Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Trauma Berat, Karyawati Di Pandeglang Diduga Dilecehkan Atasan Di Tempat Kerja

Ilustrasi, iStock/sirawit99

Newestindonesia.co.id – Banten, Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang kini tengah menindaklanjuti laporan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang karyawati di sebuah perusahaan kelapa sawit di wilayah Pandeglang, Banten. Kasus ini dilaporkan oleh keluarga korban ke aparat penegak hukum setelah kejadian yang diduga dilakukan oleh atasan langsung korban.

Korban yang bekerja sebagai karyawati perempuan diduga mengalami pelecehan oleh manajer di tempatnya bekerja. Peristiwa tersebut lalu dilaporkan ke polisi oleh paman korban, yang meminta proses hukum berjalan secara transparan.

Polisi Tegaskan Akan Periksa Saksi dan Lanjutkan Penyidikan

IPDA Widianto, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pandeglang, ketika ditemui wartawan di Mapolres Pandeglang, menyatakan bahwa pihaknya akan memanggil sejumlah saksi untuk menguatkan fakta hukum di lapangan.

“Kita mau memanggil saksi-saksi dulu,” ucap Widianto kepada wartawan, Senin (26/1/2026) dikutip melalui detikNews.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menambahkan, laporan dari pihak keluarga korban telah diterima oleh penyidik. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi rencananya akan dimulai pada Selasa (27/1/2026) sebagai bagian dari rangkaian penyelidikan awal.

“Memeriksa saksi-saksi dulu besok. Nanti kita sampaikan yang menjadi temuan kita,” tutur Widianto.

Keluarga Ceritakan Kronologi Kejadian

Menurut pengakuan paman korban yang juga menjadi pelapor dalam kasus tersebut, dugaan pelecehan berawal ketika korban dipanggil oleh atasannya ke sebuah ruangan.

Amir—paman dari korban—menerangkan bahwa saat korban dipanggil, ruangan tersebut justru langsung dikunci.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Dia dipanggil ke ruangan, ruangan langsung dikunci, langsung terjadi di ruangan manajer tersebut,” jelas Amir kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).

Amir mengatakan bahwa awalnya keluarga curiga karena korban cenderung mengurung diri selama dua hari di kamar dan sering menangis. Setelah keluarga menanyakan keadaan korban, barulah korban menceritakan dugaan kejadian tersebut.

Baca juga:  Siswi Difabel Diduga Jadi Korban Pelecehan, Guru ASN SLB Jogja Dicopot Sementara

Menurut Amir, keadaan psikologis korban terguncang dan berdampak pada aktivitas kerjanya.

“Pas pulang kerja, ponakan mengurung diri di kamar, dua hari nangis… sampai sekarang nggak masuk kerja, bahkan kemarin ada perawatan, psikisnya kena nge-drop dia dibawa ke rumah sakit kemarin sore,” tambahnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Korban hingga kini masih enggan kembali bekerja karena trauma atas kejadian yang dialaminya.

Harapan Keluarga Korban

Pihak keluarga berharap agar polisi dapat segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan kepastian hukum terhadap pelaku yang diduga melakukan pelecehan seksual.

“Sudah laporan ke polres,” ujar Amir.

Perlunya Penanganan Kasus Kekerasan Seksual di Tempat Kerja

Kasus dugaan pelecehan seksual di tempat kerja seperti ini menjadi perhatian publik terkait implementasi perlindungan tenaga kerja perempuan dan sistem kepatuhan perusahaan terhadap aturan anti kekerasan seksual. Menurut para pengamat hukum ketenagakerjaan, perusahaan wajib menerapkan mekanisme pelaporan dan perlindungan pekerja dari tindakan yang merugikan secara fisik maupun psikologis.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pendekatan psikososial dan hukum yang serius dianggap penting dalam menyikapi kasus semacam ini agar korban mendapat dukungan serta akses keadilan. Beberapa pakar juga menekankan pentingnya program edukasi internal di perusahaan untuk mencegah terjadinya pemanfaatan kekuasaan oleh atasan terhadap bawahannya.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih dalam tahap awal penyelidikan dan belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik terus melakukan langkah klarifikasi dengan memanggil saksi dan mengumpulkan bukti-bukti awal untuk menentukan arah penyidikan lebih lanjut.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Baca juga:  Polisi Klaim Tak Tembak Gas Air Mata Ke Kampus Unisba, Melainkan Ke Jalan Raya Dan Tertiup Angin

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Foto yang memperlihatkan Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, disebut menggelar open house di sebuah hotel di Palembang, Sumatera Selatan, viral di media sosial....

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial F (41) ditangkap setelah kedapatan menyelundupkan narkotika jenis sabu ke dalam Lapas Kelas III Gunung Tua, Kabupaten...

Nasional

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel, berencana mengajukan permohonan pengalihan status penahanan menjadi tahanan rumah. Langkah hukum ini...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), resmi menempuh jalur hukum. Langkah ini diambil setelah videonya...

Regional

Newestindonesia.co.id, Pihak kepolisian mengungkap fakta baru terkait pelarian Fuad (49), warga negara (WN) Irak yang menjadi tersangka pembunuhan terhadap mantan istri sirinya, DA (37),...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI memberikan perkembangan terbaru terkait penyidikan kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus. Markas Besar TNI...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang pria berinisial NL (39), warga Desa Totok, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), diringkus pihak kepolisian setelah...

Regional

Newestindonesia.co.id, Polisi mengungkap motif di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang wanita berinisial S (35) di Samarinda, Kalimantan Timur. Aksi keji tersebut dilakukan...

Advertisement