Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Zelensky Tegaskan Tak Ada Terobosan Besar: Masih Lama Menuju Akhir Perang

Presiden Donald Trump, kiri, menyapa Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat tiba di Gedung Putih, 18 Agustus 2025, di Washington. (AP Photo/Alex Brandon, File)

Newestindonesia.co.id, Upaya yang diprakarsai oleh Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik hampir empat tahun antara Rusia dan Ukraina kini semakin intensif. Sejak akhir 2025, utusan dari Washington melakukan serangkaian pertemuan diplomatik di banyak ibu kota dunia untuk mendorong penerimaan terhadap rencana perdamaian baru.

Rencana perdamaian yang dirancang memiliki 28 poin dan telah menjadi fokus utama dalam negosiasi. Namun, beberapa pihak mengkritik bahwa rancangan tersebut dinilai cenderung menguntungkan Rusia, terutama pada isu wilayah yang disengketakan.

Dilansir melalui Associated Press (24/1), Pertemuan-pertemuan yang diadakan termasuk di Jenewa, Abu Dhabi, Paris, Berlin, dan Moskow, mempertemukan pejabat tinggi dari AS, Ukraina, dan Rusia dalam upaya mencapai kesepakatan.

Pembicaraan Trilateral di Abu Dhabi

Dalam langkah diplomatik yang belum pernah terjadi sebelumnya, Amerika Serikat, Ukraina, dan Rusia menggelar pembicaraan trilateral di Abu Dhabi pada Januari 2026. Pertemuan ini melibatkan tokoh-tokoh kunci dari ketiga negara yang bertujuan membahas parameter-parameter penting untuk perdamaian.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Seorang pejabat keamanan Ukraina, Rustem Umerov, menggambarkan diskusi tersebut sebagai upaya mendasar untuk menetapkan kerangka negosiasi damai. Fokus utama adalah bagaimana membentuk mekanisme kontrol dan zona penyangga di wilayah yang diperebutkan, terutama di provinsi Donetsk di timur Ukraina.

Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memperingatkan bahwa kesimpulan akhir belum bisa ditarik. “Saat ini terlalu dini untuk menyimpulkan apapun,” kata Zelenskyy, sambil menekankan bahwa Rusia juga harus menunjukkan niat yang tulus untuk mengakhiri perang.

Tantangan Teritorial dan Keamanan

Isu teritorial tetap menjadi penghambat utama dalam percakapan perdamaian. Rusia terus menuntut kontrol penuh atas sekitar 20% wilayah Donetsk yang masih diperebutkan, sementara Ukraina menolak pengakuan permanen atas wilayah itu dan malah mengusulkan zona demiliterisasi dengan peran ekonomi tertentu.

Baca juga:  Akhir Era Koalisi: AS Habis-Habisan Cabut Dari Ain al-Asad

Selain itu, meskipun terjadi negosiasi intensif, serangan militer masih berlangsung di lapangan. Serangan udara besar-besaran oleh Rusia terhadap kota-kota besar Ukraina, seperti Kyiv dan Kharkiv, dilakukan bersamaan dengan dialog damai, yang menimbulkan kritik keras dari pejabat Ukraina bahwa Rusia mencoba menggagalkan proses diplomasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Posisi Para Pemimpin dan Negosiator

Hingga saat ini, tidak ada terobosan berarti yang berhasil mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun tersebut. Zelenskyy menegaskan bahwa perundingan tersebut penting, namun menyatakan bahwa hasil akhir diplomasi masih jauh dari jangkauan karena adanya perbedaan tajam antara syarat yang diajukan masing-masing pihak.

Sementara itu, peran Amerika Serikat sebagai mediator tetap menjadi pusat diplomasi internasional, mencoba menyeimbangkan tuntutan Moskow dan kebutuhan Kyiv akan jaminan keamanan dan kedaulatan.

Upaya perdamaian yang dipimpin AS telah membawa para pemimpin Rusia dan Ukraina ke meja negosiasi dalam berbagai forum internasional. Meski mendapat momentum diplomatik dan semakin banyak pertemuan tingkat tinggi, isu teritorial seperti status Donbas dan kontrol wilayah tetap menjadi titik berat yang belum terselesaikan. Di sisi lain, konflik bersenjata terus berlangsung, mengingatkan bahwa jalur menuju perdamaian yang stabil masih panjang dan kompleks.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Selebriti

Newestindonesia.co.id, Rapper terkenal Amerika Serikat, Kanye West, yang kini menggunakan nama Ye, diperintahkan membayar ganti rugi sebesar 140.000 dolar AS atau sekitar Rp2,2 miliar...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Parlemen Korea Selatan pada Kamis (12/3/2026) mengesahkan undang-undang yang memungkinkan pemerintah mengelola komitmen investasi sebesar $350 Miliar dolar AS atau setara dengan Rp5.425...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Koalisi jaksa agung dari 17 negara bagian Amerika Serikat mengajukan gugatan terhadap pemerintahan Presiden Donald Trump terkait kebijakan baru yang mewajibkan perguruan tinggi...

Regional

Newestindonesia.co.id, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meresmikan delapan unit rumah relokasi bagi warga yang menjadi korban bencana longsor di Kecamatan Arjasari, Kabupaten...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Isu mengenai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut tewas atau terluka ramai beredar di media sosial. Informasi tersebut menyebar luas di tengah meningkatnya...

Musik

Newestindonesia.co.id, Rumah penyanyi dunia Rihanna di kawasan Beverly Hills, Los Angeles, Amerika Serikat, menjadi sasaran penembakan oleh seorang wanita bersenjata senapan jenis AR-15 pada...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Kenaikan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik di Timur Tengah mendorong berbagai negara mencari alternatif energi yang lebih stabil. Presiden Prabowo Subianto menilai...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi sinyal bahwa konflik militer melawan Iran kemungkinan akan segera berakhir. Trump bahkan menyebut operasi militer yang...

Advertisement