Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Teknologi

Negara Uni Eropa Bergerak, Rencana Larangan Medsos Bagi Anak Usia Dini

Foto: Anna Barclay/Getty Images

Newestindonesia.co.id, Uni Eropa kini bersiap menerapkan pembatasan ketat terhadap penggunaan media sosial oleh anak-anak di bawah umur, menyusul semakin kuatnya kekhawatiran tentang dampak negatif platform digital terhadap kesehatan mental dan perkembangan anak.

Beberapa negara anggota mulai mengambil langkah konkret. Di Prancis, rancangan undang-undang yang melarang penggunaan media sosial bagi anak di bawah 15 tahun kini tengah dibahas di majelis tinggi parlemen menjelang voting.

Sementara di Spanyol, pemerintah Perdana Menteri Pedro Sanchez berjanji akan melindungi generasi muda dari apa yang disebutnya sebagai “Wild West digital” atau “ranah liar digital” yang belum tertata. Sanchez menilai platform digital saat ini belum mampu menjamin keamanan anak dalam lingkungan online.

“Hari ini, anak-anak kita terpapar pada ruang yang seharusnya tidak mereka jelajahi sendirian yang penuh ketergantungan, kekerasan, pornografi, manipulasi, dan kekerasan,” ujar Sanchez saat mengumumkan rencana larangan tersebut seperti dikutip melalui media DW.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Alasan Utama & Kekhawatiran Para Ahli

Menurut para ahli, terlalu banyak waktu yang dihabiskan anak di media sosial berdampak buruk, termasuk potensi perubahan perkembangan otak, kecemasan, dan risiko gangguan kesehatan lainnya.

Paul O. Richter, peneliti senior di think tank Bruegel yang berbasis di Brussel, mengatakan:
“Fokusnya khusus pada anak di bawah umur muncul karena risiko kerugian jangka panjang yang lebih besar, mengingat mereka masih dalam tahap perkembangan kognitif.”

Dia menambahkan bahwa banyak penelitian menunjukkan korelasi kuat antara penggunaan media sosial dengan masalah kesehatan mental.

Mekanisme Pembatasan Usia yang Diperbincangkan

Salah satu gagasan yang sedang dibahas adalah penggunaan Identitas Digital Uni-Eropa untuk memverifikasi umur pengguna tanpa mengorbankan data pribadi. Richter menjelaskan bahwa sistem ini memungkinkan seseorang membuktikan usia tanpa harus membagikan informasi sensitif seperti alamat, nama lengkap atau tanggal lahir.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun, sejumlah pakar mempertanyakan efektivitas pendekatan tersebut.
Marc Damie, juru bicara gerakan ctrl+alt+reclaim di Prancis, menilai verifikasi usia dan perlindungan data pribadi belum jelas dan memadai.

Baca juga:  Chuck Norris Tutup Usia 86 Tahun, Dunia Maya Ramai Ucapan Duka Bernuansa Humor

“Larangan seperti ini justru akan berdampak sebaliknya. … Larangan ini lebih bersifat simbolis dan politis, bukan solusi nyata,” kata Damie.

Dia juga menyebut fitur autoscroll atau infinite scrolling dan autoplay sebagai bagian dari desain yang dirancang membuat pengguna terus terhubung — masalah yang tidak akan hilang meski batas usia diatur.

Richter juga menyoroti bahwa minimnya penelitian menyulitkan pembuat kebijakan menentukan berapa usia ideal sebagai batas minimal akses media sosial.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tren Global dan Tantangan Implementasi

Langkah Uni Eropa ini mengikuti berbagai kebijakan serupa di seluruh dunia. Sebagai contoh, beberapa negara di Eropa sudah mempertimbangkan batas usia 15-16 tahun, bahkan di beberapa titik membahas izin orang tua untuk anak 13–15 tahun.

Namun di sisi lain, beberapa pihak mengkritik bahwa pelarangan total tidak menyelesaikan masalah struktural di platform media sosial dan justru berpotensi menciptakan celah lain, seperti penggunaan VPN atau identitas palsu.

Pekan ini, pemilik platform X, Elon Musk, juga menyatakan kritik tajam terhadap rencana tersebut, yang menunjukkan ketegangan berkelanjutan antara pengatur dan raksasa teknologi global.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang istri melabrak wanita yang diduga memiliki hubungan spesial dengan suaminya viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi...

Regional

Newestindonesia.co.id, Sebuah video yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terhadap seorang juru parkir (jukir) di Kota Medan viral di media sosial. Korban diketahui merupakan koordinator jukir...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kinerja pengawasan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya menjadi sorotan publik setelah viral video yang memperlihatkan aksi juru parkir (jukir) mematok tarif...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, Kasus rumah tangga selebgram Clara Shinta kembali menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan keterlibatan perempuan lain yang identitasnya mulai terkuak di media sosial....

Selebriti

Newestindonesia.co.id, Selebgram Clara Shinta mengungkap persoalan rumah tangganya dengan sang suami, Muhammad Alexander Assad, yang disebut tidak pernah memberikan nafkah sejak awal pernikahan. Pengakuan...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, Nama Clara Shinta mendadak menjadi perbincangan publik di media sosial setelah ia membongkar dugaan perselingkuhan sang suami, Muhammad Alexander Assad. Kasus ini viral...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, Dunia hiburan Tanah Air kembali diguncang kabar mengejutkan. Selebgram Clara Shinta menjadi sorotan publik setelah mengunggah bukti dugaan perselingkuhan sang suami, Muhammad Alexander...

Regional

Newestindonesia.co.id, Tumpukan sampah dalam jumlah besar di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Volume sampah yang...

Advertisement