Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Gaya Hidup

Analisis: Mengapa Banyak Pengendara Semakin Ngebut Di Jalan Pascapandemi 2020?

Pengendara ngebut dijalan Newest Indonesia foto Foto Newest Indonesia
Pengendara ngebut dijalan Newest Indonesia foto. Foto: Newest Indonesia

4. Penurunan Disiplin dan Pengawasan Lalu Lintas

Selama pandemi, fokus aparat dan pemerintah lebih banyak tertuju pada penanganan kesehatan. Penegakan hukum lalu lintas di beberapa daerah sempat menurun.

Setelah pandemi, tidak semua wilayah langsung kembali pada tingkat pengawasan yang sama. Hal ini menimbulkan persepsi bahwa pelanggaran kecepatan tidak lagi diawasi secara ketat, sehingga pengendara merasa “aman” untuk melanggar.

5. Meningkatnya Kendaraan Pribadi

Pandemi juga mengubah pola transportasi masyarakat. Banyak orang beralih dari transportasi umum ke kendaraan pribadi karena alasan kesehatan.

Lonjakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, memperbesar potensi perilaku agresif di jalan. Persaingan ruang, saling mendahului, dan keinginan cepat sampai membuat ngebut semakin sering terjadi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

6. Minimnya Kesadaran Risiko Jangka Panjang

Ironisnya, meski pandemi mengajarkan pentingnya keselamatan dan kesehatan, kesadaran berkendara justru menurun pada sebagian masyarakat.

Kecepatan tinggi sering dianggap hal sepele, padahal data kecelakaan menunjukkan bahwa kecepatan menjadi faktor utama fatalitas di jalan raya.

Meningkatnya perilaku ngebut pascapandemi bukan sekadar soal kebiasaan buruk, tetapi gabungan dari faktor psikologis, sosial, ekonomi, dan lemahnya adaptasi pascapembatasan.

Tanpa edukasi, pengawasan, dan kesadaran bersama, jalan raya berpotensi menjadi ruang berbahaya yang normalisasi risikonya terus meningkat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pandemi boleh berakhir, tetapi keselamatan di jalan seharusnya tetap menjadi prioritas utama.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang
Baca juga:  Super Flu Ramai Dibicarakan, Menkes Ungkap Perbedaannya Dengan COVID-19

Laman: 1 2

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Isu bahwa pandemi global seperti COVID-19 “telah direncanakan sebelumnya” kembali menjadi perbincangan publik setelah beredarnya dokumen lama yang dikaitkan dengan nama tokoh dunia,...

Regional

Newestindonesia.co.id – Denpasar, I Gede Ari Astina alias Jerinx SID, drummer band punk rock Superman Is Dead, kembali menjadi sorotan publik setelah memberikan komentarnya...

Regional

Newestindonesia.co.id, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin buka suara soal pasien yang meninggal dunia akibat terinfeksi virus Influenza A H3N2 subclade K, yang belakangan disebut...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat 62 kasus infeksi Influenza A (H3N2) subclade K, yang populer disebut sebagai “super flu”, telah terdeteksi...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Fenomena yang kini ramai dibicarakan di masyarakat, yakni fenomena “super flu”, muncul lagi di tengah meningkatnya kasus influenza di banyak negara. Beberapa media...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Proporsi positif COVID-19 Indonesia mengalami peningkatan menjadi 3 persen dari 1 persen di minggu sebelumnya. Adapun hal ini dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan RI...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Erlina Burhan, mengatakan, dugaan kasus Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA) mengalami lonjakan. Di DKI Jakarta bahkan melonjak sampai...

Kesehatan

newestindonesia.id, Di tengah hiruk-pikuk kehidupan pasca-pandemi, banyak yang bertanya: “COVID-19 masih ada nggak sih?” Setelah gelombang besar di 2020-2022, dunia udah mulai move on,...

Advertisement