Newestindonesia.co.id, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan bus TransJakarta terjadi di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor berinisial SP (23) meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terjatuh dan masuk ke kolong bus yang melintas.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di depan Sekolah BPK Penabur, saat bus TransJakarta sedang melaju di jalur khusus busway. Dalam kecelakaan tersebut, korban yang mengendarai sepeda motor Honda PCX diketahui tidak sendirian karena berboncengan dengan rekannya berinisial MGP (20).
Sementara itu, penumpang motor dilaporkan selamat meskipun mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Kronologi Kecelakaan Menurut Polisi
Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat bus TransJakarta yang dikemudikan RJ (48) sedang melintas di jalur busway di Jalan Gunung Sahari arah selatan.
“Saat sedang berjalan di lajur bus Transjakarta, tiba-tiba dari arah sebelah kiri jalan datang kendaraan sepeda motor Honda PCX NRKB B-3564-POR yang dikemudikan saudara SP menabrak pembatas jalan bus Transjakarta lalu terjatuh,” ungkap Ojo kepada wartawan dikutip melalui detikNews.
Ia menuturkan bahwa jarak antara bus dengan sepeda motor yang terjatuh sangat dekat sehingga sopir bus tidak memiliki waktu cukup untuk menghindar.
“Saudara RJ tidak dapat menghindar dan pengemudi kendaraan sepeda motor, saudara SP, masuk ke dalam kolong bus Transjakarta,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Penumpang Motor Mengalami Luka Serius
Selain korban yang meninggal dunia, kecelakaan itu juga menyebabkan satu orang lainnya terluka. Penumpang sepeda motor yang berinisial MGP mengalami luka cukup serius, termasuk luka terbuka di bagian kepala serta patah kaki.
Korban luka kemudian segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, jenazah pengendara motor dibawa ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut.
Polisi menyebut kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut juga mengalami kerusakan akibat benturan.
“Akibat dari kecelakaan tersebut kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan lalu pengemudi mengalami luka dan meninggal dunia di TKP,” kata Ojo Ruslani.
Diduga Menabrak Separator Jalur Busway
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga bermula ketika sepeda motor korban menabrak separator atau pembatas jalur busway. Benturan tersebut menyebabkan pengendara kehilangan kendali hingga terjatuh ke jalur yang sedang dilalui bus TransJakarta.
Pada saat bersamaan, bus yang melintas di jalur tersebut tidak sempat menghindar karena jarak yang terlalu dekat. Akibatnya, korban masuk ke kolong kendaraan dan terlindas.
Insiden tersebut juga sempat menjadi perbincangan di media sosial setelah sejumlah rekaman dan foto dari lokasi kejadian beredar luas di internet.
Imbauan Polisi untuk Pengendara
Menanggapi peristiwa tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas, terutama tidak memasuki jalur khusus bus TransJakarta.
Jalur busway dirancang khusus untuk operasional bus TransJakarta sehingga kendaraan lain tidak diperbolehkan melintas kecuali dalam kondisi tertentu.
Pelanggaran terhadap aturan ini tidak hanya berpotensi dikenai sanksi hukum, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan pengendara dan pengguna jalan lainnya.
Selain itu, pengendara juga diminta untuk selalu memperhatikan kondisi jalan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain guna menghindari kecelakaan.
Kecelakaan di Jalur Busway Kerap Terjadi
Kasus kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan bus TransJakarta bukan kali pertama terjadi di wilayah Jakarta. Beberapa insiden serupa sebelumnya juga terjadi akibat pengendara motor yang memasuki jalur busway atau kehilangan kendali saat melintas di sekitar jalur tersebut.
Kondisi lalu lintas yang padat serta perilaku pengendara yang melanggar aturan sering menjadi faktor pemicu kecelakaan.
Oleh karena itu, pihak kepolisian terus mengingatkan masyarakat untuk disiplin berlalu lintas demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login