Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Finansial

Perkuat Sektor Keuangan, OJK Bentuk Badan Pengelola Instrumen Tahun Ini

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi/Foto: Andi Hidayat/detikcom

Newestindonesia.co.id, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana membentuk badan khusus untuk mengelola dan mengembangkan instrumen keuangan baru di Indonesia. Pembentukan lembaga ini ditargetkan rampung pada tahun 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan, badan tersebut akan menjadi wadah koordinasi lintas otoritas dalam menciptakan berbagai produk keuangan, termasuk yang bersifat hybrid.

“Ada keinginan kuat kami untuk mendorong, menyegerakan dimunculkannya badan pengelolaan dan pengembangan instrumen keuangan yang nanti akan bersama-sama melihat potensi menghadirkan produk-produk yang sifatnya hybrid,” ujar Hasan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (25/3/2026) dikutip melalui detikFinance.

Menurutnya, produk keuangan hybrid tersebut nantinya akan berada di bawah pengawasan multi-otoritas, mencakup otoritas fiskal, moneter, hingga mikroprudensial seperti OJK.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pembentukan badan ini juga telah dikoordinasikan dengan anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), yakni Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat integrasi kebijakan dan memperluas inovasi instrumen keuangan di dalam negeri.

Hasan menjelaskan, rencana tersebut merupakan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Saat ini, pemerintah tengah menyusun aturan turunan berupa Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar pembentukan badan tersebut.

Meski badan tersebut belum resmi terbentuk, koordinasi antarotoritas dalam pengembangan instrumen keuangan sudah mulai berjalan. Hal ini merupakan hasil kesepakatan dalam forum KSSK.

“Kami sudah bersepakat, OJK bersama Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan LPS akan memiliki stream di luar konteks KSSK untuk melakukan pengembangan dan pengelolaan instrumen keuangan,” jelas Hasan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menambahkan, badan ini nantinya akan mencakup seluruh instrumen keuangan lintas sektor, termasuk aset keuangan digital seperti kripto. Selain itu, proses pengembangannya juga akan melibatkan pelaku industri serta kementerian dan lembaga terkait.

Baca juga:  Harga Emas Antam Hari Ini Bikin Kaget, 1 Gram Tembus Rp3 Juta Lebih!

“Semua instrumen keuangan yang memiliki potensi pengembangan tidak secara sektoral di satu otoritas akan masuk dalam agenda badan ini,” pungkasnya.

Dengan pembentukan badan ini, pemerintah berharap dapat menciptakan ekosistem keuangan yang lebih terintegrasi, inovatif, dan mampu meningkatkan suplai instrumen keuangan baru di pasar domestik.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Finansial

Newestindonesia.co.id, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan energi, khususnya gas LPG, dengan langkah sederhana...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, menegaskan bahwa kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak serta-merta menjamin keamanan pasokan...

Nasional

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera. Langkah ini dilakukan melalui mekanisme bertahap tanpa harus menunggu...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Jerman menghadapi kekurangan tenaga kerja akibat krisis demografi yang semakin nyata. Untuk mengatasi kondisi tersebut, negara itu kini merekrut pekerja dari India sebagai...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Harga emas batangan di Indonesia kembali diperbarui pada Rabu, 25 Maret 2026. Berdasarkan data resmi Logam Mulia yang dirilis pada pukul 08.30 WIB,...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Shell di Indonesia dilaporkan mengalami kekosongan. Kondisi ini terjadi...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Pemerintah tengah menyiapkan langkah efisiensi anggaran untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap berada di bawah 3%. Salah satu...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Tren pergerakan harga logam mulia kembali menunjukkan dinamika pada perdagangan hari ini. Berdasarkan data terbaru yang dirilis pada Selasa (24/3/2026), harga emas batangan...

Advertisement