BCA Mulai Program Dividen Berkala 2026, Interim Pertama Rp2,45 Triliun

Bank Central Asia (BCA)

Foto: BCA (REUTERS/Willy Kurniawan)

Newestindonesia.co.id, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan membagikan dividen interim senilai Rp2,45 triliun kepada para pemegang saham. Pembagian dividen ini menjadi realisasi pertama dari rencana perseroan untuk menyalurkan dividen secara berkala sepanjang tahun 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, setiap pemegang saham akan memperoleh dividen interim sebesar Rp20 per saham. Pembayaran dividen tersebut didasarkan pada kinerja keuangan perseroan untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2026.

Manajemen BCA menyatakan pembagian dividen interim dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keuangan perusahaan yang tetap solid serta komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.

“Pembagian dividen interim mempertimbangkan soliditas kinerja perusahaan periode 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Maret 2026, serta komitmen perseroan untuk memberikan nilai tambah kepada segenap pemegang saham,” demikian pernyataan manajemen BCA dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (9/6/2026).

Menurut laporan yang dipublikasikan perusahaan, dividen interim kali ini merupakan tahap pertama dari rencana pembagian dividen yang dilakukan beberapa kali sepanjang tahun buku 2026. IDNFinancials mencatat langkah tersebut menjadi bagian dari strategi BCA untuk meningkatkan distribusi keuntungan kepada investor.

Jadwal Dividen Interim BBCA

Bagi investor yang ingin memperoleh hak atas dividen interim ini, terdapat sejumlah tanggal penting yang perlu diperhatikan.

Jadwal pembagian dividen interim BBCA adalah sebagai berikut:

  • Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 16 Juni 2026
  • Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 17 Juni 2026
  • Cum dividen di pasar tunai: 18 Juni 2026
  • Ex dividen di pasar tunai: 19 Juni 2026
  • Tanggal pencatatan pemegang saham (recording date): 18 Juni 2026 pukul 16.00 WIB
  • Tanggal pembayaran dividen: 26 Juni 2026.

Manajemen perseroan menegaskan bahwa pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal pencatatan berhak menerima dividen interim tersebut.

Baca juga:  HUT Ke-76 BTN, Arah Baru Menuju Bank Digital & Financial Ecosystem Indonesia

“Selanjutnya, pembayaran dividen akan dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2026,” ujar Corporate Secretary BCA, Evi Jo, dalam keterbukaan informasi perusahaan.

Komitmen BCA Berbagi Nilai kepada Pemegang Saham

Pembagian dividen interim ini memperkuat rekam jejak BCA sebagai salah satu emiten perbankan dengan kebijakan dividen yang konsisten. Sebelumnya, pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2026, perseroan juga telah menyetujui pembagian dividen final tahun buku 2025 sebesar Rp41,3 triliun atau setara Rp336 per saham.

Dengan tambahan dividen interim yang mulai dibagikan tahun ini, investor memperoleh kepastian arus kas lebih cepat dibandingkan hanya menunggu pembagian dividen tahunan. Kebijakan tersebut sekaligus menunjukkan optimisme manajemen terhadap prospek bisnis dan kemampuan perusahaan dalam menjaga permodalan serta likuiditas.

Sebagai bank swasta terbesar di Indonesia, BCA terus menjaga kinerja keuangan dan posisi permodalan yang kuat. Perseroan juga tercatat sebagai salah satu emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia.

Prospek Saham BBCA

Di tengah rencana pembagian dividen interim tersebut, sejumlah analis masih mempertahankan rekomendasi positif terhadap saham BBCA. Beberapa rumah riset menilai fundamental perusahaan tetap kuat meskipun pasar saham domestik mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir.

Pembagian dividen berkala juga dinilai dapat menjadi katalis positif bagi minat investor, terutama yang mengincar pendapatan dividen (dividend income) dari saham-saham perbankan berkapitalisasi besar.

(DAW)