Newestindonesia.co.id – Tangerang, Sebuah video dashcam yang kini viral di media sosial memperlihatkan detik-detik seorang pria berkaos putih menghantam pengendara lain di ruas Tol Dalam Kota Jakarta–Tangerang KM 10, Karang Tengah, Tangerang, pada Rabu (21/1/2026) siang.
Video yang beredar luas di platform seperti X, Instagram, dan Facebook tersebut menunjukkan adegan yang memicu perhatian publik terkait aksi kekerasan di jalan tol.
Detik-Detik Insiden dalam Rekaman Dashcam
Dalam rekaman itu, terlihat sebuah mobil BYD bernomor polisi B 1933 UDV diduga menghalangi laju kendaraan korban yang sedang melaju di lajur cepat tol.
Tidak lama kemudian, kendaraan yang dikemudikan pria berkaos putih itu terlihat berhenti di bahu jalan tol. Sang pengemudi kemudian turun dari mobilnya dan mendekati kendaraan korban. Tanpa banyak dialog, pria itu tampak memukul atau menghantam pengendara lain, sementara kamera dashcam terus merekam momen tersebut.
Unggahan video tersebut menjadi viral dan memicu beragam komentar warganet yang menyoroti perilaku berkendara agresif di jalan tol yang bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Penanganan oleh Kepolisian
Melalui akun X/@NTMClantaspolri, Pihak kepolisian menyatakan telah menerima laporan terkait kejadian ini dan sedang melakukan pemeriksaan. Polisi menegaskan akan menggunakan rekaman video sebagai salah satu alat bukti dalam penyelidikan kasus ini.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk berkendara dengan tertib serta menghindari tindakan main hakim sendiri di jalan raya.
Ancaman Pidana Bagi Pelaku
Jika terbukti melakukan penganiayaan, pelaku dapat dijerat dengan pasal tindak pidana penganiayaan sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta pelanggaran aturan lalu lintas yang berlaku mengenai penggunaan lajur cepat dan perilaku berkendara.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi tentang kondisi korban ataupun status hukum dari pria berkaos putih yang terekam dalam video tersebut.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login