Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Jam Sekolah Di Bekasi Diterapkan 06.30 WIB Untuk Seluruh Jenjang Pendidikan

Puluhan pelajar di SMAN 1 Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, terlambat pada hari pertama penerapan kebijakan masuk sekolah pukul 06.30 WIB yang dicetuskan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mulai Senin (14/7/2025).(ACHMAD NASRUDIN YAHYA/KOMPAS.com)

Newestindonesia.co.id, Maju mundur penerapan jam masuk sekolah terjadi di Kota Bekasi menyusul terbitnya Surat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Nomor 58/PK.03/DISDIK. Surat ini berkaitan tentang instruksi jam masuk sekolah di Jawa Barat pada pukul 06.30 WIB untuk seluruh jenjang pendidikan.

Kota Bekasi yang sebelumnya penuh pertimbangan akhirnya memajukan jam masuk sekolah mulai tahun ajaran baru pada 14 Juli 2025, dari pukul 07.00 WIB ke 06.30 WIB. Perubahan ini didasari dengan Surat Edaran Dinas Pendidikan Nomor: 400.3/9430/Disdik.Set tentang Jam Efektif pada Satuan Pendidikan Kota Bekasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain mengatakan, penerapan perubahan jam masuk sekolah hanya bersifat uji coba.

“Uji coba sepekan, setelah itu akan kami evaluasi,” kata Alex, Minggu (13/7/2025), dikutip melalui Kompas.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Uji coba hanya bertahan sepekan setelah pemerintah merasa penerapan jam masuk sekolah 06.30 WIB justru menimbulkan kemacetan lalu lintas dan dampak psikologis publik. Perubahan ini hanya berlaku pada Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Ini berdasarkan evaluasi, baik dari sisi psikologis dan transportasi,” ujar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Senin (21/7/2025). Menurut Tri, kemacetan terjadi karena para pelajar dan pekerja berangkat di waktu yang hampir bersamaan. Hal itu menyebabkan penumpukan kendaraan di beberapa ruas jalan.

“Ternyata dengan bertumpuknya pada jam yang sama, ini membuat terjadi berbagai antrean dan kemudian kemacetan di beberapa ruas jalan terutama di lokasi-lokasi kawasan tempat sekolah,” ungkap dia.

Tri menambahkan, keputusan untuk mengembalikan jam masuk sekolah juga mempertimbangkan aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan pengusaha, orangtua siswa, hingga aparatur pemerintah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Yang pertama tentu mendengarkan masyarakat, stakeholder pengusaha, kemudian aparat pemerintah, sejak awal kita minta untuk mereka melakukan evaluasi dari hari ke hari,” ucap dia. Dari hasil uji coba selama sepekan, Tri menyimpulkan, Kota Bekasi belum cocok menerapkan jam masuk sekolah pukul 06.30 WIB untuk semua jenjang.

Baca juga:  Anjing Liar Positif Rabies Gigit 15 Warga Di Pasar Buleleng, Satu Korban Dirawat

Namun demikian, kebijakan masuk pukul 06.30 WIB tetap berlaku untuk pelajar tingkat Sekolah Menengah Akhir (SMA).

“Berdasarkan hasil uji coba selama seminggu itu ternyata tidak pas, oleh karena itu perlu adanya modifikasi, makanya bagi yang SMA 06.30 WIB, SD dan SMP jam 07.00 WIB,” terang Tri. Tri juga menyampaikan telah melapor ke Dedi Mulyadi perihal perubahan jam masuk sekolah. “Saya kalau apa-apa saya laporkan melalui WA saja,” imbuh dia.

Kebijakan masuk sekolah pukul 06.30 WIB merupakan bagian dari program reformasi pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi. Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor: 58/PK.03/DISDIK, kebijakan ini berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan mulai tahun pelajaran 2025–2026, tetapi bersifat opsional dan dapat disesuaikan dengan kondisi daerah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, tujuan percepatan jam masuk sekolah adalah untuk mengoptimalkan waktu belajar serta membentuk disiplin siswa sejak dini.

Sistem pembelajaran juga diubah menjadi lebih ringkas, yakni 195 menit per hari dari Senin hingga Kamis, dan 120 menit pada Jumat.

Namun, Purwanto menegaskan, daerah tetap diberi ruang untuk mengajukan penyesuaian jam masuk sekolah, dengan syarat alasan yang diajukan harus terverifikasi secara faktual, baik alasan geografis, keamanan, maupun alasan budaya seperti kegiatan keagamaan anak-anak.

Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Polisi mengungkap fakta mengejutkan di balik kasus pembunuhan seorang wanita berinisial DH yang jasadnya ditemukan tinggal tulang di wilayah Meruyung, Limo, Kota Depok,...

Regional

Newestindonesia.co.id, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meresmikan delapan unit rumah relokasi bagi warga yang menjadi korban bencana longsor di Kecamatan Arjasari, Kabupaten...

Regional

Newestindonesia.co.id, Tragedi longsoran gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, menyisakan duka mendalam. Peristiwa yang terjadi pada Minggu,...

Regional

Newestindonesia.co.id, Sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menjadi sasaran perampokan oleh komplotan pelaku pada Selasa (10/3/2026)...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus kekerasan seksual berbasis elektronik terjadi di area Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Seorang pria asal Jawa Barat berinisial DS (48) ditangkap...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus penemuan jasad wanita yang tinggal kerangka di kawasan Meruyung, Limo, Kota Depok, Jawa Barat, mulai menemui titik terang. Polisi menduga korban berinisal...

Regional

Newestindonesia.co.id, Peristiwa longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, menelan korban jiwa. Hingga saat ini, polisi memperkirakan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Peristiwa tragis terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Longsoran gunungan sampah di lokasi tersebut menyebabkan tiga orang...

Advertisement