meluncurkan Solusi AI WAN terbaru Untuk Operator Telekomunikasi

Jika mengutip, wajib mencantumkan sumber dengan jelas.

7. Hindari Konten Terlarang Google News

Beberapa jenis konten yang berisiko ditolak:

  • Hoaks dan informasi menyesatkan
  • Clickbait berlebihan
  • Konten dewasa tanpa konteks berita
  • Ujaran kebencian
  • Artikel penuh iklan atau afiliasi

Judul boleh menarik, tapi isi harus relevan dan faktual.

8. Website Harus Cepat dan Mobile-Friendly

Secara teknis, website perlu:

  • Loading cepat
  • Desain responsif (mobile-friendly)
  • Tidak terlalu banyak pop-up
  • Iklan tidak mengganggu konten

Google News mayoritas diakses lewat perangkat mobile.

9. Gunakan Struktur HTML yang Rapi

Artikel sebaiknya menggunakan:

  • Tag <h1> untuk judul
  • <h2> dan <h3> untuk subjudul
  • Paragraf rapi dan mudah dibaca

Struktur yang baik membantu Google memahami isi berita.

10. Daftarkan Website ke Google Publisher Center

Langkah terakhir adalah mendaftarkan website ke Google Publisher Center. Di sana, Anda bisa:

  • Mengajukan website ke Google News
  • Mengatur kategori berita
  • Mengelola branding media

Setelah dikirim, Google akan meninjau website secara manual dan algoritmik.

Masuk Google News bukan soal instan, tetapi soal konsistensi, kualitas konten, dan kepatuhan aturan. Jika website Anda memenuhi standar teknis dan editorial, peluang untuk tampil di Google News akan semakin besar.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement

Tinggalkan Balasan