Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Protes Iran Memuncak, Garda Revolusi Tegaskan Batas Keamanan Negara

Pasukan Garda Revolusi Iran (Foto: dok. AFP)

Newestindonesia.co.id, Aksi protes yang semakin meluas di Iran mengundang respons keras dari otoritas militer negara itu. Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa menjaga keamanan nasional merupakan “garis merah” yang tidak boleh dilampaui, setelah demonstrasi besar-besaran pecah di sejumlah kota besar dan menimbulkan kerusuhan.

Menurut pernyataan resmi yang disiarkan media pemerintah, IRGC menyatakan bahwa kelanjutan situasi yang tak terkendali “tidak dapat diterima” dan pihaknya siap mengambil langkah tegas terhadap pihak yang dianggap mengancam stabilitas.

Pernyataan tersebut muncul di tengah protes yang telah berlangsung lebih dari dua minggu dan awalnya dipicu oleh melonjaknya inflasi serta kondisi ekonomi yang memburuk.

Protes Berubah Menjadi Tantangan Politik

Aksi yang semula berfokus pada isu ekonomi kini berubah menjadi tuntutan politik yang lebih luas. Demonstran menyerukan akhir pemerintahan ulama, sementara pihak berwenang menuduh Amerika Serikat dan Israel ikut memicu kerusuhan. Protes dilaporkan telah menyebar ke kota lain di Iran dan melibatkan pembakaran gedung pemerintah serta bentrokan dengan pasukan keamanan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Militer Iran, yang berbeda struktur organisasi dari IRGC tetapi juga berada di bawah komando Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, turut menyatakan komitmennya “melindungi kepentingan nasional, infrastruktur strategis, dan properti publik.” Pernyataan ini mempertegas posisi aparat terhadap eskalasi unjuk rasa.

Reaksi Internasional dan Ancaman Politik

Krisis protes di Iran mendapat perhatian global. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelumnya mengeluarkan peringatan kepada pemimpin Iran terkait keamanan dan stabilitas regional, sementara pejabat AS lain menegaskan dukungan kepada rakyat Iran yang berani.

Selain itu, putra mendiang Shah Iran, Reza Pahlavi, menyerukan agar demonstran memperluas aksi protes untuk merebut pusat-pusat kota dan menyiapkan diri bagi perubahan besar di negara tersebut. Dukungan dan sorotan internasional lainnya terus meningkat, bahkan ketika pemerintah Iran memperketat kontrol komunikasi dan melaporkan puluhan penangkapan serta korban tewas di lapangan.

Baca juga:  Otoritas Taiwan Temukan Bahan Kimia Etilen Oksida Di Indomie Soto Banjar Limau Kuit

Dampak Nyata di Lapangan

Berdasarkan laporan berbagai organisasi hak asasi dan media global, protes telah memicu respons keras dari pasukan keamanan, termasuk penggunaan gas air mata, tembakan langsung, dan pemadaman internet yang menyulitkan pemantauan independen terhadap situasi. Data awal menunjukkan puluhan hingga ratusan korban tewas serta ribuan penangkapan di berbagai wilayah Iran.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tokoh budaya Iran di luar negeri juga mengutuk pemutusan internet sebagai alat represi, menyerukan komunitas internasional untuk memperhatikan pelanggaran hak asasi dan kebebasan berekspresi di tengah gejolak politik yang semakin memanas.

Sumber: Berbagai Sumber, Editor: DAW

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Editor Picks

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Bank Mandiri merayakan ulang tahun ke-27 pada Kamis (2/10/2025) dengan mengusung tema Sinergi Majukan Negeri”. Perayaan ulang tahun Bank Mandiri dikemas dalam program bertajuk “HUT...

Regional

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengatakan, Mau sampai kiamat tinggal dua hari pun mafia tanah tidak akan bisa diatasi....

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Cuaca panas yang kerap melanda berbagai wilayah dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan tubuh, khususnya pada kulit. Paparan sinar matahari yang terik berpotensi memicu...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, MSbreewc, nama asli Bree Wales Covington, lahir pada 1 Februari 2001 di Singapura (meskipun lahir di Jakarta dan besar berpindah-pindah, beberapa bio menyebut...

Advertisement