Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Teknologi

Uni Eropa Sebut Meta Dan TikTok Langgar Kewajiban Transparansi, Seperti Apa?

Foto: GettyImages/Dan Kitwood / Staff

Newestindonesia.co.id, Uni Eropa pada hari Jumat (24/10) mengatakan Meta dan TikTok telah melanggar kewajiban transparansi mereka setelah penyelidikan yang dapat mengakibatkan denda miliaran dolar.

Penyelidikan tersebut mendapati kedua perusahaan tersebut telah melanggar Undang-Undang Layanan Digital , buku aturan digital perintis Uni Eropa yang memberlakukan serangkaian persyaratan ketat yang dirancang untuk menjaga keamanan pengguna internet saat daring, termasuk mempermudah pelaporan barang palsu atau tidak aman atau menandai konten berbahaya atau ilegal seperti ujaran kebencian, serta larangan iklan yang ditujukan kepada anak-anak.

“Kami memastikan platform bertanggung jawab atas layanan mereka, sebagaimana dijamin oleh hukum Uni Eropa, kepada pengguna dan masyarakat,” ujar Henna Virkunnen, wakil presiden eksekutif Uni Eropa untuk kedaulatan teknologi, keamanan, dan demokrasi, dalam sebuah postingan di X. “Demokrasi kita bergantung pada kepercayaan. Artinya, platform harus memberdayakan pengguna, menghormati hak-hak mereka, dan membuka sistem mereka untuk pengawasan. DSA menjadikan hal ini sebagai kewajiban, bukan pilihan,” seperti dikutip melalui Associsted Press (28/10).

Blok 27 negara meluncurkan investigasi pada tahun 2024 terhadap Meta dan TikTok. Mereka menemukan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut tidak mengizinkan akses mudah ke data bagi para peneliti. Mereka juga menemukan bahwa Instagram dan Facebook Meta tidak memudahkan pengguna untuk menandai konten ilegal dan secara efektif menantang keputusan moderasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Mengizinkan para peneliti mengakses data platform merupakan kewajiban transparansi penting di bawah DSA, karena memberikan pengawasan publik terhadap potensi dampak platform terhadap kesehatan fisik dan mental kita,” menurut pernyataan Komisi Eropa, badan eksekutif Uni Eropa.

Investigasi tersebut menemukan bahwa Facebook dan Instagram menggunakan “pola gelap” atau desain antarmuka yang menipu untuk protokolnya dalam menandai konten berbahaya seperti pelecehan seksual anak atau konten teroris. Hal itu menyebabkan semacam pengaburan, dengan Komisi mengatakan bahwa hal itu “membingungkan dan menghalangi” dan “oleh karena itu mungkin tidak efektif.”

Baca juga:  Cara Menampilkan 2 Penulis Dalam Satu Artikel WordPress, Aman untuk Google News

Juru bicara Meta Ben Walters mengatakan perusahaan tidak setuju dengan temuan tersebut tetapi akan terus bernegosiasi dengan UE mengenai kepatuhan.

“Kami telah memperkenalkan perubahan pada opsi pelaporan konten, proses banding, dan alat akses data kami sejak DSA mulai berlaku dan yakin bahwa solusi ini sesuai dengan apa yang dipersyaratkan berdasarkan hukum di UE,” katanya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

TikTok mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka akan meninjau temuan tersebut tetapi mengatakan bahwa kewajiban transparansi DSA bertentangan dengan aturan privasi ketat UE , Peraturan Perlindungan Data Umum. “Jika tidak mungkin untuk sepenuhnya mematuhi keduanya, kami mendesak regulator untuk memberikan kejelasan tentang bagaimana kewajiban ini harus diselaraskan,” kata Paolo Ganino, juru bicara TikTok.

Meta dan TikTok kini dapat mengajukan tanggapan atas penyelidikan tersebut. Uni Eropa pada akhirnya dapat mendenda perusahaan-perusahaan tersebut hingga 6% dari laba tahunan mereka — yang jumlahnya bisa mencapai miliaran dolar.

Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Uni Eropa resmi menyetujui pemulihan penuh hubungan perdagangan dengan Suriah, menandai perubahan besar dalam hubungan diplomatik kedua pihak setelah lebih dari satu dekade...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Meta dikabarkan resmi menghentikan fitur enkripsi end-to-end (E2EE) pada layanan Direct Message (DM) Instagram mulai 8 Mei 2026. Kebijakan tersebut memicu kekhawatiran luas...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Di era digital 2026, keamanan website menjadi hal yang sangat penting. Serangan hacker, malware, DDoS, hingga pencurian data kini semakin sering terjadi, baik...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Kehadiran layanan internet satelit Starlink di Yaman mulai membawa perubahan besar bagi sebagian masyarakat yang selama bertahun-tahun hidup dengan koneksi internet lambat dan...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Tahun 2026 menjadi era baru bagi laptop gaming dengan hadirnya prosesor generasi terbaru serta GPU RTX seri terbaru yang menawarkan performa jauh lebih...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Perusahaan teknologi raksasa Apple mencatat kinerja keuangan yang kuat pada kuartal kedua 2026 sekaligus memulai transisi kepemimpinan besar setelah pengumuman suksesi CEO dari...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Samsung kembali meramaikan pasar smartphone kelas menengah premium di Indonesia dengan menghadirkan Galaxy A57 5G. Ponsel terbaru dari lini Galaxy A Series ini...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Penggunaan plugin nulled atau plugin bajakan masih menjadi pilihan sebagian pemilik website, terutama pengguna WordPress yang ingin mengakses fitur premium tanpa harus membeli...

Advertisement