Newestindonesia.co.id, Meta Platforms Inc., perusahaan induk dari Facebook, setuju untuk membeli chip kecerdasan buatan (AI) buatan Advanced Micro Devices (AMD) dalam kesepakatan multi-tahun yang berpotensi bernilai lebih dari $100 miliar, menurut dokumen perusahaan dan pernyataan resmi yang dirilis hari ini (24/2).
Kesepakatan tersebut mencakup pasokan hingga 6 gigawatt chip AMD yang dirancang khusus untuk kebutuhan pusat data Meta yang menjalankan beban kerja AI dalam skala besar. Pengiriman awal diperkirakan dimulai pada paruh kedua tahun 2026, dimulai dengan sekitar 1 gigawatt chip sebelum naik bertahap hingga total yang disepakati.
Dilansir melalui Associated Press, Kesepakatan besar ini juga memberikan Meta opsi finansial yang tidak biasa: AMD akan memberikan “warrant kinerja” kepada Meta untuk memperoleh hingga 160 juta saham AMD dengan harga sangat rendah—sekitar $0,01 per saham—yang vesting secara bertahap berdasarkan pencapaian target pembelian dan milestone kinerja.
Reaksi Pasar dan Strategi Perusahaan
Setelah berita diumumkan, saham AMD melonjak lebih dari 9% dalam perdagangan pra-pasar, mencerminkan antusiasme investor terhadap kemampuan AMD menembus dominasi pasar GPU AI yang selama ini dikuasai oleh pesaing besar seperti NVIDIA.
Menurut pernyataan resmi dari AMD, kesepakatan ini tidak hanya mencakup GPU berbasis teknologi MI450 yang dioptimalkan untuk inferensi AI, tetapi juga CPU generasi terbaru yang akan berjalan bersama perangkat lunak ROCm AMD di atas arsitektur rak AI berskala besar yang dikembangkan bersama Meta.
CEO AMD, Lisa Su, dalam komentarnya menyatakan:
“Kemitraan strategis ini memperkuat komitmen kami untuk mendukung kebutuhan komputasi AI skala besar Meta dengan solusi yang efisien dan kuat—menandai tonggak penting dalam evolusi infrastruktur AI global.”
Sementara itu, Mark Zuckerberg, CEO Meta, mengatakan bahwa perjanjian ini adalah bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas sumber daya komputasi dan mengurangi ketergantungan pada satu pemasok chip saja. “Dengan keragaman arsitektur chip, kami dapat mengoptimalkan kinerja dan efisiensi infrastruktur AI kami secara global,” ujarnya dalam siaran pers perusahaan.
Tandingkan dengan Persaingan Industri
Industri teknologi kini berada dalam “perlombaan senjata AI” di mana perusahaan besar berlomba untuk mengamankan pasokan chip berkinerja tinggi demi mendukung layanan kecerdasan buatannya. Kesepakatan AMD-Meta muncul di tengah serangkaian penandatanganan kontrak besar lain oleh Meta, termasuk pasokan chip dari NVIDIA dan eksplorasi prosesor lain untuk kebutuhan berbeda.
Dengan investasi skala besar seperti ini, analis pasar percaya Meta berambisi membangun apa yang disebut oleh eksekutif industri sebagai “superintelligence personalisasi”—infrastruktur AI yang sangat besar dan efisien yang melampaui model generatif standar saat ini.
Konteks Teknologi dan Dampak Global
Chip AMD yang akan disuplai kepada Meta merupakan bagian dari upaya AMD untuk menantang dominasi NVIDIA dalam pasar GPU AI, sekaligus memperluas pangsa pasar untuk berbagai jenis beban kerja machine learning dan inferensi. Kesepakatan ini menegaskan bahwa sektor AI kini tidak hanya didorong oleh inovasi perangkat lunak, tetapi juga oleh pertarungan kemampuan perangkat keras tingkat tinggi.
Para analis industri juga menunjukkan bahwa perjanjian ini bisa mendorong persaingan yang lebih agresif di seluruh ekosistem teknologi, mempercepat inovasi dan mungkin menurunkan biaya komputasi AI dalam jangka panjang.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login