Newestindonesia.co.id, Pasar saham global melemah pada Senin 19 Januari 2026 setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif tambahan 10% terhadap impor dari delapan negara Eropa sebagai respons atas penolakan mereka terhadap keinginan AS mengambil alih kendali atas Greenland.
Ancaman tarif ini memicu kekhawatiran investor akan eskalasi ketegangan perdagangan yang dapat berdampak luas pada pertumbuhan ekonomi global.
Indeks saham utama di Eropa melemah tajam. Jerman’s DAX turun 1,1% ke 25.020,35 dan CAC 40 di Paris turun 1,3% ke 8.150,78, sementara FTSE 100 Inggris turun 0,3% ke 10.206,12. Di pasar berjangka AS, futures untuk S&P 500 turun 0,8% dan futures untuk Dow Jones Industrial Average turun 0,7%, mencerminkan sentimen hati-hati sebelum pembukaan pasar setelah libur Martin Luther King Jr. Day.
Ancaman ini memicu reaksi keras dari negara-negara Eropa yang menjadi target tarif termasuk Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia. Mereka menyatakan bahwa langkah tersebut dapat menggerus kepercayaan strategis dalam hubungan transatlantik dan memicu spiral penurunan yang berbahaya.




You must be logged in to post a comment Login