Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

Banyak Kasus Keracunan, Program MBG Diusul Agar Diberikan Uang Tunai Ke Orang Tua Siswa

Tanggapan JPPI terkait usulan MBG disarankan diubah menjadi uang tunai dan diberikan kepada orang tua. Foto: Achmad Niam Jamil/detikJateng

Newestindonesia.co.id, Koordinator Nasional Jaringan Pemantauan Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji beri tanggapan perihal usulan agar makan bergizi gratis (MBG) diberikan menjadi uang tunai kepada orang tua siswa. Usul ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris usai banyaknya kasus keracunan MBG.

Ubaid menilai langkah terbaik untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di MBG adalah dengan menghentikan sementara program ini. Pemerintah harus mengevaluasi total dan memperbaiki sistem program ini.

“Menurut Saya langkah terbaik adalah menghentikan sementara MBG ini dan evaluasi total sembari perbaiki sistem, dan bisa juga cari berbagai alternatif model lain,” tuturnya kepada detikEdu dihubungi melalui pesan singkat, Sabtu (20/9/2025).

Terkait usulan MBG menjadi uang tunai yang diberikan kepada orang tua, Ubaid menyebut ini langkah yang baik karena dana langsung terserap. Namun, langkah ini juga memiliki banyak risiko, seperti uang tidak digunakan untuk keperluan pemenuhan gizi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menyarankan cara pengelolaan MBG yang lebih sederhana dan tepat sasaran. Menurutnya lebih baik dana diberikan langsung kepada sekolah bersamaan dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Dana MBG di sekolah nantinya bisa dikelola oleh Komite Sekolah secara partisipatif dan akuntabel. Adapun menu MBG bisa disesuaikan dengan kebutuhan anak dan menu lokal.

“Khusus dana untuk MBG ini dikelola oleh Komite Sekolah secara partisipatif dan akuntabel. Ini jauh lebih mudah dan disesuaikan dengan kebutuhan anak dan menu lokal sekolah,” sarannya.

Ubaid juga menyoroti anggaran MBG yang menyedot dan menggerogoti dana pendidikan 20 persen dari APBN. Dengan tegas, ia menyatakan bila urusan makan bukanlah hal prioritas di sektor pendidikan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Masih (ada) jutaan anak-anak yang putus sekolah, mereka butuh biaya, masih (ada) jutaan guru-guru yang belum tersertifikasi, dan masih banyak sekolah-sekolah kita yang kondisinya masih rusak,” tegasnya.

Baca juga:  Puan Maharani Minta Pemerintah Tak Diam Jika Brasil Bawa Kasus Juliana Yang Tewas Di Gunung Rinjani Ke Jalur Hukum

Berbagai hal yang ia sebutkan lebih baik diprioritaskan sebagai kebutuhan dasar pendidikan serta tidak bisa diabaikan. Bila besaran anggaran MBG “memakan” anggaran pendidikan, Ubaid menyebut hal ini bisa melanggar konstitusi.

“Jangan diabaikan lalu dana pendidikan digunakan untuk keperluan MBG, jangan begitu pengelolaannya. Bisa melanggar konstitusi lo, kalo MBG ini terus menggerogoti anggaran pendidikan,” pungkasnya.

Seperti yang disampaikan sebelumnya, usulan MBG menjadi uang tunai dikatakan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP Charles Honoris. Ia menyoroti standard operating procedure (SOP) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kurang baik dan membuat banyaknya kasus keracunan terjadi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia curiga bila kasus keracunan yang terjadi di sejumlah daerah akibat tidak dijalankannya SOP dari BGN dengan baik oleh SPPG. Charles mendorong BGN mencoba pola lain dalam penyediaan MBG, seperti memberikan uang langsung kepada orang tua siswa.

Terkait hal ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi angkat bicara. Menurutnya, ide tersebut sah-sah saja, namun konsep pemberian makan siang secara langsung kepada murid dianggap pemerintah adalah skema terbaik.

Seluruh ide yang disampaikan publik terkait program MBG akan ditampung oleh pemerintah untuk diperbaiki.

“Kalau nanti ada catatan ya kita akui dan kita perbaiki,” kata Prasetyo dilansir dari detikfinance.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menegaskan bahwa karya jurnalistik termasuk dalam kategori karya yang dilindungi hak cipta. Karena itu, penggunaan kembali karya tersebut...

Regional

Newestindonesia.co.id, Video penolakan paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Pamekasan, Jawa Timur, viral di media sosial setelah menu yang dikirim...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Gizi Nasional (BGN) memerintahkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengunggah menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari melalui media...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus pengeroyokan terhadap seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) bernama Arnendo (20) oleh puluhan mahasiswa lainnya menjadi sorotan Komisi X DPR RI. Peristiwa ini...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 47 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah ditemukan berbagai masalah kualitas makanan dalam program Makan Bergizi...

Regional

Newestindonesia.co.id, Nama Syarifah Suraidah, istri Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud, menjadi sorotan di media sosial setelah polemik pengadaan mobil dinas gubernur dengan nilai...

Nasional

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa penggunaan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bersumber dari pos anggaran...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kasus bunuh diri yang menimpa anak–anak di Indonesia mendapat sorotan serius dari lembaga tinggi negara. Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Lestari...

Advertisement