Véronique Nichanian Akhiri 37 Tahun Di Hermès: Peragaan Terakhir Dipenuhi Bintang

0
gettyimages-2257450924-612x612

Perancang busana Prancis Véronique Nichanian memberi isyarat kepada publik di akhir pertunjukan terakhirnya untuk koleksi busana pria siap pakai Musim Gugur-Musim Dingin 2026/2027 Hermes sebagai bagian dari Pekan Mode Pria Paris di Paris pada 24 Januari 2026. (Foto oleh Thomas SAMSON / AFP via Getty Images)

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Véronique Nichanian, salah satu ikon dunia mode pria, resmi mengakhiri masa baktinya sebagai Direktur Kreatif Busana Pria Hermès setelah hampir empat dekade berkarya. Peragaan busana Fall/Winter 2026–2027 di Paris Fashion Week pada Sabtu (24/1/2026) menjadi panggung perpisahan penuh prestise yang dipenuhi wajah-wajah ternama dari dunia hiburan dan fashion.

Acara yang digelar di Palais Brongniart itu berlangsung lebih glamor dari biasanya, dengan deretan tamu VIP antara lain rapper Travis Scott, aktor James McAvoy, Chace Crawford, serta penyanyi R&B Usher. Keduanya terlihat berbincang hangat dengan Executive Chairman Hermès, Axel Dumas, sebelum peragaan dimulai.

Koleksi Perpisahan: Aroma Nostalgia dan Kemewahan

Koleksi terakhirnya menampilkan palet klasik navy, hitam, dan taupe — signature Hermès — dengan sentuhan detail yang mencuri perhatian. Tampilan mencolok termasuk:

  • Turtle-neck sutra dipadukan celana kulit.
  • Mantel panjang dengan patch kulit dan lapisan shearling.
  • Setelan jas kulit buaya berwarna khaki mengilap.
  • Sentuhan throwback melalui arsip koleksi lama, termasuk setelan kulit navy pinstripe tahun 2003 dan jumpsuit kulit mocha dari koleksi 1991.

Selain menampilkan desain baru, Nichanian juga menyelipkan nostalgia melalui nuansa warna oranye dan kuning yang kontras di tengah dominasi warna gelap.

Tentang Nichanian: Akhir Sebuah Era

Nichanian dikenal sebagai perancang yang memberikan nafas modern pada busana pria Hermès, seraya mempertahankan nilai tradisional dan kemewahan material tinggi. Dalam wawancara sebelum acara, ia mengungkapkan alasannya mengakhiri karier panjangnya:

“Saya ingin berhenti karena sudah tidak menarik lagi. Segala sesuatunya berjalan dengan cepat,” ujar Nichanian, alumnus Ecole de la Chambre Syndicale de la Couture Parisienne.

Ia melanjutkan,

“Terakhir kali, seseorang dari timku menunjukkan sesuatu: ‘Apakah kamu melihatnya? Bagus sekali.’ Lalu saya bilang ya, saya sudah melakukannya di Cerruti pada 1988. Jadi saya pikir, baiklah, ini saatnya untuk berhenti ketika mereka membawa karya saya yang lama.”

Baca juga:  Lisa BLACKPINK Jadi Brand Ambassador Global Nike, Ajak Perempuan Ekspresikan Diri Lewat Gaya

Era Baru Hermès

Hermès telah mengumumkan bahwa Grace Wales Bonner, perancang asal Inggris, akan menjadi Pemimpin Kreatif Busana Pria berikutnya. Penunjukkan ini tidak hanya menandai perubahan gaya, tetapi juga momentum penting untuk kesetaraan gender dan ras di puncak industri fashion global, karena Bonner menjadi perempuan berkulit berwarna pertama yang mengepalai divisi ini di Hermès.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement

Tinggalkan Balasan