Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Kesehatan

Mengapa Orang Terlalu Percaya Diri? Penjelasan Efek Dunning Kruger

Mengapa Orang Terlalu Percaya Diri Penjelasan Efek Dunning Kruger
https://www.freepik.com/

Newestindonesia.co.id – Bayangkan anda memiliki teman yang awalnya tidak ahli dalam memahami materi di kelas. Ia kemudian meminta bantuanmu untuk menjelaskannya dengan cara yang lebih sederhana.

Begitu ia sudah mengerti inti-inti dari apa yang kamu sampaikan, Ia tidak hanya menjadi bangga karena kebolehannya, tapi juga yakin bahwa ia dapat memahami secara menyeluruh.

Pengalaman semacam ini sering membuat kita bertanya-tanya, mengapa seseorang bisa begitu percaya diri meski kemampuannya terbatas? Fenomena ini mengantarkan kita pada konsep yang menarik dalam psikologi, yakni efek Dunning-Kruger.

Dikutip dari kumparan.com, yang dimaksud dengan fenomena Dunning-Kruger adalah kondisi psikologis di mana individu dengan kemampuan terbatas dalam suatu bidang justru memiliki keyakinan yang berlebihan terhadap kompetensinya sendiri. Ironisnya, mereka tidak hanya salah dalam menilai diri sendiri, tetapi juga gagal mengenali keunggulan orang lain yang lebih ahli sehingga menimbulkan bias konfirmasi yang selalu butuh klaim atas talenta nya.

Fenomena ini pertama kali dijelaskan oleh dua psikolog dari Cornell University, David Dunning dan Justin Kruger, pada tahun 1999. Dalam penelitian yang mereka lakukan, sejumlah partisipan diminta menyelesaikan serangkaian tes yang meliputi logika, tata bahasa, dan humor. Hasil penelitian menunjukkan sesuatu yang mencengangkan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mereka yang memperoleh skor paling rendah justru memperkirakan kemampuannya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kenyataan yang tercermin dari hasil tes. Karena kurangnya pengetahuan ini, mereka tidak memiliki dasar untuk mengevaluasi diri sendiri dengan benar, sehingga mereka meyakini bahwa mereka jauh lebih mampu daripada yang sebenarnya.

Menurut Rubin, A., & Froustis, E. (2023), Dalam kancah profesional, efek ini sekaligus dapat memengaruhi dinamika kerja, di mana manajer yang terlalu overconfident biasanya akan mengabaikan masukan tim, dan karena miskalkulasi dan miskomunikasi, berujung pada kegagalan proyek.

Baca juga:  Waspada! Penderita Buta Warna Bisa Terlambat Sadar Alami Kanker Berbahaya Ini

Di bidang kesehatan, misalnya, mahasiswa kedokteran dengan pengalaman minim sering kepedean, bahkan bisa berakibat pada kesalahan diagnosis atau perawatan karena kurangnya ilmu tertentu. Studi menunjukkan bahwa efek ini lazim di kalangan residen medis, di mana ketidaksadaran atas ketidakmampuan menghambat kemajuan profesional. Untuk mengurangi risiko, suatu organisasi harus menerapkan sistem evaluasi yang netral dari banyak pihak, mendorong budaya feedback yang terbuka, dan pelatihan rutin tentunya.

Sebagaimana dilansir dari kompas.com, Untuk menghindari efek Dunning-Kruger, kamu bisa memulai dengan mencari perspektif beragam dari sumber berbeda, sehingga dapat memperkaya pemahaman dan mengurangi kemungkinan keyakinan berlebih yang tak berdasar. Langkah selanjutnya yaitu mengenali keterbatasan diri sendiri, ada sesuatu yang kamu bisa namun orang lain bisa, begitupun sebaliknya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Semua memiliki kelebihan, kecenderungan, dan keunikan masing-masing. Langkah berikutnya adalah terbuka pada kritik. Jika kamu sudah sadar apa yang sekiranya kurang, tidak perlu sungkan untuk meminta kritik dan saran dari orang lain, temanmu, dan kolegamu, selama kritik ini bisa membangun.

Langkah terakhir adalah bersikap realistis. Realistis dalam artian tidak hanya mengakui batasan kemampuan diri sendiri, tetapi juga memahami bahwa penguasaan suatu bidang membutuhkan dedikasi, pembelajaran berkelanjutan, dan kerendahan hati.


Penulis : Andika Pratama

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Kesehatan

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/D/539/2026 pada Rabu, 11 Februari 2026, yang menegaskan bahwa rumah...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Epilepsi adalah gangguan sistem saraf pusat yang ditandai dengan kejang berulang akibat aktivitas listrik otak yang tidak normal. Kejang ini bisa muncul dalam...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Kondisi penglihatan yang umum pada pria dan wanita di seluruh dunia, yaitu buta warna, ternyata bukan sekadar gangguan visual biasa. Dalam studi terbaru,...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Di dalam rongga mulut manusia terdapat sebuah jaringan kecil namun memiliki peran penting yang sering luput dari perhatian, yaitu frenulum. Frenulum adalah lipatan...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Penyakit jantung bawaan pada anak di Indonesia terus menjadi tantangan serius bagi sistem kesehatan nasional. Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan bahwa...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Radang amandel atau tonsilitis menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami anak-anak hingga orang dewasa. Kondisi ini menyebabkan sakit tenggorokan, sulit menelan,...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Kebiasaan duduk terlalu lama kini semakin umum, terutama pada pekerja kantoran, gamer, sopir, hingga pelajar yang belajar daring berjam-jam. Namun, di balik kenyamanan...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Virus Nipah, penyakit zoonotik yang memiliki tingkat fatalitas kasus atau...

Advertisement