Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

KPK Ungkap Suap Pajak Di Jakut, Uang Dolar Singapura Dibagi Saat OTT

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dan Jubir KPK Budi Prasetyo dalam jumpa pers kasus OTT pejabat pajak Jakut. (Foto: YouTube KPK)

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap sejumlah pejabat pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara (Jakut) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan suap pengurangan nilai pajak.

KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus ini setelah tim antirasuah mengamankan para pelaku di sejumlah lokasi saat uang suap berupa pecahan Dolar Singapura sedang dibagikan. Penangkapan dilakukan pada akhir pekan lalu sebagai bagian dari pengembangan kasus dugaan korupsi di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara.

Rincian Tersangka dan Dugaan Suap

Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, tiga pejabat pajak ditetapkan sebagai penerima suap:

  • Dwi Budi Iswahyu (DWB) – Kepala KPP Madya Jakarta Utara
  • Agus Syaifudin (AGS) – Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakarta Utara
  • Askob Bahtiar (ASB) – Tim Penilai di KPP Madya Jakarta Utara

Sedangkan pemberi suap adalah pihak swasta dari PT Wanatiara Persada (WP), yakni:

  • Abdul Kadim Sahbudin (ABD) – Konsultan Pajak PT WP
  • Edy Yulianto (EY) – Staf PT WP

Total nilai suap diduga mencapai sekitar Rp4 miliar, yang kemudian ditukar ke dalam mata uang Dolar Singapura (SGD) untuk diserahkan secara tunai kepada para pejabat pajak di berbagai titik di Jabodetabek.

Kronologi Awal Kasus

Menurut Asep Guntur Rahayu, kasus ini berawal dari pemeriksaan pajak kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) PT Wanatiara Persada periode tahun 2023. Tim pemeriksa KPP Madya Jakut menemukan potensi kekurangan bayar hingga sekitar Rp75 miliar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun setelah terjadi negosiasi dengan pejabat pajak, nilai yang harus dibayar perusahaan turun drastis menjadi sekitar Rp15,7 miliar.

Baca juga:  KBRI Tokyo Apresiasi Pelatihan 305 Kandidat Pekerja Indonesia

“Memang benar dari awal pemberitahuan awal Rp75 miliar ini, kemudian secara administratif itu menjadi Rp15,7 miliar, nilai tersebut turun Rp59,3 miliar atau sekitar Rp60 miliar,” kata Asep dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan.

Menurut penjelasan KPK, skenario pengurangan nilai pajak ini membuka peluang terjadinya praktik suap yang berujung pada OTT ketika uang suap pecahan Dolar Singapura tengah didistribusikan kepada pejabat pajak.

Penahanan dan Pengembangan Kasus

KPK menetapkan kelima tersangka dan langsung melakukan penahanan. Penahanan ini berlaku untuk 20 hari pertama, dimulai dari tanggal 11 Januari hingga 30 Januari 2026, di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kasus ini menunjukkan sinergi antara penyelidikan administratif dan tindakan penindakan oleh KPK dalam memberantas praktik korupsi di lembaga negara, khususnya di lingkungan pengelolaan pajak.

Direktorat Jenderal Pajak menyatakan akan menghormati proses hukum yang berjalan dan siap kooperatif dengan langkah KPK. Di sisi lain, Kementerian Keuangan memberikan pendampingan hukum kepada pegawai yang tersangkut kasus, dengan menegaskan bahwa hal ini bukan bentuk intervensi, melainkan dukungan hukum sesuai prosedur.

Sumber: Berbagai Sumber, Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Editor Picks

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Bank Mandiri merayakan ulang tahun ke-27 pada Kamis (2/10/2025) dengan mengusung tema Sinergi Majukan Negeri”. Perayaan ulang tahun Bank Mandiri dikemas dalam program bertajuk “HUT...

Regional

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengatakan, Mau sampai kiamat tinggal dua hari pun mafia tanah tidak akan bisa diatasi....

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Cuaca panas yang kerap melanda berbagai wilayah dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan tubuh, khususnya pada kulit. Paparan sinar matahari yang terik berpotensi memicu...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, MSbreewc, nama asli Bree Wales Covington, lahir pada 1 Februari 2001 di Singapura (meskipun lahir di Jakarta dan besar berpindah-pindah, beberapa bio menyebut...

Advertisement