Newestindonesia.co.id, Nama Fabiola Elizabeth Agnes tengah menjadi sorotan publik setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan daring internasional bermodus love scamming yang berhasil diungkap oleh Polda Jawa Tengah. Perempuan yang dikenal sebagai mantan istri personel boyband SMASH, Reza Anugrah atau Reza SMASH, diduga memiliki peran penting dalam jaringan kejahatan siber lintas negara yang menyebabkan kerugian mencapai Rp41,1 miliar.
Kasus tersebut tidak hanya mengejutkan publik karena besarnya nilai kerugian yang ditimbulkan, tetapi juga karena sosok Fabiola sebelumnya dikenal sebagai model dan kreator konten yang cukup aktif di media sosial.
Lantas, siapa sebenarnya Fabiola Elizabeth Agnes? Berikut profil lengkap dan perjalanan hidupnya.
Sosok Fabiola Elizabeth Agnes
Fabiola Elizabeth Agnes merupakan perempuan kelahiran tahun 1995 yang memiliki kewarganegaraan Jerman. Meski demikian, ia diketahui telah lama menetap di Indonesia, khususnya di Bandung, Jawa Barat. Salah satu hal yang membuat dirinya cukup dikenal adalah kemampuannya berbahasa Sunda dengan sangat fasih.
Kemampuan berbahasa Sunda tersebut bahkan kerap ditampilkan melalui berbagai konten yang dibuatnya di media sosial maupun kanal YouTube miliknya yang bernama “Sundaliwood”. Kanal tersebut mulai aktif sejak tahun 2022 dan berisi beragam konten hiburan yang menggunakan bahasa Sunda sebagai ciri khasnya.
Sebelum namanya dikaitkan dengan kasus hukum, Fabiola lebih dikenal sebagai model sekaligus figur media sosial yang memiliki cukup banyak pengikut.
Pernikahan dengan Reza SMASH
Nama Fabiola mulai dikenal luas oleh masyarakat Indonesia ketika menjalin hubungan dengan personel boyband SMASH, Reza Anugrah atau Reza SMASH.
Keduanya resmi menikah pada September 2018 dalam sebuah prosesi yang digelar secara tertutup dan jauh dari sorotan media. Bahkan, saat itu pernikahan mereka disebut berlangsung cukup sederhana tanpa mengundang banyak rekan sesama artis.
Dari pernikahan tersebut, pasangan ini dikaruniai seorang anak laki-laki yang lahir pada 17 Juni 2019. Kehadiran sang buah hati sempat melengkapi kebahagiaan rumah tangga mereka.
Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Pada tahun 2020, Fabiola dan Reza memutuskan untuk mengakhiri rumah tangga mereka. Perceraian tersebut sempat menjadi perhatian publik karena diwarnai berbagai polemik yang muncul di media sosial.
Perceraian yang Sempat Menjadi Sorotan
Kabar perceraian Fabiola dan Reza pertama kali mencuat melalui media sosial. Saat itu Fabiola secara singkat mengonfirmasi bahwa pernikahannya dengan Reza telah berakhir.
Setelah perpisahan tersebut, hubungan keduanya sempat memanas. Berbagai unggahan dan pernyataan yang muncul di media sosial membuat perceraian mereka menjadi konsumsi publik. Perselisihan itu bahkan sempat ramai diperbincangkan oleh warganet karena masing-masing pihak disebut saling menyindir terkait kehidupan rumah tangga yang telah kandas.
Meski demikian, seiring berjalannya waktu, isu perceraian tersebut mulai mereda dan keduanya menjalani kehidupan masing-masing.
Terseret Kasus Love Scamming Internasional
Nama Fabiola kembali menjadi perhatian pada Juni 2026 setelah polisi mengungkap sindikat penipuan daring internasional yang menggunakan modus love scamming atau penipuan berkedok hubungan asmara. Dalam pengungkapan kasus tersebut, Fabiola termasuk salah satu dari 39 tersangka yang diamankan aparat kepolisian.
Menurut penyidik, jaringan tersebut beroperasi sejak pertengahan 2025 hingga 2026 dengan target korban dari berbagai negara. Total transaksi yang berhasil dihimpun sindikat tersebut mencapai sekitar Rp41,1 miliar.
Love scamming sendiri merupakan modus penipuan yang memanfaatkan hubungan emosional dan romantis untuk membangun kepercayaan korban sebelum akhirnya diarahkan melakukan investasi atau mengirimkan sejumlah uang kepada pelaku.
Peran Fabiola dalam Sindikat
Berdasarkan keterangan kepolisian, Fabiola diduga memiliki tugas khusus sebagai talent atau model yang membantu meyakinkan calon korban.
Ketika tim pemasaran sindikat berhasil menjaring calon korban yang potensial, Fabiola disebut akan mengambil peran untuk melakukan komunikasi lebih lanjut, termasuk melalui panggilan video. Tujuannya adalah membuat korban percaya bahwa hubungan yang terjalin benar-benar nyata.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa tersangka perempuan tersebut berperan sebagai sosok yang melakukan pendekatan secara persuasif kepada korban agar mau mengikuti arahan investasi yang telah disiapkan oleh jaringan tersebut.
Dalam praktiknya, korban lebih dahulu dibangun kedekatan emosional. Setelah merasa percaya, mereka kemudian diarahkan untuk menanamkan dana pada platform investasi yang ternyata tidak resmi dan diduga telah direkayasa oleh sindikat.
Kerugian Capai Puluhan Miliar Rupiah
Penyidik mengungkapkan bahwa jaringan tersebut menyasar ribuan orang dari berbagai negara.
Dari sekitar 5.000 target yang didekati, setidaknya 133 orang diketahui mengalami kerugian akibat investasi kripto palsu yang ditawarkan oleh sindikat tersebut. Total kerugian yang tercatat mencapai sekitar Rp41,1 miliar.
Kasus ini menjadi salah satu pengungkapan penipuan daring terbesar yang melibatkan jaringan lintas negara dalam beberapa waktu terakhir.
Reza SMASH Pilih Tidak Berkomentar
Di tengah ramainya pemberitaan mengenai kasus tersebut, Reza SMASH memilih untuk tidak banyak memberikan tanggapan.
Saat dimintai komentar oleh media terkait penetapan status tersangka terhadap mantan istrinya, Reza hanya menjawab singkat bahwa dirinya tidak ingin berkomentar mengenai persoalan tersebut.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa penyanyi tersebut memilih menjaga jarak dari kasus hukum yang kini sedang dihadapi mantan pasangannya.
Menunggu Proses Hukum Berjalan
Hingga saat ini, proses penyidikan terhadap jaringan penipuan internasional tersebut masih terus berlangsung. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam operasi sindikat tersebut.
Sementara itu, nama Fabiola Elizabeth Agnes yang sebelumnya dikenal sebagai model, kreator konten, dan mantan istri Reza SMASH kini menjadi sorotan karena dugaan keterlibatannya dalam kasus love scamming yang merugikan korban hingga puluhan miliar rupiah.
Publik pun menantikan perkembangan lebih lanjut dari proses hukum yang tengah berjalan untuk mengungkap secara menyeluruh peran masing-masing pihak dalam jaringan penipuan internasional tersebut.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


