Newestindonesia.co.id, Bank Mandiri kembali menunjukkan komitmen kuatnya sebagai salah satu bank milik negara yang aktif terlibat dalam upaya penanganan dan pemulihan pascabencana di Indonesia. Tahun ini, perseroan siap mendukung pembangunan 600 unit Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, melalui program BUMN Peduli yang diorkestrasi oleh Danantara Indonesia bersama Badan Pengelola BUMN (BP BUMN).
Sinergi BUMN untuk Pemulihan Pascabencana
Pembangunan Huntara merupakan bagian dari strategi kolaboratif pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana alam.
Dalam keterangannya, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi, menjelaskan bahwa keterlibatan perseroan dalam proyek ini bertujuan memastikan kehadiran negara dirasakan secara nyata di tengah masyarakat terdampak.
“Di bawah koordinasi Danantara Indonesia, sinergi lintas BUMN termasuk Bank Mandiri saat ini tengah mengakselerasi pembangunan total 600 unit Huntara secara nasional. Kami percaya, sinergi lintas BUMN menjadi kunci untuk memastikan proses pemulihan berjalan lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Ari.
Program ini tidak hanya fokus pada penyediaan hunian darurat, tetapi juga dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang dalam pemulihan kehidupan sosial warga, termasuk dukungan fasilitas umum dan akses layanan dasar.
Standar Huntara dan Fasilitas Pendukung
Setiap unit Huntara dirancang memenuhi standar layak huni dengan konsep modular yang mempercepat konstruksi dan efektivitas pelaksanaan di lapangan. Fasilitas yang disediakan antara lain:
- Dua kasur per unit, lemari, dan kipas angin
- Akses listrik dan Wi-Fi gratis
- Fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) komunal terpisah
- Klinik kesehatan dan ruang layanan sosial
- Taman bermain untuk anak-anak
Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga yang baru saja mengalami kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
Peran BUMN Lain dan Target Pembangunan
Selain Bank Mandiri, sejumlah BUMN lain juga aktif mendukung proyek Huntara di Aceh Tamiang melalui sinergi di bawah naungan BUMN Peduli. Target awal pembangunan 600 unit akan diperluas dengan target 15.000 unit dalam tiga bulan ke depan, untuk menjawab kebutuhan hunian layak sementara bagi masyarakat yang terdampak secara langsung di berbagai wilayah di Sumatera.
Program percepatan ini juga melibatkan komitmen dari perusahaan seperti PLN yang telah menyambungkan listrik ke semua rumah dan fasilitas umum di Huntara, serta dukungan logistik dari sektor lain guna mempercepat aktivitas pemulihan di lokasi.
Pendampingan dan Dukungan Sosial
Bank Mandiri juga memberangkatkan 20 relawan Mandiri Tanggap Bencana untuk memberikan pendampingan langsung kepada warga terdampak di Kabupaten Gayo Lues dan wilayah lain di Provinsi Aceh. Tim relawan bertugas membantu pendistribusian bantuan logistik, pengelolaan posko tanggap bencana, penyediaan layanan kesehatan dasar, hingga pendampingan psikososial.
Melalui keterlibatan aktif ini, Bank Mandiri memperkuat peranannya sebagai agen pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dalam situasi krisis.
Presiden RI Dukung Program Huntara
Kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam peninjauan pembangunan Huntara di Aceh Tamiang menggarisbawahi pentingnya program ini sebagai simbol kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana. Dalam pernyataannya, beliau menyebut bahwa percepatan pembangunan hunian layak sementara adalah wujud nyata perlindungan dan perhatian negara terhadap warganya.
“Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian cepat dan berkualitas. Ini mencerminkan kerja keras lintas BUMN dalam memastikan masyarakat segera mendapatkan tempat tinggal layak,” kata Presiden Prabowo saat kunjungan.
Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login